PART 10

1.4K 43 1
                                        

Author POV

Setelah Romi siuman, keluarga nya selalu menjaga Romy diRumah Sakit.

Terutama Jihan, sepulang sekolah dia bukan nya pulang kerumah, melainkan pulang kerumah sakit untuk menemani kakak nya.

Jihan mengerjakan tugas pun di Rumah Sakit, Romy pernah menyuruhnya untuk istirahat kerumah. Tapi Jihan menolak, dia lebih memilih untuk menemani kakak nya di rumah sakit.

Itu yang membuat Romy semakin menyayangi Jihan.

"Dek, kamu pulang aja istirahat dirumah. Kakak disini sendiri juga gapapa ko, kasian kamu" bujuk Romy kepada adiknya itu.

"Gapapa kak, lagian kalo aku dirumah sendirian juga. Ibu di kios mendingan aku disini aja nemenin kakak"

"Yaudah terserah kamu deh, selesain tugas kamu dulu kalo ada yang bingung tanya kakak"

"Siap bos, kakak udah minum obat belum?"

"Udah tadi sayang"

"Ohh yaudah kalo udah, kakak istirahat aja biar cepet pulang"

Disela sela obrolan mereka, ada suara dibalik pintu. Dan ternyata Dika dan Anjani yang ada dibalik pintu.

Romy sempat terkejut atas kedatangan Jani, dia takut kalau tiba tiba dia mengetahui penyakit yang di deritanya sekarang, lalu Jani pergi meninggalkan dia.

"Rom, kamu sakit apa? Kenapa ga ngabarin aku sih. Mana yang sakit?" Jani terlihat panik.

"Aku gapapa kok Jan, besok atau lusa aku juga pulang. Kamu pake repot repot dateng kesini"

"Aku sama sekali ga repot rom, kamu sakit apa sih ko bisa sampe dirawat?"

"Aku cuma kecapean aja kok, gapapa"

"Itu siapa rom, adik kamu yaa? Cantik"

"Iya itu adik aku Jihan, dek kenalin nih temen kakak. Kak Anjani"

"Hai kak, aku Jihan. Ohh jadi kakak Jani ini yang selalu diomongin kak Romy, cantik juga ya sama kaya aku hehhe" Jihan mulai berulah lagi. Omongan Jihan membuat mata Romy melotot ke arahnya.

"Biasa aja sih kak, gausah melototin aku gitu haha" Jihan kembali menggoda Romy.

"Apaansi kamu dek udah sana lanjutin PR kamu"

Dika dan Jani hanya tertawa melihat tingkah kakak beradik itu.

"Udah jangan marahin adik kamu gitu, kasian. Oh iya kamu sekolah nya kelas berapa dek?" Tanya Jani kepada Jihan

"Aku kelas 2 SMP kak"

"Sebentar lagi mau ulangan dong, yaudah kamu belajar yang rajin biar naik kelas. Kakak juga sebentar lagi ujian"

Dika sedari tadi terlihat lebih banyak diam. Wajahnya nampak terlihat bingung.

"Dik, diem aja. Tar juga kesambet haha" Romy memecah lamunan dika.

"Ehh abis kalian asik banget bercandanya sampe gue dicuekkin" dika terlihat ngeles.

Tiba tiba ada yang datang dari luar. Ternyata ibu yang datang sambil membawa kue di tangan nya.

"Wah wah rame banget nih, untung ibu bawa kue."

Dika dan Jani menyalami tangan ibu Romy. Dia sudah kenal dengan dika bahkan ia menganggap dika itu anak nya.

Tapi iya nampak bingung melihat seorang gadis cantik yang duduk di pinggir ranjang Romy.

"Ini yang cantik siapa nama nya, ibu baru lihat. Temen kamu juga rom?" Tanya ibu

"Itu kak Anjani bu, yang sering diceritain kak Romy. Cantik ya bu." Jihan tiba tiba nyeletuk disaat Jani hendak memperkenalkan diri.

"Ohh ini yang namanya Anjani, pantes Romy suka senyum senyum sendiri dikamar. Cantik yaa" ibu menggoda Romy.

Wajah Romy nampak memerah karena godaan ibu dan adiknya. Anjani hanya tersenyum malu malu sambil sesekali melirik ke arah Romy.

Stay With Me, PleaseCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang