Kemarin tepat 1 bulan setelah Amara dan Gael menikah, kedua pasangan itu belum sempat untuk honeymoon sama sekali, dikarenakan Amara yang dipenuhi tugas kuliahnya dan Gael yang sibuk untuk mengurus bisnis ayahnya.
Hari ini mereka memutuskan untuk pergi ke Paris selama 5 hari untuk honeymoon dan melupakan semua tugas yang menyibukkan mereka.
"Udah siap?" tanya Amara.
"Udah, flight jam berapa?"
"Jam 10 nanti"
"Masih ada dua jam, aku mau kerja dulu sebentar"
"Kerja lagi?"
"Iya, masih banyak kerjaan di kantor"
"Huh, yaudah" ucap Amara sedikit kecewa.
"Bentar ya sayang, 1 jam aja" rayu Gael.
"Okay" balas Amara pasrah.
Gael langsung membuka laptopnya dan mulai mengerjakan dokumen-dokumen yang sudah dikirim oleh sekretarisnya.
Dan kini Amara tidak tau harus melakukan apa, kemarin ia mengerjakan semua tugasnya untuk seminggu kedepan.
"Tunggu aja deh sambil main hp" benak Amara.
Sekarang jam menunjukkan pukul 9.30, Amara dan Gael sudah siap-siap untuk berangkat ke bandara.
==
[Sampai di Paris]
Setelah menempuh perjalanan selama 8 jam, kedua pasangan itu sudah sampai di Paris. Mereka segera pergi dari bandara menuju hotel, untuk menaruh barang dan istirahat terlebih dahulu.
Karena di paris sudah pukul 2 siang, mereka memutuskan untuk berjalan-jalan sore nanti, akibat menaiki pesawat terlalu lama, mereka sedikit pusing dan jetlag saat sampai di sini. Penginapan mereka tepat berada di sebrang menara Eiffel. Kini Amara sedang menunggu Gael membersihkan dirinya sambil mendengarkan music dan melihat pemandangan di depan matanya yang indah itu.
"Babe" panggil Gael.
"Kenapa? jawab Amara.
[ ps. saat mereka di pesawat, kedua pasangan itu sempat mengobrol tentang panggilan untuk satu sama lain. Menurut mereka jika hanya memanggil nama akan terlalu canggung karena status mereka berdua pun sudah menjadi suami istri. Jadi mereka mengubah panggilan sayang mereka dengan "babe" ]
"Ambilin handuk aku dong hehe, tadi ketinggalan" ucap Gael.
"Yaampun ketinggalan lagi?"
Jawab Amara sambil menghembuskan nafas, pasalnya setiap hari Gael selalu lupa akan handuknya dan berakhir Amara harus mengambilnya.
"Iya, lupa hehe"
"Iyaa iyaa aku ambilin sabar"
"Okay love you babe"
Memang cuma Gael yang bisa meluluhkan hati Amara.
Sekarang mereka sedang jalan-jalan untuk melihat kota Paris lebih dekat. Sebenarnya Gael hanya ingin istirahat di hotel dan menikmati pemandangan Eiffel tower dari jendela kamar hotel.
Tetapi Amara berbeda. Ia adalah orang yang tidak mau liburannya hanya dipakai untuk tidur-tiduran saja di hotel, percuma katanya. Buat apa pergi jauh-jauh ke Paris, kan di Jakarta juga bisa.
Dan berakhir Amara yang menang, ia menghalalkan segala cara untuk merayu Gael agar bisa pergi sore ini.
Kini mereka berhenti di salah satu restoran terkenal untuk dinner, karena mereka belum makan sejak di pesawat tadi.

KAMU SEDANG MEMBACA
When The Bad Boy Meet Bad Girl ✓
Fiksi PenggemarStranger into lover? Kata ini persis seperti cerita Amara dan Gael. Amara merupakan perempuan yang terkenal karena ia adalah seorang pembuli di sekolahnya. Dan Gael merupakan panglima tempur di salah satu gangster terkenal. Mereka di jodohkan akibat...