[BOOK II] [Completed]
Kelanjutan kisah perjalanan cinta antara Hwang Jimin dengan Valerie Johnson-Hwang.
Dari awal Valerie memang sudah berkata bahwa pernikahan bukanlah akhir dari cerita cinta bahagianya dengan Hwang Jimin, melainkan sebuah awal...
Previous chapter: "Hukuman yang menyenangkan, bukan?" Pertanyaan Jimin membuat Vally tertawa kecil dan mendongakkan kepalanya menatap Jimin sebelum mengangguk pelan. Jimin mengacak-acak rambut Vally gemas. Bagaimana wanita itu dapat berubah dengan cepat dari wanita panas menjadi gadis imut? "Ingat, hukuman lain menantimu, sweetheart."
***
Vally sudah terbangun sejak tadi dikarenakan Jiwon yang menangis ingin disusui. Semalam mereka tidur dengan posisi seperti tangga. Jimin tidur di sisi kiri ranjang sementata Vally berada di tengah dengan Jiwon yang berada di sisi kanannya—dengan beberapa tumpukan bantal besar sebagai penyangga untuk melindungi Jiwon. Dari tubuh paling terbesar hingga kecil. Lucu sekali.
Semalaman Jimin dan Vally berhubungan seakan tidak ada hari esok. Meski beberapa kali diganggu oleh tangisan Jiwon yang ingin ditimang-timang. Namun Jimin benar-benar buas malam tadi, setelah Jiwon kembali tertidur, ia lagi-lagi menyerang sang istri tanpa ampun. Terbukti pagi ini pria berbibir tebal itu masih terlelap di dalam bunga tidurnya padahal jam sudah mengarah ke arah sembilan.