VOTMEN
By:Rahmawati Duu
#RD
______________
____________________
Zena terkekeh melihat Anak anak Gengster yang asik bermain Kartu dengan konyolnya,melihat gilang yang bersikukuh tidak mau di gantikan dan kekesalan leo karena Eza terus bermain curang.
Mata Zena tak sengaja melirik ponsel berlogo Apel yang terletak di sebelahnya. Zena yakin jika ponsel itu milik Darka karna iya sering melihat Darka mengunakan ponsel itu.
"Ka paswortnya apa?"tanya Zena sambil mengangkat ponsel di tangannya.
Darka melirik Zena kemudian beralih pada ponselnya yang di genggam cewek itu.
Dengan santai Darka berucap, "nama lo,"jawab Darka kemudian kembali menatap kartu di tangannya.
Pipi Zena memanas,apa tadi yang iya bilang? Nama Zena,ah Zena dibuat memerah oleh cowok itu.
Zena menyalakan layar ponsel dan mengetikan namanya di sana 'Zena'.
Namun gagal,ponsel Darka bergetar tanda bahwa sandi yang Zena masukan salah.
Wajah Zena memerah,sangat malu. Darka mempermainkannya,dengan kesal iya menatap Darka sambil bicara dengan ketus, "Enggak bisa,becandanya enggak lucu," zena memperlihatkan layar ponsel yang masih menunggu di masukan pin untuk membuka layar utama.
Darka menatap ponsel lalu beralih menatap Zena,zena mengigit bibir bawahnya karena Darka menatapnya dengan intens.
"Enggak usah galak galak,Asya enggak takut,"ucap gadis itu sambil memukul lengan Darka,zena jadi salah tingkah.
Terkadang Darka merasa aneh,seumur umur iya tak pernah membentak ataupun memarahi Zena,malah sebaliknya iya selalu bertingkah lemah lembut dengan gadis itu,lalu kenapa Zena menamainya 'Ka Galak?'.
Sebentar,tiba tiba Zena memikirkan sesuatu tangannya kembali mengetik layar ponsel Darka 'Asya' dan berhasil, zena tersenyum tanpa sengaja iya menatap Darka yang ternyata masih menatapnya.
Deg
Mata tajam itu menatap Zena terlalu lembut,tatapan yang tak pernah iya berikan kepada siapapun kecuali gadis yang berhasil menyita perhatiannya.
"Ekhmm...ekhmmm..." suara Leo membuat keduanya memutuskan tatapan itu.
"Ingat tempat woii,jomblo pada bertebaran di markas," sindir Gilang membuat Zena menggaruk tengguknya yang tak gatal sama sekali.
"Gue juga mau kali ke gitu Dar,"kata Eza
"Makanya cari pacar sana!" Kata Karisa sambil menatap Eza dengan sinis.
"Ada yang kode nih,"goda ajeng sambil menyiku lengan Karisa.
"Kan lo yang enggak mau,sekarang pake acara ngode gue sihh..."Decak Eza dengan frustasi.
"Jijik gue,"jawab Karisa.
Zena tak ambil pusing dengan pembicaraan mereka,zena malah bangkit dan memisahkan diri dari mereka,langkahnya berhenti di sebuah sofa. Zena duduk sambil fokus menatap ponsel di tangannya.
Coba tebak media apa yang pertama kali menarik perhatian Zena? Yang menjawab galeri 100% benar.
Sampai sekarang apa ada yang bisa menjelaskan mengapa hal yang pertama kali cewek buka di hape seseorang itu pasti galeri sama Kamera?.
Berbeda pula dengan cewek yang tengah memengang ponsel si cowoknya,pasti yang pertama kali iya liat adalah Line,whatsapp Betul tidak?.
Seperti dugaan Zena tak banyak foto yang di simpan di galeri itu,hanya ada dua foto yang tersimpan di sana.
Foto pertama adalah logo Gengster,mengapa Zena tau? tentu saja iya tau gambar tersebut menunjukan tulisan Gengster yang sudah di modifikasi dan kedua foto seorang gadis berbaju putih dengan bando pink di kepalanya.
KAMU SEDANG MEMBACA
DARKASYA
أدب المراهقينMULAI=Kamis/02 april 2020/ AKHIR =Minggu/06 Desember 2020/ {PART MASIH LENGKAP💯} _____________ Namanya Darka Argawijaya, si ketua Gengster dengan wajah dingin dan datar, yang ketampanan wajahnya di gadang gadang setara dengan dewa yunani. Menurut...
