[BOOK II] [Completed]
Kelanjutan kisah perjalanan cinta antara Hwang Jimin dengan Valerie Johnson-Hwang.
Dari awal Valerie memang sudah berkata bahwa pernikahan bukanlah akhir dari cerita cinta bahagianya dengan Hwang Jimin, melainkan sebuah awal...
Previous chapter: Belum selesai dengan Jiwon, dering nyaring telfon milik Vally tambah membuat ramai isi mobil. Vally menyerahkan Jiwon pada Bibi Rin sebelum mengambil ponselnya, melihat siapa yang menelfonnya.
Sebuah nomor asing. Dengan ragu, Vally menggeser tombol berwarna hijau. "Halo?" Ujarnya lalu menggigit bibir bawahnya gugup.
"Selamat siang, ini dari kepolisian kota Daegu. Apakah benar nomor ini milik Nyonya Park Valerie?"
***
Jimin point of view edition
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Aku menatap Vally yang tengah merajuk untuk ku pakaikan riasan wajah. Sungguh, aku tidak terbiasa dengan benda-benda tersebut. Begitu asing. Lebih baik aku berjam-jam duduk di ruang kerja mengamati semua perkembangan saham—ah, tidak. Kini lebih baik aku mengamati tumbuh kembang Jiwon.
"Ayo lah, aku penasaran dengan hasilnya." Vally berkata dengan wajah memelas, jangan lupakan matanya tengah berkedip-kedip genit menatapku. Dia memang tahu betul kelemahanku. Akhirnya dengan pasrah aku mengikuti kemauannya. Aku meraih pouchmakeup miliknya yang berada di samping tubuhnya. Tubuhku condong ke arahnya, dengan jarak yang dekat ini aku dapat mencium aroma tubuhnya yang harum.
Vally selalu memakai serangkaian wangi-wangian yang bahkan tidak aku ketahui satu persatu. Aku tahu juga harganya tidak murah, tapi aku tidak mempermasalahkannya melainkan menyanjung dirinya yang selalu melakukan perawatan diri. Dilakukan untuknya—dan bonusnya adalah untukku, suaminya.