Pukul sembilan pagi, semua murid sudah menunggu dilapangan sekolah. Perasaan cemas sudah menyelimuti mereka semua yang ada dilapangan. Disatu sisi mereka bahagia yang akhirnya selesai sudah masa sekolah SMA nya, tapi disisi lain ada kesedihan yang nantinya akan dirindukan saat-saat momentnya sewaktu disekolah.
Sama hal nya dengan gadis berambut panjang yang dikuncir satu kepang. Gadis itu memakai baju putih abu-abunya untuk yang terakhir kalinya. Oh iya Kala juga membawa kado untuk Dikta. Tepat hari ini laki-laki yang sudah berhasil menempati hatinya dalam beberapa bulan ini sedang berulang tahun.
"Selamat pagi anak-anak yang bapak sayangi."
"Pagi, Pak," jawab mereka dengan serempak.
"Pada pagi hari ini akan menjadi hari yang paling menengangkan sekaligus menyenangkan untuk kalian semua. Pagi ini Bapak akan mengumumkan mengenai kelulusan kalian." Suasana kembali menjadi hening.
"... berdasarkan hasil yang sudah terlihat bahwa kalian dinyatakan seratus persen lulus." Semua yang ada dilapangan langsung bersorak riang. Ada yang membunyikan terompet seakan pertanda kalau ini akhir dari perjuangannya dimasa SMA.
"Sekali lagi selamat untuk anak-anakku. Semoga kalian bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi lagi. Bapak selaku kepala sekolah SMA Nusantara turut berbahagia atas kelulusan kalian semua. Sekian dari Bapak, kurang lebihnya mohon maaf. Sukses untuk kalian semua."
"Terima kasih, Pak." Ucapan mereka semua yang sedang berbahagia.
Sontak seisi lapangan mendadak menjadi riuh tak karuan. Kebetulan sekolah mereka tidak mengizinkan mencoret-coret baju seragam SMA nya. Lebih baik melakukan hal positif yang dapat lebih bermanfaat ketimbang mencoret-coret baju. Disana akan dilakukan sesi foto perkelas untuk dijadikan kenang-kenangan. Setelah melakukan foto sesi perkelas, mereka semua pada mencar untuk sekedar duduk-duduk dibangku sekolah atau melakukan hal yang lain.
******
Sedangkan Kala hanya duduk didepan kelasnya yang sedang menunggu kedatangan Dikta. Dipangkuannya sudah ada paper bag berwarna navy untuk diberikan pada Dikta.
Tak lama gadis itu menoleh saat mendengar pijakan seseorang yang mulai mendekat. Perlahan ia melihat punggung kokoh milik Dikta yang sedang menghampiri dirinya.
Saat laki-laki itu sudah duduk tepat disamping Kala, ia mengulurkan tangannya yang sudah disambut dengan wajah bingung Kala. "Selamat atas kelulusan kamu, cantik." Kala menahan gugup. Ia mengulurkan tangannya. "Selamat juga atas kelulusan kamu, Dikta."
"Eh--gak pakai embel-embel gitu dibelakangnya?" Kala terkekeh. Pede sekali laki-laki yang ada dihadapannya itu. "Mau banget ya?" Dikta hanya mengedikan bahunya.
Kini paper bag yang diberada dipangkuan Kala sudah beralih pada pemilik yang sesungguhnya. "Selamat ulang tahun, Dikta."
Laki-laki itu hanya melongo. Masih tidak percaya dengan pemberian dari pacarnya. "Kamu tau ulang tahun ku, Kal?" Kala mengangguk ragu. "Sebenarnya aku tau dari Riri waktu itu. Maaf ya aku sampai gak tau ulang tahun pacar sendiri."
"Eits.... tadi kamu bilang apa? Pacar? Oh jadi sekarang udah berani ngakuin kalau aku pacar kamu gitu?!" Goda Dikta.
"Haduh... jangan ngomong yang gak bermutu deh." Dikta hanya terkekeh.
"Kala,"
"Dikta,"
Ucapan mereka yang bersamaan membuatnya terus menatap satu sama lain. Laki-laki itu memberikan jawaban dengan anggukan. "Kamu dulu aja,"
"Dikta aku belum bilang sesuatu sama kamu," mendadak suasana menjadi hening. Laki-laki itu menatap Kala dengan serius. "Kenapa, Kal?"
"Besok aku pindah ke Semarang," bagaikan sengatan listrik yang begitu dahsyat efeknya bagi Dikta saat mendengar langsung dari mulut Kala. Baru tadi pacarnya bilang akan pindah Kota? Berarti itu tandanya dirinya akan melakukan hubungan jarak jauh alias Ldr?
KAMU SEDANG MEMBACA
Langit & Bintang [END]
Ficção Adolescente"Kita yang berbeda." untuk yang pertama kalinya, dia menyukai perempuan yang bisa membuat hatinya terpikat. dia bukan seperti perempuan pada umumnya, dia hanyalah dia yang hanya bisa menjadi dirinya sendiri, dan untuk yang pertama kalinya seorang an...
![Langit & Bintang [END]](https://img.wattpad.com/cover/182181414-64-k521272.jpg)