XIX : Daejung's Girlfriend?

190 29 0
                                        

Pusing pusing mikirin alur cerita ini yang kok kayaknya makin gak jelas aku buat :v

Ya kan?

But guys, this part bakal rada panjang. Hope you guys enjoy :^











.


D-2 Go Home

Hampa.

Entah. Hanya itu yang aku rasakan saat ini.

Percayalah. Aku masih belum bisa mengerti maksud dari telepon Jaemin tadi malam.

Ya Tuhan, jangan bercanda. Aku baru menjadi kekasihnya dalam satu hari. Tapi, kenapa harus diakhiri secepat itu?

Aku tak mengerti apa yang terjadi pada nya. Tadi malam, aku sudah mencoba mengirim nya pesan, menelepon, tapi tak ada satupun pesan atau telepon dariku yang digubris olehnya.

Sakit hati. Aku tentu sangat sakit hati. Tapi mau bagaimana lagi?

Mungkin, Jaemin tersadar bahwa aku memang bukanlah perempuan yang pantas untuk nya. Ya, perkataan para hatters itu ada benarnya juga. Haha.

Karena tidak mau berlarut-larut dalam kesedihan. Aku memutuskan untuk lari pagi. Karena sekarang memang baru jam enam pagi. Jadi, alih-alih menghilangkan penat yang terasa di kepalaku, lebih baik aku sedikit olahraga agar tubuh dan pikiranku sedikit segar.

Aku sudah rapi dengan pakaian khusus untuk berolahraga. Kemudian berjalan ke arah ruang tamu, dengan tujuan untuk membangunkan Daejung dari tidur nyenyak nya, lalu mengajak nya untuk berlari pagi juga bersamaku.

Saat sampai di sofa ruang tamu. Daejung tak ada. Ku lihat sekeliling, tidak ada juga. Langkahku kemudian terangkat menuju kamar mandi, mungkin ia sedang mandi. Tapi saat aku sampai di kamar mandi, pintu kamar mandi terbuka. Itu artinya tidak ada orang didalam nya.

Mungkin di kamar mandi ruang tidur?
Tidak mungkin, aku tadi baru saja dari sana. Tapi tidak tanda-tanda bahwa Daejung masuk kesana.

Apa anak itu pergi?
Tumben sekali. Kata tante Nita, kalau hari libur seperti ini. Ia akan bangun lebih siang. Tapi, sekarang anak itu tidak ada dirumah pagi ini.

Tidak terlalu menghiraukan Daejung yang entah pergi kemana. Lebih baik aku segera berangkat lari pagi.



🔸🔸🔸



Kalian tahu hal apa yang membuatku kesal sekarang?

Aku sedang duduk sendiri di antara beberapa pasangan kekasih di taman ini.

Bayangkan betapa menyebalkan suasana di sekitarku kini. Andai ada Jaem--

Nadifa. Berhenti berharap.

Baiklah, dari pada tubuhku meledak saking panas nya. Lebih baik aku mengambil earphone yang tadi sengaja kubawa dan ditaruh di saku celanaku. Aku kemudian menyambungkan earphone itu pada ponsel milikku, lalu mendengarkan beberapa lagu milik grup Day6.

For 14 Days | Na JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang