Chapter 6

2.4K 241 0
                                        

Y/n's pov :

Malam hari kini telah berganti menjadi pagi yang cerah. Setelah kejadian tadi malam, pagi ini kamu terbangung dengan perasaan yang sangat senang. Masih tidak menyangka, sekarang hingga seterusnya kamu telah memiliki tujuh orang sahabat. Keinginanmu menjadi nyata.

Walaupun pertemuan pertama dengan Bangtan bisa dibilang tidak baik, tapi hal itu tidak kamu perdulikan lagi. Karena intinya, kamu sudah memiliki sahabat yang akan selalu ada untuk menemanimu.

Pukul 7.00 kamu sudah rapih, kini saat kamu akan turun ke bawah untuk sarapan sekaligus menunggu kedatangan Bangtan yang akan menjemputmu.

"Hari ini pergi ke kampus tanpa diantar sopir. Ahh, seneng benget! Gue jadi ga sabar!" -Y/n.

Kamu berjalan kedapur untuk mengambil sereal dari dalam kulkas yang kamu beli kemarin. Setelah kamu selesai menyiapkan serealmu, tiba-tiba ingatanmu berputar pada kejadian Jk yang membersihkan darah pada jarimu dengan menghisapnya.

Saat itu, kamu merasa aneh dengan Jk yang terlihat sangat menikmati. Hingga V datang dan langsung menarik Jk, membuat laki-laki itu langsung membuka matanya karena terkejut.

"Apa Juki punya kebiasaan suka lukain diri sendiri? Terus darahnya dia jilatin gitu?" -Y/n.

Kamu bergidik ngeri membayangkannya. "Kalau emang Juki suka gitu... Kayaknya gue harus buat dia supaya ga gitu lagi deh." -Y/n.

Kamu pun membawa mangkuk serealmu menuju ruang tengah. Menikmati sarapanmu dengan tayangan kartun yang sedang tayang pada layar televisimu yang lebar.

Saat sedang asik menikmati sarapanmu, tiba-tiba supir sekaligus sekuriti rumah kamu masuk dan memberitahu kamu sesuatu.

"Nona Y/n, didapan ada tujuh laki-laki yang mencarimu." -Supir.

"Siapa? Mereka naik apa?" -Y/n.

Ketika ingin menjawab, tiba-tiba suara Suga membuat supirmu langsung menoleh dan terkejut.

"Saya belum menyuruh kalian masuk! Kenapa kalian sudah masuk?" -Supir.

Suga menaikkan sebelah alisnya sambil menatap supirmu itu. "Y/n yang punya rumah aja ga masalah kita langsung masuk, kenapa lo yang sewot?" -Suga.

"Dasar anak kurang ajar!" -Supir.

"Gue ga kurang ajar, tapi gue ngomong berdasarkan fakta." -Suga.

Mata Suga kini beralih menatapmu yang terlihat sama sekali tidak perduli dengan perdebatannya dengan supir tersebut. Tanpa berkata-kata lagi, Suga disusul dengan yang lain langsung berjalan mendekati kamu.

"Wah! Enak tuh kayaknya. Bagi dong." -Jk *langsung duduk disebelahmu.

Kamu menoleh dan memberikan mangkuk serealmu pada Jk.

"Gomawo Y/n-ah." -Jk.

Kamu mengangguk dan tersenyum. "Kok cepet banget? Kan waktunya masih lama. Kalian sarapan ga?" -Y/n.

"Kita bisa sarapan di kantin." -Jhope *tersenyum padamu.

"Jeyop, kok lo gemesin banget sih?! Ihh gemes gue liat lo senyum gitu!" -Y/n *tersenyum gemas melihat J-Hope.

"Gue lebih gemesin daripada J-Hope..." -Jimin.

"Iya iya. Tapi kalau yang lebih ngegemesin itu jeyop!" -Y/n.

Jin tertawa mendengar jawabanmu karena itu membuat wajah Jimin jadi cemberut. Kamu pun ikut tertawa melihat Jimin.

"Gue bercanda kok chim. Gausah cemberut gitu muka lo. Geli gue liatnya." -Y/n.

𝐓𝐡𝐞 𝐕𝐚𝐦𝐩𝐢𝐫𝐞𝐬 (𝐄𝐍𝐃✓) "ˢᵉᵃˢᵒⁿ ¹" (방탄소년단)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang