Chapter 16

903 74 37
                                        

Perth tampak melambaikan tangan nya kearah kedatangan sepupu nya itu . Senyum Perth mengembang dengan lebar saat sepupu laki-laki nya berjalan cepat dengan menyeret dua koper kearah nya .

"Ini beneran Perth?" .

"Tentu , siapa lagi menurut mu kalau bukan Perth si tampan", Perth terkekeh dengan ucapan nya sendiri.

"Bagaimana bisa kau sekarang lebih tinggi dari ku" . (Halah beda dikit 🤣🤣🤣)

"Mungkin karena aku terlalu banyak meminum susu" .

"Kau ingat aku yang lebih banyak meminum susu daripada dirimu . Saat kita kecil aku yang selalu meminum susu milik mu", kedua nya tertawa bersama .

Tangan Perth dengan sigap membantu membawa koper itu dengan berjalan saling berdampingan . Kedua nya berbincang dan tertawa sampai akhirnya mereka masuk kedalam mobil .

"Aku sedikit terkejut saat uncle menelpon ku dan mengatakan kalau kau berada di Manhattan", laki-laki itu memulai obrolan nya kembali .

"Apa kau mempunyai masalah besar sampai kau lari pada Daddy mu kembali", lanjut nya .

"ish .. ya seperti itulah . tapi bukan aku yang sedang mengalami masalah" .

"Lalu" .

"Sahabatku" .

"Ah begitu . Kau sampai membawa nya kemari , aku jadi penasaran dengan orang itu yang membuat Perth sampai mau kembali pulang kerumah Daddy nya", cibir nya .

"Ish .. kenapa selalu meledek ku", Orang yang duduk disamping Perth hanya menjulurkan lidahnya .

.

.

Kini keduanya tengah sampai dihalaman rumah Perth . Perth membantu menurunkan koper-koper itu dari dalam mobil dan menyeretnya masuk .

Dengan pelan keduanya membuka pintu utama dan disambut oleh seorang maid seperti biasanya . Sepupu Perth itu langsung duduk begitu saja diatas sofa , saat bokongnya baru saja mendarat ia melihat seorang laki-laki mungil menuruni anak tangga .

"Plan kemarilah", Panggil Perth dan Plan membawa langkahnya kearah laki-laki  itu.

"Kenalkan ini sepupu ku yang tinggal di China", Plan mengulurkan tangan nya dan disambut baik oleh sepupunya Perth .

"Aku Plan Rathavit sahabatnya Perth".

"Ah aku sudah tahu itu karena Perth tadi memanggil nama mu . Aku Mark siwat sepupu nya laki-laki  ini", kekeh Mark .

"Baiklah kalian bisa saling mengakrabkan diri masing-masing aku akan menyimpan koper-koper berat ini kekamar mu" .

"Apa kita akan tidur sekamar seperti waktu masih kecil", ucap Mark begitu saja .

"Aku tidur bersama Plan" .

"Ah aku sudah bisa menebaknya", Mark tampak mengangguk-anggukan kepalanya dan mengibaskan tangan nya kearah Perth . Perth berdecak melihatnya dan pergi meninggalkan dua laki-laki cantik itu . (Mark mmg cntik sih, manis gitu senyumnya🤣 maaf shiper MarkGun 🙏🤣)

Kini Plan dan Mark hanya tinggal berdua diruangan itu . mata Mark tampak memperhatikan Plan dari atas sampai bawah membuat Plan tidak nyaman bersama sepupu nya Perth .

"Jadi sudah berapa lama kalian jadi sahabat" .

"Sekitar 10 tahun", sahut Plan .

"Woh ... itu cukup lama untuk saling mengenal dan mengetahui satu sama lain" .

"Kau tidak jatuh cinta pada Perth kan?", tanya Mark dengan berbisik . Plan hanya menggelengkan kepalanya sebagai jawaban .

"Kau memang tidak boleh mencintainya", ucap Mark dengan menepuk-nepuk bahu Plan . Plan hanya menaikkan sebelah alisnya tak mengerti .

PLEASE DON'T! (Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang