Chapter 07

980 149 107
                                        

Suzy lebih banyak mengurung diri dengan alasan sibuk belajar selama seminggu ini, berpapasan dengan Myungsoo didepan paviliunpun Suzy sedikit menghindarinya membuat Myungsoo sedikit bersalah namun bagi Myungsoo itu salah Suzy sendiri yang mencari masalah dengannya. Raja Hwanhee sempat khawatir dengan perubahan sikap Suzy dan memanggil Choi Soojung untuk menghadapnya.

"Apa yang terjadi nona Choi? Apa Suzy sakit hingga mengurung diri seperti ini. Ataukah ada seseorang di istana yang menyakiti hatinya?" tanya raja Hwanhee.

"Hamba tidak tahu. Putri hanya berkata ingin fokus belajar dan tidak ditemui siapapun namun terakhir kali sebelum berubah sikap, saya melihat dia berbicara dengan pangeran setelah kabur dari acara merangkai yang diajarkan yangmulia permaisuri" jawab Sojung menundukkan kepalanya, dia takut ditatap tajam oleh Myungsoo dan permaisuri karena didalam ruangan raja ada Myungsoo, permaisuri dan pangeran Kyuhyun.

"Baiklah, kau boleh pergi. Dan laporkan semua kegiatannya padaku seperti biasa"

"Baik. Hamba pamit yangmulia" ucap Soojung undur diri dan keluar.

"Kalian berdua pasti melakukan sesuatu kepada Suzy?" tanya raja Hwanhee menatap permaisuri dan Myungsoo tajam saat makan malam selesai dimana para anggota istana juga satu persatu sudah pergi

"Kami tidak melakukan apapun yangmulia. Terakhir pertemuan kami seperti yang Soojung katakan yangmulia, gadis itu kabur saat merangkai bunga dan Myungsoo tidak mungkin melakukan sesuatu kepadanya" ucap permaisuri.

"Myung, ayahanda mohon kenali dulu Suzy. Kau akan tahu dia terbaik karena kalian memang ditakdirkan bersama. Untuk sementara biar tugasmu di ambil alih kakakmu dan adikmu. Kau di istana saja"

"Tapi ayahanda, saya tidak mencintai Suzy bagaimana mungkin ayahanda memaksa kami untuk bisa bersama"

"Myung, di istana perjodohan seperti ini sudah biasa sama seperti aku dan ibumu, lihatlah kami yang tidak saling cinta akhirnya bisa bersama bahkan kami memilikimu dan kedua adikmu bukti cinta kami. Kau! pasti melakukan sesuatu kepada Suzy hingga Suzy enggan bertemu dengan kita, minta maaflah padanya dan jangan membuatku marah atau kau ingin Nara dan ayahnya diasingkan?"

"Ayahanda maaf jika membuatmu marah, tapi saya tidak mencintainya. Dia gadis yatim piatu yang arogan, jahat dan tidak punya sopan. Ini tidak ada hubungannya dengan Nara karena kami hanyalah teman kecil dan saya tidak mencintainya, saya hanya mengganggap Nara seperti saudaraku"

"Dia memang yatim piatu yang kurang terdidik karena terbiasa liar dirumahnya. Saat dia sudah terbiasa terdidik, aku yakin dia yang terbaik untukmu. Aku juga tidak bisa membatalkan janjiku, akan jadi seperti apa hidup Suzy jika diluar istana? Apa kau bisa menjamin dia hidup layak jika dia pergi dari istana? Keluarganya meninggal saat mengantar permaisuri terdahulu, jika dia tahu apa dia tidak akan membunuh kita semua. Pikirkan juga keadaan istana jangan memetingkan egomu saja"

"Kita bisa merawatnya tanpa harus aku menikahinya, kenapa mengorbankan hidupku untuk hidupnya"

"Kau...." ucap raja sambil memegangi dadanya.

"Ayahanda hentikan perdebatan ini, ini tidak baik bagi kesehatan anda" ucap Kyuhyun segera menghampiri ayahnya dan membawanya duduk, karena hanya Kyuhyun dan Minkying yang masih disana.

"Myung, lakukan perintah ayahmu. Jangan buat dia marah karena itu tidak baik untuk jantungnya" ucap permaisuri.

"Baiklah"


Myungsoo masuk ke paviliun Suzy yang terlihat sepi, Myungsoo melangkahkan kakinya menaiki tangga untuk mancari keberadaan Suzy. Di lantai atas Myungsoo mendapati Suzy bersama kedua dayangnya sedang mengganti tirai dimana Suzy naik keatas dengan kedua dayangnya memegangi tangga besi yang dipakai Suzy untuk memanjat.

Dandelion - Myungzy √Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang