Chapter 8

2.2K 225 2
                                        

Author's pov :

Di ruang UKS...

Bangtan termenung melihat kondisi Y/n yang kini terbaring lemah diatas brankar UKS, dengan kondisi kepala yang diberikan perban. Saat dalam perjalan menuju UKS tadi, Bangtan merasakan sesuatu yang sebelumnya tidak pernah mereka rasakan. Yaitu, perasaan khawatir.

Melihat kondisi Y/n saat di kantin tadi membuat tujuh laki-laki itu langsung terdiam mematung di tempat mereka berpijak. Ditambah lagi darah yang mengalir keluar dari kepala Y/n, membuat mereka harus sekuat tenaga menahan diri agar tidak kelepasan.

Flashback on...

Bangtan mendekati mahasiswa yang sudah berkerumun dibagian tengah kantin untuk melihat apa yang terjadi. Tanpa mengucapakan kata permisi, mereka langsung menerobos membelah kerumunan itu.

"Y/N!!!" -Bangtan *terkejut.

V langsung duduk di dekat Y/n yang kini pingsan dengan mengangakat kepala Y/n dan meletakkannya diatas pahanya.

"Y/n-ah! Bangun!" -V *menempuk pelan pipi Y/n.

Jin mengangkat kepalanya menatap sekumpulan mahasiswa itu dengan tajam. Sontak mereka semua langsung menundukkan kepala. Menghindar dari tatapan tajam milik Jin.

Saat itu Suga bertanya pada mereka yang melihat kejadian Y/n terjatuh hingga kepalanya terbentur keras dan menyebabkan pendarahan. Tetapi, tak ada satu pun dari mahasiswa dan mahasiswi yang menjawab Suga.

Karena kesal, Suga akhirnya membuat keputusan. Jika tidak ada yang memberi tahu siapa pelaku yang telah mencelakai Y/n, maka ia tidak akan segan-segan menghilangkan nyawanya.

Flashback off...

"Andai aja tadi gue ikut Y/n, pasti dia ga akan kayak gini..." -Jk.

"Udah takdir. Kita bisa apa?" -RM.

"Gue masih penasaran banget sama orang yang udah buat Y/n celaka." -Jhope.

"Suga pasti bakalan tau secepatnya. Yakan Sug?" -Jimin.

Suga mengangguk membenarkan ucapan Jimin. "Kalau gitu, kalian disini jagain Y/n. Gue mau keluar cari sesuatu." -Suga *berdiri dari kursi.

"Ah, Suga! Gue juga mau ikutan. Boleh?" -Jk.

"Gue juga Sug." -V.

"Gue ga yakin kalau kalian ikut gue. Ga. Gue sendirian aja!" -Suga.

Suga melanjutkan langkahnya untuk keluar dari ruang UKS. Tapi, dengan cepat, Jungkook dan V juga ikut menyusul Suga.

"Kalian ngapain?!" -Suga *terkejut.

"Tadi gue udah bilang kalau gue mau ikut. Jadi gue harus ikut!" -Jk.

"Sama! Gue juga mau ikut!" -V.

Suga memejamkan matanya dengan kedua rahang yang mengeras. Dua adiknya ini benar-benar menyebalkan. Mengapa ia harus memiliki dua adik yang sikapnya sama seperti cacing kepanasan?

Entahlah. Suga ingin menanyakan pada Bundanya mengapa V dan Jungkook terlalu aktif? Tapi, tidak mungkin kan, jika ia harus pergi kemakam Bundanya untuk bertanya seperti itu. Tentu saja. Itu adalah hal bodoh.

"Kalian serius mau ikut gue?" -Suga.

"Kalau ngga, ngapain kita ngikutin lo keluar? Gue pengen kasih pelajaran sama orang yang udah buat Y/n kayak gitu!" -V.

"Setuju gue sama V! Ayolah hyung... Kalau kita nyari sama-sama, pasti bakalan cepet ketemu!" -Jk.

"Iya juga sih. Tapi kok gue ragu kalau kalian ikut gue?" -Suga *menatap V dan Jungkook dengan ragu.

𝐓𝐡𝐞 𝐕𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫𝐞𝐬 (𝐄𝐍𝐃✓) "ˢᵉᵃˢᵒⁿ ¹" (방탄소년단)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang