[spin off] : bagian ke'1

197 13 0
                                        

Topic  : Daejung and Heejin.
























|-[1]-|



Semenjak pulang dari show music di Gocheok Sky Dome kemarin. Hati Daejung masih mengganjal dan bertanya-tanya akan seseorang yang dengan tiba-tiba menghampiri Nadifa. Ia sebelumnya sempat curiga bahwa, orang itu adalah penjahat yang ingin melukai Nadifa, karena pakaian yang ia kenakan waktu itu sangat tertutup. Pakai topi, ditambah tudung dari hoodie nya dan masker mulut berwarna hitam khas idol k-pop.

Beberapa hari berlalu, Nadifa malah makin membuat perasaan Daejung tak nyaman dan makin curiga. Suatu hari, perempuan itu sedang ada janji bertemu dengan-- temannya katanya. Daejung yang curiga tentu tidak percaya begitu saja.

Maka dari itu, ia memutuskan untuk mengikuti kemana Nadifa pergi hari itu.


-[1]-



"Bukannya itu Na Jaemin? Idolanya Nadifa kan?"

Daejung, dari kejauhan dan dibalik semak-semak tengah memperhatikan dua insan yang sedang bercengkrama. Entah apa yang dibicarakan, Daejung jelas tidak tahu. Tapi dari gelagat keduanya, salah satu dari mereka sedang merajuk. Tidak lain tidak bukan, orang itu adalah Nadifa.

Tadi, saat tepat beberapa menit setelah Daejung sampai ditempat tujuan Nadifa bertemu dengan Jaemin. Lelaki yang diketahuinya adalah seorang selebriti itu baru saja datang sambil tergesa-gesa dengan nafas yang tersenggal-senggal.

"Menarik bukan?"

Daejung terkejut hingga nyaris berteriak ketika sebias suara tiba-tiba datang dari arah belakang. Dengan segera Daejung menoleh, dan menemukan seorang perempuan dengan hoodie berwarna hitam dan topi yang juga berwarna hitam sedang menyeringai sambil menatap Daejung intens.

"Siapa kau?" tanya Daejung disela-sela kegugupan nya.

Perempuan itu masih setia menyeringai kepada Daejung. "Kau tidak tau aku?"

"Memangnya kau orang spesial, sampai aku harus tahu siapa dirimu."

"Kalau ternyata aku cucu seorang presiden bagaimana?"

"Oh" balas Daejung cuek.

Perempuan itu nampak sedikit tidak senang dengan jawaban yang diberikan oleh Daejung. "Beneran gak mau tau?"

Daejung memutar bola mata malas. "Buat apa? gak penting untukku"

"Ck, ya udah. Kenalin, aku Heejin. Aku selebriti juga seperti lelaki didepan sana"

"Oh"

Heejin hanya bisa mendengus keki mendengar balasan yang ia terima. "Kau suka dengan perempuan itu?"

"Jangan bercanda"

"Eiyy, aku bisa lihat dari caramu memandangnya"

Daejung tak menjawab. Dirinya kembali fokus memperhatikan Nadifa dan Jaemin yang masih berada disana.

"Mau berkerja sama denganku?"

Kali ini, Daejung agak tertarik dengan penuturan perempuan sok kenal ini. Lelaki itu kemudian menoleh dan menatap serius Heejin.

"Berkerja sama untuk apa?"

Heejin mendekat kemudian membisikkan segala rencananya kepada Daejung. Reaksi Daejung jelas terkejut.

Ia kemudian menatap Heejin tak biasa. "Kau sudah gila ya? jahat sekali rencanamu!"

Heejin hanya memutar bola matanya malas sambil melipat kedua tangannya didepan dada.

"Mau apa tidak?"

Daejung diam. Ia tidak menatap Heejin yang masih setia berjongkok dibelakang nya. Pandangannya kembali terfokus pada Nadifa dan Jaemin yang sudah mulai beranjak pergi dari tempat itu.

Daejung menghela nafas nya. Ia membalikkan tubuhnya, lalu beralih menatap Heejin.











"Ya, aku mau" tiga kata keluar begitu saja dari mulut Daejung.

Heejin yang mendengar lantas tersenyum bangga lalu pergi meninggalkan Daejung yang masih terpaku ditempat.

Perempuan itu dengan segera berlari mengikuti dua sejoli yang sedang di mabuk asmara itu.








~/***\~


















-your one thought was done-

For 14 Days | Na JaeminCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang