~
Dunia Shinobi..
"Dimana? Dimana Sakura?" gumam Konan yang tengah mencari Sakura.
Ia juga bertemu dengan yang lainnya.
"Kami sudah melaporkan pada Nanadaime bahwa Sakura menghilang. Dia bilang bahwa akan mencari Sakura dengan para bawahannya," ucap Sasori.
Hah? Sakura hilang? Bukannya misi?
Ternyata, Sakura meminta Naruto untuk menyembunyikan misinya. Jadi Naruto mengarang bahwa Sakura hilang.
~
Taman Konoha..
"Hiks.. Sakura.." isak Ino.
"Apa yang ku lakukan? Seharusnya aku mengingat Sakura-chan. Tapi.. Tapi.., hiks..," isak Hinata.
"Apa yang telah kuperbuat? Sakura..," gumam Tenten.
"S-Sakura-neesan," gumam Sora, Boruto dan Hanabi.
"Mama.., hiks..," isak Sarada. Ia dipeluk Mikoto.
"Kita, terlalu asyik dengan keluarga kita," ucap Temari.
"Kau benar," ucap Konan.
"Apa yang harus kita lakukan?" tanya Karin.
"Menunggu," jawab Temari. "Kita tak bisa apa apa untuk saat ini,"
.
Beberapa hari ini, Sarada mogok makan.
"Sara, ayo makan," ucap Mikoto lembut. Sarada diam dan menggeleng.
"Sarada! Jangan manja! Makan!" ucap Karin tegas.
"Sarada nggak mau! Nggak mau makan sebelum mama ditemukan!" seru Sarada.
"Karin, biar okaasan yang urus. Kau jangan terlalu capek. Kau sedang mengandung, ingat," ucap Mikoto. Karin pun pergi.
Karin memang hamil sebulan.
.
"Sara, kenapa nggak mau makan?"
"Sara takut kenapa napa sama mama. Sara khawatir sama mama. Mama yang biasanya selalu memberi kasih sayang tulus padaku, penuh kelembutan namun ada ketegasan dalam kelembutannya. Sara rindu mama," jawab Sarada.
"Sarada, kalau Sarada nggak makan akan sakit. Dengerin baa-chan. Sakura itu orang pintar juga kuat. Dia didikan godaime Hokage. Jika menghilang, ia akan dengan mudah mencari jalan keluar. Dan, jika Sakura sudah ditemukan dan kembali melihat Sarada sakit, ia pasti sedih. Sarada makan ya?" bujuk Mikoto. Sarada mengangguk pelan.
Sarada pun makan. Hari hari berikutnya pun ia makan, walau selalu sedikit sedikit sih. Tapi, ada kalanya ia bilang lapar.
.
"Kaasan, sebenarnya siapa itu Sakura? Kenapa sangat berpengaruh hilangnya ia dengan seluruh warga desa?" tanya Yuki.
"Sakura adalah mantan anggota Akatsuki. Organisasi yang pernah diikuti Sasori. Setahuku, Sakura dan Sasori, menjalin cinta. Tapi itu dulu. Semenjak Sakura pergi untuk menjalankan tugasnya sebagai Dewi, Sasori bertemu dengan Saki dan membangun rumah tangga,"
"Yang membuat pengaruh bagi warga desa adalah karena Sakura selalu membantu mereka. Sangat sayang dan cinta pada warga dan desanya. Tak pernah merasa malu membantu fakir miskin. Mengijinkan anak anak memanggilnya 'Mama'. Banyak lagi perbuatan baik Sakura. Karena dia adalah Dewi Konoha. Itu yang kutahu, dari Sasori," Jawab Chiyo.
.
"Sora, aku rasa aku tak ingin bermain," ucap Boruto.
"Aku juga. Aku mengkhawatirkan Sakura-neesan. Aku takut terjadi apa apa padanya," ucap Sora sendu.
.
"Kenapa kau tak mencari Sakura-chan?!" tanya Hinata dengan nada membentak. Naruto, Nata, Hanabi dan Hinata yang ada di ruangan Hokage.
"Jangan kau membentak Hokage!" seru Nata. (Dibunuh Hinata baru tau rasa)
Hinata menatap Nata dengan byakugan nya. Yang lain terkejut.
"Kau jangan ikut campur!" ucap Hinata penuh penekanan, dingin, dan juga nada menusuk. Jangan lupakan dengan matanya yang menyiratkan kemarahan dan juga mengancam.
"Kau harus tahu posisimu, Uzumaki Nata," ucap Hinata dingin sambil menonaktifkan byakugan nya.
"Oke, Hinata. Tenang, oke. Bukannya aku tak mencari Sakura. Tapi setelah kukirim bunshin ku ke berbagai desa termasuk desa terpencil pun, aku tak menemukan chakra Sakura. Dia seperti hilang di telan Bumi," ucap Naruto supaya tak ada pertengkaran.
Hinata pun pingsan.
"Hinata-neesama!" seru Hanabi sambil menangkap kakaknya.
"Nata! Tolong kau panggilkan Shizune-san!" perintah Naruto. Sebenarnya, Nata tak mau jika bukan suruhan suaminya.
.
"Dia hanya kelelahan menangis dan terlalu khawatir pada Sakura," ucap Shizune. Ia pun kembali ke rumah sakit.
Hinata pun pulang dengan cara di gendong bunshin Naruto. Hanabi diam di tempat.
"Ada sesuatu yang kurang, Hanabi?" tanya Naruto. Hanabi mengangguk.
Ia menatap Nata.
"Sebaiknya kau tak usah ikut campur urusan kakakku. Semua telah berubah karena mu," Hanabi pun menghilang.
.
Sakura..
Sakura kini tengah makan malam sebelum berangkat sekolah bersama para Sakamaki dan Yui.
Para Sakamaki benar-benar seperti bermusuhan.
Tapi, Sakura merasa tidak yakin dengan Ayato dan Raito yang dari tadi berebut makanan. Yah, seperti akrab tapi suka bertengkar gitu deh.
"Mempersatukan, ya? Kurasa akan sulit. Aku harus memikirkan cara," batin Sakura.
"Tapi, jika aku gagal, bagaimana?" gumam Sakura resah.
Ia sungguh khawatir jika tak bisa menyelesaikan misinya.
~
KAMU SEDANG MEMBACA
Goddess Sakura and Hyuga
RomansaDimulai dari Sakura masuk organisasi gelap, terlarang, Akatsuki. Mimpi Hinata membuat Sakura keluar Akatsuki. Kisah mereka.. Kisah sang Dewi yang ada.. Kisah tanpa batas.. So, Hope You Like It🌸
