"Clau buka pintunya!"
Natasya menggedor pintu kamar Claudya, tetapi putrinya itu tak segera membukakan pintu. Seratus persen Natasya yakin Claudya sedang menghindarinya. Emosi Natasya sudah sampai di ubun-ubun dan sebentar lagi mungkin akan meledak.
"Mama hitung sampai tiga, kalau pintunya nggak kamu buka, Mama rusakin pintunya."
Sedangkan Claudya di dalam sana sedang menyembunyikan diri di dalam selimut. Kepalanya ditindih oleh bantal supaya gedoran ibunya tak terdengar. Jujur saja, kali ini ia ketakutan.
"Satu ...."
Natasya mulai menghitung.
"Dua ...."
Mau tidak mau Claudya bangkit dari kasur dan membukakan pintu. Hal pertama yang ia lihat adalah wajah Natasya yang memerah karena marah.
"Ma, aku cuma ketiduran tadi," ucap Claudya membela diri. "Bu Maya keluarnya lama banget dari toilet."
Mereka tengah membicarakan aduan Bu Maya yang mengirimkan foto Claudya tertidur di hari pertamanya les.
"Kamu ini disuruh ngerjain soal, kenapa malah tidur?"
"Aku nggak suka sama Bu Maya. Aku mau ganti guru les."
"Dia adalah guru les terbaik, Clau. Papamu yang memintanya menjadi guru lesmu. Biar nilai ujian nasional kamu memenuhi standar. Bukankah kamu akan kuliah di luar negeri?"
"Itu keinginan Papa. Aku sama sekali nggak mau kuliah kedokteran di luar negeri."
Claudya membanting pintu kamarnya dan kembali bersembunyi di balik selimut. Suara gedoran ibunya semakin lama semakin keras.
"Claudya!"
Cewek itu membuka lacinya dan menemukan beberapa obat. Selama liburan sekolah, tak pernah ia membuka laci itu. Saat ini ia membutuhkannya lagi. Ia butuh tidur supaya bisa melupakan hari yang berat ini.
Obat tidur atau hipnotik golongan benzodiazepine dapat dikonsumsi bagi mereka yang mengalami kesulitan tidur atau insomnia. Namun, meski diperbolehkan untuk dikonsumsi, obat tidur harus digunakan hati-hati dan sesuai dengan anjuran dokter, sebab bisa berakibat fatal bila diminum sembarangan.
Jangan tanyakan Claudya mendapat obat ini dari mana, tentu saja ia tak mencuri. Ia hanya sedikit berbohong.
Saat itu ia sakit dan diperiksa di ruangan kerja ayahnya. Ada istilah obat-obatan tertempel di samping kotak obat. Claudya juga sempat menanyakan beberapa obat pada ayahnya berikut efek samping yang dikandung obat tersebut.
Saat ia mengalami insomnia akibat pikirannya penuh dengan hal-hal negatif, diam-diam ia masuk ke ruang kerja ayahnya dan mencari satu resep obat. Ia menirukan tulisan ayahnya pada kertas yang baru dan dicap dengan stempel milik ayahnya. Selanjutnya, ia membeli obat-obat itu ke apotik. Ia kecanduan obat tersebut. Namun, sempat mengusahakan untuk berhenti. Saat liburan kemarin ia berhasil tidak membuka laci berisi obat itu. Namun, sekarang ia membutuhkannya lagi.
Usai meminum obat tidur itu, Claudya membuka jalan menuju alam bawah sadarnya.
***
Pelajaran pertama hari ini adalah olahraga. Pak Wahyu sudah memberi amanat pada Magenta agar semua murid IPA 1 segera berbaris di lapangan utama. Lapangan utama berada tak jauh dari kelas mereka. Mereka hanya perlu menuruni tangga dan berjalan beberapa meter. Lapangan utama ini merupakan tempat seluruh penduduk sekolah melaksanakan upacara setiap hari senin.
Jessica masih membenarkan ikat rambutnya yang kurang kencang. Audrey dan Niki sudah pegal karena menunggu Jessica yang super lelet. Jessica berganti pakaian di toilet saja sudah hampir dua puluh menit. Mereka takut terlambat sampai di lapangan.
KAMU SEDANG MEMBACA
Perfeksionis #ODOCTheWWG
Fiksi RemajaJika diibaratkan, hidup Claudya itu seperti pertunjukan sirkus. Kedua orang tuanya adalah penjinak sekaligus pelatih, sedangkan Claudya adalah binatang yang dipaksa membuat penonton terkesima. Semakin ia tunduk pada perintah mereka, maka semakin ia...
