I Love you but I Hate you

4.3K 331 32
                                        

Aku memilihmu karena aku mencintaimu

Aku menginginkanmu
Apa kau merasakan hal yang sama?

Atau aku yang terjebak dalam fatamorgana?

...

Jam di dinding rumah sakit telah menunjukan pukul 23.58.

Seoyun membelai rambut Taehyung yang masih belum sadarkan diri.

"Hei. Kau telah berhasil merebut hatiku hari ini. Apa kau akan langsung pergi tanpa pertanggungjawaban? Kau jahat sekali." - Seoyun tersenyum pahit.

"Bangunlah, aku akan melakukan apapun untukmu. Aku berjanji." - Seoyun.

Ia mulai lelah karna terus terjaga sepanjang malam, ia ingin keluar sebentar membeli air untuk diminum sembari mencari udara segar. Saat Seoyun hendak beranjak dari tempat duduknya, tangan Taehyung menggenggam tangan Seoyun, mencegahnya pergi.

Seoyun terkejut.

"Tae? Kau sudah sadar? Syukurlah. Aku akan segera memanggil dokter." - Seoyun sangat senang.

Tangan Seoyun kembali di genggam Taehyung. Taehyung menggeleng.

"Temani aku disini, aku ingin kau ada di sini. Bersamaku." - ujar Taehyung lirih.

Seoyun menurut, ia kembali duduk di tempat duduknya.

"Apa kau merasa tidak nyaman?" - Seoyun.

"Tidak apa, ini hanya luka kecil." - Tae.

"Luka kecil apanya? Luka itu hampir membunuhmu." - Seoyun.

Taehyung tersenyum kecil.
"Apa kau mengkhawatirkan aku?" - goda Taehyung.

"T-tidak. Aku hanya tidak mau kau terluka karna menyelamatkan aku. Seharusnya aku yang ada di ranjang ini. Bukan kau." - kata Seoyun merasa bersalah.

"Hei, jangan bicarakan itu lagi. Mereka memang mengincarku. Ini bukan salahmu. Oke?" - Tae.

Seoyun mengangguk.

"Jadi kau akan melakukan apapun untukku kan?" - Tae.

Seoyun terkejut.
"Apa? Apa yang kau maksud?" - katanya gugup.

Tae tersenyum licik.
"Aku mendengar semuanya Seoyun. Aku bahkan..." - Tae menggantung kalimatnya.

"Apa? Apa yang kau dengar?" - Seoyun.

"Aku mendengar kau mengeluh tentang aku yang merebut hatimu. Apakah aku benar-benar harus bertanggung jawab?" - Tae.

"A-ah i-itu. Aku hanya asal bicara, kau lupakan saja. Anggap aku tidak pernah berbicara apapun tentang itu. Lupakan saja." - Seoyun.

Taehyung terkekeh. Kemudian ia berusaha untuk bangun dari tidurnya, duduk bersandar pada sandaran ranjang di bantu Seoyun.

Taehyung menatap Seoyun.

Taehyung menatap Seoyun

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
B.O.S.S - [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang