XXVI : Mad Feelings

200 27 0
                                        

Guys, akhirnya aku memutuskan untuk merampungkan cerita ini dalam lima atau enam chapter kedepan.

Doain ya semoga aku ga labil :v
Kwkwkw

Enjoy this part and don't forget to vote too.
















.


Keesokan nya, Jaemin dan Heejin kembali melakukan kegiatan syuting reality show tiga episode itu. Sekarang mereka sedang istirahat setelah tiga jam yang lalu melakukan kegiatan syuting.

"Mau minum apa?" Heejin memegang tangan Jaemin yang dibiarkan menganggur di atas paha nya.

Jaemin dengan segera menepis tangan Heejin yang mendarat diatas jari jemari nya. "Gak, gak perlu. Aku bawa minum sendiri"

"Oh. Okay"

Keadaan kembali canggung. Mereka kembali terdiam dan bergelut dengan pemikiran masing-masing.

Jaemin sibuk memainkan ponsel nya.

Jaemin
Sedang apa?

Cutest
Istirahat sekolah nih
Kamu?

Jaemin
Aku juga sedang istirahat
Istirahat syuting.

Cutest
Oh, syuting project yang
bareng Heejin LOONA
itu ya?

Jaemin
Iya
Kamu gak apa apa kan?

Cutest
Ha? emangnya aku kenapa?

Jaemin
Kamu tidak cemburu?

Cutest
Haha, untuk apa aku cemburu
Tidak berhak juga

Jaemin
Jangan bicara seperti itu
Aku marah.

Cutest
Ulululu, iya ngga lagi deh
Ah, aku udah bel masuk kelas
Udah dulu ya, nanti malam kita
chatting lagi.
Oke?

Jaemin
Oke
Belajar yang benar
Jangan mikirin aku terus

"Jaemin, udah waktunya kita syuting buat segmen selanjutnya. Yuk"

Tangan Heejin sebenarnya tergerak untuk menggandeng tangan Jaemin. Tapi Jaemin yang mengetahui pergerakan Heejin itu dengan segera menghindar dan berjalan duluan meninggalkan Heejin yang masih kesal dibelakang sana.








"Nadifa, masih berani main-main ya denganku?"


🔸🔸🔸



Nadifa's side.

Jam pulang sekolah sudah tiba sepuluh menit yang lalu. Clara sudah pulang duluan bersama pacarnya. Aku dan yang lain pulang bersama naik mobil milik Bianca.

Sekarang aku dan Andara sedang menunggu Bianca dan Dinda yang belum datang juga dari tadi.

"Eh Nad, hubungan lo sama Jaemin gimana sekarang?"

"Ya gitu. Kita udah baikan sekarang"

Andara mengangguk mengerti. Aku sudah lama bercerita lebih jauh tentang hubunganku dengan Jaemin kepada Andara. Tenang saja, walaupun Andara anaknya rada konyol, tapi ia orang yang paling hebat dalam menyimpan rahasia. Dijamin, kamu tidak akan merasa khawatir bila ingin melakukan sesi curahan hati bersama Andara.

For 14 Days | Na JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang