7

2.8K 130 9
                                        

7

Alany menangis sesegukan dan dia sedang duduk di atas ranjang besar milik Aldo, Alany merasakan dingin menyeruak masuk ke dalam tulang tulangnya karena baju yang dikenakannya basah

"Lo nyusahin ya, baju lo basah lagi cepet siap siap pulang gua gak mau minjemin lo baju" ucap Aldo dingin, Alany serasa dihantam ribuan batu karena perkataan Aldo, apakah Aldo tidak kasihan pada Alany.

Alany tetap pada posisinya membuat Aldo mengeram kesal, Aldo mulai mendekat pada Alany lalu di tatapnya manik kekosongan Alany membuat ia berniat menggantikan pakaian Alany yang basah.

"ganti baju dulu aja La" ucap Aldo dingin lalu memberikan kemejanya pada Alany, kemeja yang sungguh kebesaran pada Alany.

Alany hanya diam dan menatap kemeja itu lekat lekat Aldo yang melihat itu pun kesah dan segera menarik tubuh Alany

"kayanya lu kaga bisa di lembuti ya" Aldo membuka kacing seragam Alany dengan  paksa hingga Aldo melihat tanktop Alany yang berwarna hitam menutupi bra dan dadanya

Alany mencoba menutupi dadanya dengan kedua tanganya, Aldo  yang melihat itu pun hanya mendecih mencoba menutupi detak jantungnya

"lo gak pake baju depan gua aja gua gak bakal napsu anjing" ucap Aldo kesal, namun Alany mengerutkan keningnya, bagaimana tidak Aldo mengatakan tidak bakal nafsu dengan tubuhnya namun Aldo juga yang memperkosa dirinya

Aldo merasakan tubuh Alany melemas, serta saat memegang bahu Alany Aldo merasakan tubuh gadis itu meringsut lemat dan terjatuh di pelukannya dan lebih tepatnya di dada bidang Aldo

Aldo meringis saat merasakan badan Alany memanas ia membaringkan tubuh kecil Alany yang ringan di atas ranjang kamar miliknya

Aldo kemudian dengan cepat membuka atasan pakaian Alany untuk mengantikan pakaianya

shitt lo bikin gua gila alany Aldo membatin dalam hatinya saat melihat dada Alany yang memang tidak terlalu besar namun sangat menggoda

tidak  ingin khilaf Aldo memasang kemeja miliknya yang kebesaran pada tubuh Alany dan ingat Aldo tidak memakaikan bra sebab bra Alany basah lagipula Aldo tidak mempunyai benda itu dirumahnya, sebenarnya ada namun milik ibunya sangat tidak mungkin gadis 16 tahun memakai bra wanita umur 45 tahun pikir Aldo

Aldo menunggu Alany bangun saat ini sudah mulai sore dan Alany belum bangun dari pingsanya. Aldo sedikit cemas, bagaimana reaksi orang tuanya nanti saat mengetahui ada perempuan di kamar Aldo dan  wanita itu sedang mengandung namun aldo tidak peduli.
                           
*****

Alany merengangkan tubuhnya yang terasa sakit di mana mana ia terbangun dari tidurnya dan meringis saat sadar ia bukan di kamarnya dan sudah ada tiga orang yang menatapnya  jengah

"udah bangun?" tanya Aldo dingin, Alany mengangguk dan menatap ke arah dua orang paru baya di samping aldo dengan tatapan bingung

"saya mamanya aldo, kata aldo kamu hamil, dan kamu bisu" ucap Melany -mama Aldo- dingin seolah dapat mebaca tatapan binggung alany

Alany hanya mengganguk lemah, ia binggung mengapa semua orang menatapnya hina Alany tahu memang hidupnya tidak serendah itu

"La ini makanan nya" ucap Aldo memberikan sebuah nampan berisi makanan pada alany "terima kasih" jawab alany dengan bahasa isyarat seperti biasa dan mulai memakan makananya

"setelah makan kamu akan di lamar anak saya dan tolong beri tahu kami di mana rumah kamu" laki laki baru baya yang sedari tadi diam akhirnya membukan suara

lamaran? dirumah? sungguh Alany tahu apa yang akan di hadapinya apalagi kalau bukan kemaran ibu dan ayahnya membayangkan itu saja sudah membuat alany pucat pasi

mania agapeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang