Sakura telah sampai di sekolah barunya. Tokyo Night High School atau TNHS.
Sekolahnya ini selalu masuk malam.
Tapi, jika ada acara tertentu, mungkin bisa masuk pagi.
.
Sakura ke ruang kepala sekolah diantar oleh Shu.
"Kau berada di kelas 12-A. Shu, antar ia ke kelasmu," ucap kepala sekolah itu.
.
Kelas Shu..
Shu langsung masuk karena tak ada siapapun yang berani kepadanya.
"Hn. Aku membawa murid baru," Sakura masuk, Shu pun duduk.
"Perkenalkan dirimu!" perintah Mitsu. Wali kelas 12-A.
"Haruno Sakura," ucap Sakura.
"Ada pertanyaan?" tanya Mitsu.
"Saya sensei!" Seorang anak perempuan mengangkat tangannya.
"Silahkan, Akari!" ucap Mitsu mempersilahkan.
"Asal mu darimana?" tanya Akari.
Sakura terkejut atas pertanyaan itu.
Tak mungkin kan ia menjawab dari dunia lain?
"A-ano ne, itu tak bisa kujawab, maaf," ucap Sakura.
Semua teman teman barunya bingung.
Seakan mengerti, Mitsu memotong pembicaraan ini.
"Baiklah Sakura, silahkan duduk di samping Shu," Mitsu menunjuk Shu yang berada di bangku paling belakang dan di pojok.
Sakura pun duduk di samping Shu.
"Baiklah, sekarang waktunya ulangan. Untuk murid baru, entah kau baru atau tidak, kau tetap mengikuti ulangan ini," Sakura mengangguk.
Mitsu pun membagikan soal ulangan.
Ulangan Fisika.
Banyak yang mengeluh. Tapi tetap mengerjakan.
"Waktu mengerjakan kalian hanya 60 menit," ucap Mitsu.
"Itu terlalu sedikit sensei! Ini kan 100 soal plus susah. Mana mungkin bisa dikerjakan dalam waktu 60 menit," ucap Akira, kembaran Akari.
"Waktu itu sudah banyak. Atau mau ku kurangi menjadi 30 menit?" Mitsu menyeringai kejam.
"Eh? Nggak sensei!" seru Akira.
"Baiklah. Kerjakan!" seru Mitsu.
.
10 menit kemudian, Sakura dan Shu mengangkat tangannya.
"Sensei! Saya sudah selesai!" ucap Sakura. Banyak yang menatapnya tak percaya, kecuali Shu.
"Baiklah. Shu, Sakura, silahkan silahkan letakkan di meja saya lalu keluar setelah saya memeriksa," Mitsu, Sakura dan Shu berjalan ke meja guru di kelas.
Mitsu memeriksa hasil ulangan Shu dan Sakura dengan teliti.
"Baiklah. Shu, Sakura. Silahkan keluar. Dan selamat, nilai kalian berdua sangat memuaskan, 100!" Mitsu tersenyum. Semua murid terkejut. Shu dan Sakura keluar.
"A-ano, Shu-kun, aku ikut!" Sakura mensejajarkan langkahnya dengan Shu disampingnya.
Shu dan Sakura telah sampai diruang musik.
.
Ruang musik..
Sakura menatap sekelilingnya. Berbeda dengan Shu yang tiduran di salah satu sofa.
Sakura tertarik dengan piano di ruang musik itu.
Sakura pun duduk di kursi piano tersebut.
Ia mulai menekan tuts tuts piano tersebut.
KAMU SEDANG MEMBACA
Goddess Sakura and Hyuga
RomanceDimulai dari Sakura masuk organisasi gelap, terlarang, Akatsuki. Mimpi Hinata membuat Sakura keluar Akatsuki. Kisah mereka.. Kisah sang Dewi yang ada.. Kisah tanpa batas.. So, Hope You Like It🌸
