08. Terbongkar

677 38 0
                                        

Hari hari berjalan seperti biasa, murid murid sudah terbiasa dengan gadis yang membawa motor ninja berwarna hitam. Tentu orang itu adalah wanita pertama yang membawa motor seperti itu ke sekolahnya.

Karena Dira diwajibkan mengajari Rey jadinya hampir setiap hari mereka lengket seperti prangko disekolah. Yang membuat banyak gosip aneh tentang mereka. Jujur setelah hari itu Dira masih bertanya tanya tentang hubungan foto itu dengan kepingan memori yang seperti hilang itu.

hari ini Dira janji bertemu dengan seseorang di salah satu cafe dekat sekolah. entah apa tujuannya, dira setuju saja karena ia juga sedang gabut dirumah.

setelah bersiap siap Dira segera menjalankan motor kesayangannya ke tempat yang dituju. Sampai di cafe Dira melihat pria melambai lambai ke arahnya Dira pun menghampiri tempat duduknya.

"sorry kak, udah lama nunggu?" tanya Dira seraya duduk di depan pria itu.

"engak kok baru juga gue," balasnya.

"mau pesen apa?"

"samain aja,"

"oke gue pesen dulu,"

Sekitar sepuluh menit Dira mengunggu lelaki itu datang dengan minuman di tangannya, keadaan cafe lumayan ramai pengunjung.

"nih, silakan menikmati mbak," ujar dia diselingi tawa.

"iya terima kasih banyak mas Dio," balas Dira.

"lo bawa motor kesini?"

"engak, pakek jet," jawab Dira asal.

"masa?"

"kagak lah ege, pakek si Queen," ujar Dira.

Dio menautkan alis bingung "saha Queen?"

"motor gue," jawab Dira.

"lo kasih nama?" tanyanya dengan menahan tawa.

"gapapa kan," jawab Dira dengan polos.

"ya gapapa, lucu aja,"

"receh lo,"

"recehan kali,"

"tau ah gelap ni,"

"Terang kok,"

"ye, resek lo,"

"lo beda, Dira," ujar Dio tiba tiba.

Dira bingung "beda apa? Gue human juga" jawabnya.

"ya beda aja dari cewe cewe lain,"

Dira pulang, moodnya masih bagus sejak tadi pagi, aneh biasanya moodnya cepat rusak.

Dira memarkirkan motornya di garasi, ia sedikit bingung karena ada mobil di depan rumahnya. Dira mengangkat bahu tidak peduli, lalu membuka pintu dengan santai.

"heyoo whatsapp!! bang Lev dira pulangg!!" teriak Dira, yang tidak tau jika ada orang yang di dalamnya menatap dia dengan aneh. Dira tersadar saat tahu siapa tamu dirumahnya, seketika Dira melotot, sampe keluar tu mata.

Dira diam seribu bahasa, Dira menatap Levin yang menepuk keningnya itu. Dira pasrah.

"damn!" umpat Dira dalam hati. Orang yang sedang duduk diruang tamu adalah sahabat sahabatnya.

entahlah Dira bingung bagaimana bisa mereka semua dirumahnya, kenapa Levin tak memberi tahunya?

"h-halo.."

"what?! Tunggu tadi lo bilang bang Levin?" tanya Yoga membuka suara.

"coba jelasin," timpal Ava.

REYDIRA  || TERBITCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang