15. Sick

292 35 2
                                    

"Aku bisa gantiin posisi kak Amara kok" Jawab Amanda sambil tersenyum lebar.


"kamu gila ya Amanda? Kakak kamu lagi masa kritis sekarang dan kamu? masih bisa bercanda?" Ucap Gael tak habis fikir.

"Aku gak bercanda kak, lagian kak Amara kan hilang ingatan mana mungkin inget sama kakak"

"Gila kamu Amanda" ucap Gael.

"Aku gak gila kak, aku masih waras kok"

"Udah-udah kenapa sih kalian pada ribut, ini ruangan operasi kalian gak boleh berisik!" sentak Elvano yang merasa risih dengan pertengkaran kedua orang ini.

"Iya iya pih"

"Om, tante aku pergi dulu, kalau Amara udah siuman tolong telepon Gael ya" ucap Gael yang segera meninggalkan rumah sakit.

"Ayah, bunda aku pergi dulu ya aku masih ada urusan" pamit Gael.

"Eh, mau kemana kak aku ikut dong!" Ucap Amanda yang segera mengikuti Gael.

Tentu, perkataan Amanda tidak digubris oleh Gael, ia terlalu muak untuk menanggapi Amanda. Ia ingin segera pergi untuk meringankan rasa kesal dan sedihnya.

Gael pergi ke sebuah gedung kosong yang sudah lama tidak dipakai. Biasanya Gael mengurangi rasa kesalnya dengan balapan di jalan, atau menyakiti dirinya sendiri.

Seperti sekarang, ia sedang memukul tembok yang berada di kedung kosong tersebut, karena pukulan yang ia lontarkan cukup keras membuat tangannya membengkak dan mengeluarkan banyak darah

==

Amanda pov.

"Mendingan gua pulang daripada lama lama disini, sumpek banget" batin Amanda.

"Pih, mih aku pulang duluan ya" pamitnya.

"Tan, om aku pulang ya"

Tak ada balasan dari kedua orang tua Amanda dan begitu pun dengan kedua orang tua Gael. Semuanya hanya terdiam dan termenung.


Setelah itu Amanda langsung berbalik dan pergi meninggalkan mereka.

"Akhirnya gua bebas, kak Amara bakal hilang ingatan dan gua bisa milikin kak Gael seutuhnya" Amanda melebarkan kedua tanganku dengan bebas dan menghirup udara segar yang ada disini.

"Mendingan sekarang gua pulang, dan tidur di rumah"
A

manda memutuskan untuk pulang dan merayakan kebahagiaan karena berhasil membuat kakaknya koma.


==

[7 hari setelah wendy di operasi]

Belum ada tanda-tanda Amara akan sadar, keadaan Amara bukaannya semakin membaik ia malahan semakin memburuk.

"Pih, kira kira Amara kapan siuman ya?" ucap Alanna sambil merebahkan kepalanya di pundak suaminya.

"Papi gak tau mih, kita doain aja yang terbaik untuk Amara ya" ucap Elvano yang mengusap-usap pelan kepala istrinya itu.

[ Dokter menghampiri kedua orang tua Amara ]

When The Bad Boy Meet Bad Girl ✓Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang