🌗✨✨🌗
Sesuatu yang dingin juga pada akhirnya bakalan mencair.
- Bulan -
***
"HAREUDANG HAREUDANG HAREUDANG PANAS PANAS PANASSS..!"
Nyanyi Bulan mengingat lagu viral dari aplikasi tiktok. Teman sekelas Bulan bahkan dengan tidak malunya berjoget ria mengikuti gerakan yang ada di aplikasi tersebut.
Setelah pulang sekolah, Bulan mendapat misi dari Bunda untuk membeli garam di mini market depan komplek.
Setelah sampai dengan sehat walafiat, Bulan dengan cepat melangkah kearah tempat garam dan teman-temannya berada. Contoh aja MICIN.
You know micin yekan! itu lohh kata anak jaman sekarang jika pacaran tapi pacarannya terlalu lebay. Gak kek gue LDR, keren banget bisa nahan rindu. CIH!
Oh iya, Bulan lupa jika hari ini dia belum memberi kabar kepada pacarnya. Bulan pun segera mengambil hp dan segera mengetik pesan.
Bulan Pradipta
sayang
kamu lagi ngapain?
SEND
Ting!
Tak lama setelah itu, terdengar bunyi notifikasi dari hp Bulan.
🖤
aku kangen kamu, By.
Ting! Hp Bulan berbunyi lagi menandakan ada pesan masuk.
🖤
Aku lagi nemenin mama kerumah temennya. sebentar y.
Bulan yang melihat pesan dari pacarnya itu pun hanya bisa senyum senyum sendiri. Setelah membalas pesan dari pacarnya, Bulan Bergegas menuju kasir dan membayarnya.
Bulan yang tengah berjalan menuju arah pulang kerumahnya pun menyetel lagu Beautiful - Baekhyun EXO untuk menemaninya berjalan sendirian.
Lagu itu mengingatkan Bulan tentang drama korea yang diperani langsung oleh idol kesayangannya. Drakor berjudul EXO NEXT DOOR yang sudah di tonton ratusan kali oleh Bulan. Jadi kangen Oh sehun.
"Tu tu tu tu tu tu sooo leee yoooo~" nyanyi Bulan mengikuti suara indah dari penyanyi aslinya.
Tanpa sadar, Bulan melewati taman komplek dan melewati mang Ujang yang sedang memberikan ice cream coklat kepada anak laki-laki.
"Neng Bulan, mau kemana?" Tanya mang Ujang mengejutkan Bulan.
"Eh ada mang Ujang, mau pulang mang. Tadi abis disuruh Bunda ke mini market depan beli garam dapur, udah abis soalnya." ucap Bulan seraya melangkah kearah mang Ujang.
Mang Ujang yang mendengar jawaban Bulan hanya menganggukan kepala dan tersenyum.
"Neng Bulan mau ice cream? Mang Ujang kasi gratis deh karna ice creamnya juga udah mau habis." tawar mang Ujang.
Bulan yang mendengar itupun dengan semangat mengganggukan kepala tanda ia mau. Mumpung gratis cuy.
"Ini neng ice cream nya, Cocok banget makan ice cream dingin saat hari panas gini neng." Ucap mang Ujang seraya memberikan ice cream gratis nya yang disambut Bulan dengan mata berbinar.
"Bener mang, panas gini cocok nya yang dingin-dingin." ulang Bulan seraya memakan ice creamnya.
"Tapi mang, sesuatu yang dingin juga pada akhirnya bakalan mencair." ucap Bulan tanpa sadar mengatakannya.
"Kayak apa tu neng contohnya?" tanya mang Ujang penasaran.
"Ha? maksud mang Ujang?" Tanya Bulan lagi.
"Loh, bukannya tadi neng Bulan bilang kalau sesuatu yang dingin juga bakalan mencair. Nah mamang tanya contonnya apa, eh malah neng Bulan nanya balik ke mamang." jelas mang Ujang panjang dan sabar ketika menghadapi sifat pelupa Bulan yang kambuh.
"Hehe, Bulan jadi lupa mang." jawab Bulan sambil menggaruk kepalanya yang tak gatal.
"Yaudah mang, Bulan mau balik dulu ya takut dicariin Bunda. Bye mang, makasih juga traktiran eskrimnya." ucap Bulan tersenyum lebar pada mang Ujang.
"Siap neng, hati hati." balas mang Ujang.
******
AKU SUKA BODI GOYANG MAMA MUDA MAMA MUDA DA DA DA Da~
"Astaga Bulan..! kamu ini udah Bunda tungguin dari tadi malah dateng nyanyi gajelas" ucap Bunda bersidekap dada.
"Maaf bunda, tadi Bulan di traktir sama cowo."
Ucap Bulan nyengir menampakan mata bulan sabitnya.
"Tumben ditraktir, siapa yang mentraktir kamu?" Tanya Bunda dengan mengangkat sebelah alisnya.
"Ya..mang Ujang lah Bun yang traktir Bulan. emangnya Bang Langit? mana mau dia! Janjinya aja mau beliin dua box, satu aja ga ada tuh sampe sekarang." adu Bulan sambil menyindir Langit yang sedang asik bermain play station.
"GUE DENGER..!" teriak Langit sambil memainkan stik Ps-nya.
"Kalo denger beliin dong! kan yang bisa di pegang dari laki-laki itu omongannya." balas Bulan tak mau kalah.
"Iya dek iya..Lo tenang aja." ucap Langit masih memainkan game.
"Au ah cape denger janji manis mulu dari cowo." balas Bulan membuat Bunda tersenyum kecil.
"Cowo yang mana tuh?" goda Bunda dengan mencolek lengan Bulan.
"AHHH BUNDA JANGAN GODAIN BULAN" ucap Bulan sambil memeluk lengan Bundanya.
"Jangan keseringan makan ice cream dek, sakit gigi tau rasa lo." Ucap Langit menasehati.
"Iyain aja deh apa kata dokter gigi." ucap Bulan sudah lelah berdebat.
"Nanti deh gue beliin ice creamnya" balas Langit sambil memegangi stik-ps kesayangannya dan kembali serius bermain lagi.
"NANTI?! KEDULUAN NIKAH GUE SAMA OPPA!" ucap Bulan keras menaiki tangga dan masuk kedalam kamarnya.
Bunda yang melihat kelakuan kedua anaknya hanya tersenyum hangat dan kembali ke dapur melanjutkan acara masak-masaknya.
******
Part 5 selesai.
HAHA GIMANA? Kalian setuju gak kalo Bulan nikah sama sehun?
KALO GUE MAH JELAS KAGA SETUJU!
Selalu dukung dan baca cerita Estrella Lunar ya , karena cerita nya masih panjang dan bakalan lebih lucu dan buat gregetan.
Kalo perlu kasi tau temen yang lainnya untuk mensupport cerita ini. TERIMA KASIH.
JANGAN LUPA VOTE DAN KOMEN
Salam cinta dari istri sah sehun💋
KAMU SEDANG MEMBACA
Estrella Lunar
JugendliteraturEstrella Lunar? Apa itu? Ada yang tau? Estrella Lunar merupakan kata gabungan berasal dari bahasa spanyol yang berarti 'Bulan' dan 'Bintang' Bercerita tentang Bulan dan Bintang yang memiliki sifat dan karakter yang berlawanan arah. Bulan, adalah s...
