Part 33
Happy reading....
^
^
^
^
^
°○°○°○°
PLAKK!!!
SREYA!!!
°○°○°
Pipi kanan sreya terasa perih. Tamparan kuat di pipinya bahkan membuat wajahnya sampai berpaling kesamping saking kerasnya tamparan itu.
Semua tamu terkejut melihat sreya yang ditampar oleh laki-laki yang telihat masih muda meski telah berumur.
Zeno yang mengikuti sreya jauh lebih terkejut. Melihat tunangannya di tampar oleh oranga asing membuat kemarahan zebo sampai ke ubun-ubun.
" Dasar Tidak Tau Malu!. " kata laki-laki itu dengan nada berat dan sinis miliknya.
Mata sreya sudah berair. Dirinya merasa sangat terluka mendengar perkataan laki-laki didepannya. Dirinya merasa sangat bersalah.
" Maaf. Reya minta maaf. " kata sreya pelan tapi masih didengar oleh laki-laki didepannya. Tapi itu hanya dibalas dengan lirikan sinis dan aura membunuh dari laki-laki itu
Zeno langsung memeluk sreya yang mulai terisak pelan. Zeno menyembunyikan sreya di balik dekapannya. Dan menatap sinis laki-laki yang sudah membuat tunangan yang paling disayangnya menangis.
Reno dan Dewa melihat sreya menangis langsung saja membubarkan tamu yang ikut menonton. Mereka mengakhiri pesta itu dengan sangat terpaksa dan meminta semua tamu pulang kembali.
Setelah ballroom itu kosong dan tertinggal keluarga zeno, sahabat zeno, Serta laki-laki itu. Mereka langsung saja menghampiri sreya yang masih menangis.
" Sreya sayang kamu tidak apa-apa " tanya sonya.
" Astaga pipi mu memerah. Biar mama ambil kompres dulu " kata windy pas melihat pipi bekas tamparan di pipi kanan sreya.
Keluarga zeno tidak kalah khawatir. Dan itu mengundang dengusan sinis dari laki-laki yang sudah menampar sreya. Dia yang seperti muak melihat drama didepannya lalu pergi memasuki ballroom kembali dan mengambil jas luar miliknya.
Saat akan melangkah keluar dari ballroom. Sreya yang melihat laki-laki itu akan pergi keluar langsung saja berlari kearah laki-laki itu. Sreya langsung memeluk laki-laki itu dan menghalangnya sambil menangis di dada bidang laki-laki yang sudah menampar dirinya itu.
" Maaf.. hiks... ma..maafkan... reya ge.... hiks.. reya....reya... yang salah " kata sreya yang menangis terisak di pelukan laki-laki itu.
Semua keluarga zeno kebingungan. Apalagi zeno, kemarahan didalam dirinya semakin bertambah besar.
Pria yang tadi menampar sreya membalas pelukan dari gadis yang sedang menangis dipelukannya.
" berhentilah menangis baby girl. Ge sudah tidak marah lagi, Okey. Don't cry i'm just wanna see your smile since 7 years ago we don't meets again. " kata pria itu menjadi lembut dan berbanding terbalik dari sikapnya tadi.
" I miss you. I really miss you. Where are you when i'm get down? where are you when i'm go out from home ? You promised me but you don't beside me. You lie, you lie me. " kata sreya dan memukul dada yang ada didepannya.
KAMU SEDANG MEMBACA
(My) DOSEN ?
Ficción GeneralIni cerita tentang dosen dan mahasiswanya. "BUT" cerita ini bukan tentang dosen laki-laki killer yang dikejar oleh mahasiswinya, Tetapi bercerita tentang dosen muda cantik yang digilai oleh semua laki-laki kampus terutama seorang laki-laki, anak pem...
