Chapter 22 (Special✨💜)

1.6K 195 14
                                        

"Y/n-ah... Semoga lo cepet sembuh. Dan kita bisa bersama lagi..."

~Bangtan.

------------------------------

Tidak terasa, waktu berjalan dengan begitu cepat. Posisi matahari kini telah digantikan oleh bulan yang menyinari kegelapan malam. Bangtan masih setia berada di RS, bersama dengan mama dan papa Y/n.

Sejujurnya, Bangtan masih belumn siap Y/n pergi meninggalkan mereka. Ya, walaupun hanya sementara saja, Bangtan belum siap. Rasanya mereka baru saja bertemu dengan Y/n kemarin, dan sekarang? Mereka harus berpisah? Sesingkat itukah kisah persahabatan mereka?

"Anak-anak? Bukan saya bermaksud untuk mengusir kalian. Tapi, Apa kalian tidak pulang? Ini sudah malam. Kalian pasti lelah." -Ibu Y/n.

Bangtan yang sedari tadi hanya diam dengan tatapan kosong, kompak langsung menoleh. RM melihat arloji yang melingkar ditangan kirinya.

Pukul 19:00.

Ibu Y/n tersenyum sedih melihat Bangtan yang tidak ingin pulang. Perlahan, wanita itu mendakati Bangtan dan duduk di kursi kosong sebelah RM.

"Kalian kenapa? Ini sudah malam. Apa kalian tidak lelah?" -Ibu Y/n.

RM menghela nafasnya. "Sejujurnya, kami belum siap berpisah jauh dengan Y/n, Bi..." -RM.

"Rasanya, kami baru saja bertemu dan mengobrol kemarin. Sekarang? Kita harus berpisah?" RM *melanjutkan.

"Ini sudah takdir dari Tuhan, Nak... Kita harus terima walau sebenarnya kita tidak ingin..." -Ibu Y/n.

V meneggakkan tubuhnya dan menghadap pada Ibu Y/n.

"Kalau seperti itu... Kenapa Tuhan mempertemukan kita dengan Y/n dan ujung-ujungnya, Tuhan kembali memisahkan kita?" -V.

"Kau tidak boleh berbicara seperti itu. Apa kau menyesal karena telah mengenal Y/n?" -Ibu Y/n.

"Ah, aniyoo... Aku senang kenal dengan Y/n. Aku merasa, hidupku seperti mendapat perubahan. Aku hanya kesal karena, kami akan berpisah..." -V *menunduk.

"Kau tidak perlu sedih. Cepat atau lambat, kalau kalian memang sahabat sejati, Tuhan pasti akan mempertemukan kalian lagi..." -Ibu Y/n *tersenyum.

"Hmm... Bibi benar V. Jadi sekarang begini, sekuat apapun lo ngotot ga mau ini semua terjadi, kalau Tuhan udah berkehendak, lo mau gimana hm?" -Suga.

"Huuffttt... Bacot!" -V.

"Gue kasih tau juga!" -Suga.

"Iya lo ngasih tau, tapi gue ga nyuruh lo buat ngasih tau gue itu!" -V.

Karena Suga tipenya tidak suka mengalah dengan siapapun, saat dia mau membalas, dengan cepet J-Hope langsung maju disebelah Suga.

"Jadi Bi, kapan kalian berangkat ke Seoul?" -Jhope.

"Emm... Saya dan papanya Y/n sebenarnya akan berangkat lusa. Tapi setelah kami pikirkan kembali, lebih cepat lebih baik. Kami memutuskan besok kami berangkat. Dan syukurnya, tiketnya juga sudah ada." -Ibu Y/n

𝐓𝐡𝐞 𝐕𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫𝐞𝐬 (𝐄𝐍𝐃✓) "ˢᵉᵃˢᵒⁿ ¹" (방탄소년단)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang