Plan kembali menjalani aktifitasnya seperti biasa . ia kini sedang berada di Cafe nya dengan lembaran kertas dan secangkir kopi diatas meja kerja nya .
Hari ini Plan tampak fokus dengan pekerjaan nya tanpa memikirkan hal-hal yang lain nya .
Ditemani oleh iringan musik yang manis membuat bibir cherry milik Plan tersenyum .
Bibir mungil itupun sesekali mengikuti lirik lagu itu . Hati Plan kembali merasakan perasaan yang sama seperti tiga tahun lalu sampai sekarang , bahkan perasaan itu tidak pernah berubah . Bagaimana cinta pertama nya membuat jantung nya selalu berdetak dengan ritme yang cepat .
Hingga suara ketukan terdengar dari luar ruangan kerja nya membuat Plan berdecak saat seseorang lagi-lagi mengganggu nya . Pintu itu pun terbuka dan tampaklah seorang laki-laki tinggi itu Blue dengan senyuman nya dan langsung duduk begitu saja di hadapan Plan .
"Sibuk", sapa Blue tapi Plan menggelengkan kepalanya .
"tidak terlalu", sahutnya .
"Hum", Blue mengangguk-anggukan kepala nya .
"Bagaimana dengan hari besok , tapi ku lihat dari raut muka mu terlihat senang . apa kau tak ingin menghentikan mereka Plan", lanjut Blue .
"Blue .. kau membuat goodmood ku jadi bad", desis Plan . Dan Blue hanya terkekeh dan mengangkat jari telunjuk dan tengahnya kedepan wajah Plan . Simungil hanya mendengus kesal .
Plan dan Blue melanjutkan obrolan nya kembali . Hanya seputar pekerjaan mereka , dan sesekali membicarakan kehidupan nya masing-masing . Sudah dua tahun Plan dan Blue menjadi teman , namun sejak hari itulah pertemanan itu semakin membuat mereka dekat . Bagaimana sikap Blue yang selalu membuat Plan nyaman dan menjadi seseorang yang selalu ada untuk laki-laki mungil ini disaat Plan membutuhkan pelukan seseorang .
Plan mungkin bisa bersama Blue karena mereka sama . Blue mencintai Plan , namun sayang perasaan laki-laki mungil ini hanya untuk seseorang .
ting...
Suara ponsel Plan berbunyi tanda ada sebuah pesan masuk . Plan memeriksa pesan itu dan membuka nya , itu dari orang yang dicintai nya .
From : MP
05.30
Plan .. temui aku di butik temanku .
sekarang , ok !
Plan menghela nafasnya cukup pelan dan mengetik pesan balasan untuk Mean .
To : MP
05.31
Baiklah .
Aku segera kesana .
"Sepertinya aku harus pergi", ucap Plan menunjukan isi pesan nya kearah Blue dan bangkit dari kursi nya . Blue hanya berdecak saat maniknya melihat nama laki-laki itu .
"Mau aku antar" .
.
.
.
Hanya butuh waktu sekitar dua puluh menit untuk Plan sampai ditempat dimana Mean tengah menunggu nya . Disana laki-laki tinggi itu tengah duduk mengobrol berdua dengan pemilik butik ini . Mean melambaikan tangan nya kearah Plan saat manik sipitnya melihat sosok mungil itu . Plan melangkah menghampiri Mean dan Title si pemilik butik , dan menyapanya dengan ramah .
"Kau tidak lupa dengan sahabat ku kan" .
"tentu aku masih mengingatnya , Mean . Plan si laki-laki cantik dan manis", sahut Title dan Mean hanya terkekeh mendengarnya .
KAMU SEDANG MEMBACA
PLEASE DON'T! (Completed)
Fanfictionremake kali ini dari fanfiction lagi dengan nama akun @.Defirelight 🙏
