REYYA #12 - Kenneth

210 31 0
                                        

SELAMAT MEMBACA!
_________

Jessie menahan kesal melihat empat perempuan sedang bersenang senang disana. Niatnya kemari ingin merenggangkan hubungan Reynand dan Zoya, tetapi sepertinya sedikit susah. Mungkin dirinya kurang berusaha.

Jessie menghampiri Reynand yang sedang mengobrol dengan ketiga sahabatnya. "Rey, gue boleh minta tolong bawain koper nggak?" Tanya Jessie.

Reynand memandang tak minat, lalu mengabaikan perempuan itu. Menatap Zoya yang sedang tertawa membuat dirinya tanpa sadar ikut tersenyum.

Jessie semakin kesal, lalu ia melihat salah satu diantara sahabat Reynand yang mengkode dirinya untuk melakukan sebuah aksi. Jessie mengangguk mantap dan tersenyum miring.

Ia tiba tiba berjalan didepan Reynand dengan sedikit berlari, kemudian dengan sengaja menjatuhkan dirinya yang otomatis akan terjatuh di tubuh Reynand.

Reynand terkejut tentu saja, kenapa perempuan ini menempel kepadanya, tangannya yang akan melepaskan ditahan oleh Jessie. Mereka terlihat seperti berpelukan, Reynand seolah merangkul tubuh Jessie dari belakang. Siapapun pasti akan salah paham dengan mereka, termasuk keempat perempuan yang menoleh karena mendengar  teriakan dari Jessie.

Zoya menoleh kebelakang, sedikit terkejut dengan pemandangan itu. Kedua sahabatnya juga sama terkejutnya, bahkan mereka menatap Reynand marah.

Kemudian tatapan Zoya bertemu dengan Reynand. Laki laki itu sedikit terkejut, lalu dengan keras menghempaskan tubuh Jessie hingga gadis itu kesakitan.

Belum sampai disitu, Reynand juga harus menerima bogeman mentah dari Zack, Reynand tak membalas, tapi tatapannya tertuju kepada Zoya yang kini berjalan mendekat.

Zoya mencoba menarik tubuh Zack, karena kembarannya itu seperti hendak membunuh orang. Dan Reynand juga tidak membalas sama sekali.

"Lo bantuin dong gimana sih!" Bentak Kania kepada kedua sahabat Reynand.

Kemudian Gavin dan Rio maju mencoba merelai mereka, ralat, menarik tubuh Zack agar menyudahi pukulannya.

Zack berhasil ditarik oleh Gavin dan Rio, tapi masih memberontak mencoba menggapai tubuh Reynand lagi.

"ANJING! Awas Lo sakitin adek gue!" Teriak Zack murka.

Reynand mencoba berdiri dibantu oleh Zoya, kemudian menatap Zack dan Reynand bergantian.

"Udah! Gue gak papa bang, gue yakin ini hanya salah paham, kalau kita berantem kayak gini, dia tambah seneng," ujar Zoya menunjuk Jessie.

Jessie tertunduk pura pura takut, tapi buat apa? Toh semua juga sudah tau bagaimana sifat Jessie walaupun saat ini menjadi lebih baik, setidaknya itu yang mereka pikirkan.

Reynand menggenggam kedua tangan Zoya erat, matanya memelas menatap Zoya. Zoya hanya terkekeh, ia meyakinkan Reynand bahwa dirinya percaya kepada laki laki itu.

Zoya tidak bodoh, Jessie itu adalah salah satu manusia licik yang mencoba menghancurkan hubungannya. Selama Reynand masih tak peduli, ia juga tak peduli.

Kemudian Zoya memapah Reynand memasuki Villa, ia akan mengobati luka Reynand didalam.

Kania menatap Jessie marah, "Lo mau apa sih? Punya rencana apa Lo?" Tanya Kania marah.

Jessie hanya menundukkan kepala, membuat ketiga sahabat Reynand tak tega, "udah, lo jangan nyalahin Jessie, emang si Reynand aja yang brengsek," tandas Zack melepaskan pegangan Rio dan Gavin kasar, kemudian entah pergi kemana.

Mereka memandang Zack sebelum memasuki Villa. Kania dan Oliv masih merasa marah dengan Jessie, sedangkan Naura hanya terdiam, bingung mau mengatakan apa.
________

"Sssh Aw," ringis Reynand saat Zoya mengobati luka di bibirnya.

Zoya ikut meringis, "Eh bentar tahan dikit," ujarnya.

Setelah itu Zoya mengobati lebih hati hati kali ini. Sepertinya kembarannya itu memukul dengan sepenuh hati, dan lebih parahnya, Reynand juga menerima dengan sepenuh hati. Zoya jadi penasaran apa yang dipikirkan oleh laki laki ini.

Pengobatan sudah selesai, Zoya mengemas kembali kotak P3K.

Tiba tiba Reynand memeluknya dengan erat, wajahnya ia sembunyikan di ceruk leher Zoya, tak peduli bahwa lukanya baru selesai diobati.

"Maafin aku Zoya, aku gak bermaksud begitu," ujar Reynand lirih.

Zoya mencoba melepaskan pelukan, sedikit susah, namun akhirnya terlepas.

"Iya aku tau, udah lah, ini cuman masalah sepele, aku gak mau hal ini ganggu liburan kita," ujar Zoya mengelus lembut rambut Reynand.

Reynand akan protes, kenapa Zoya tidak marah saja? Pukul saja dirinya, itu akan lebih baik. Tetapi Zoya menatap tajam membuat Reynand hanya bisa menghela nafas pasrah.

Tak lama kemudian para sahabatnya masuk, tetapi Zoya tidak melihat Zack bersama mereka. Zoya panik, saat ini Zack masih dalam keadaan marah, ia takut Zack akan berbuat macam macam.

"Udah gausah panik," tenang Gavin yang mengetahui kegelisahan Zoya.

Zoya menatap Gavin dengan pandangan 'dimana saudara gue?'

"Paling habis ini Zack juga balik, kayak gak tau dia aja Lo," sahut Kania membuat  Zoya berangsur membaik. Lalu tatapannya berubah sinis saat bertemu dengan gadis yang sempat menghancurkan mood nya.

Ia memutuskan tak memperpanjang masalah, lagipula selama Jessie tidak berbuat yang sangat fatal, ia akan diam 'selagi bisa'

"Mending kita istirahat dulu, kamar untuk para cewek ada diatas, ada empat kamar, terserah kalian mau tidur dimana. Untuk yang cowok, dibawah," jelas Gavin yang di angguki semuanya.

Mereka memasuki kamar masing masing, sebenarnya Reynand ingin mengantar Zoya, tapi dengan paksaan, Reynand akhirnya mau untuk istirahat. Zoya memilih tidur sendiri, sementara Kania dan Oliv tidur berdua. Naura dan Jessie juga tidur sendiri.

Zoya sedang menata koper saat ponselnya berbunyi, ada satu notif dari nomor yang tidak dikenal. Zoya memutuskan untuk berhenti sejenak. Mengambil ponsel dan  membuka pesan itu.

From : unknown

'Hello Zoya, kamu apa kabar? aku mau memberitahu kamu, beberapa Minggu kemudian aku akan menetap di Indonesia. Kamu masih ingat aku kan Zoe?

Zoya terdiam, pandangannya masih terpaku kepada rentetan pesan di ponselnya. Ia tak sadar sudah meneteskan air mata, dirinya tahu persis siapa yang mengirimkan pesan itu. Siapa yang memanggil dirinya Zoe jika bukan laki laki itu?

Zoya menunduk, masih menggenggam erat ponselnya.

"Kenneth," lirih Zoya.
__________

-tbc

Jangan lupa klik tombol ⭐ dipojok kiri bawah dan komen sebanyak banyaknya bye bye 🙌

Reynand & ZoyaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang