11 - Permintaan maaf Senja

23 0 0
                                        

Sejak kapan sebuah kesalahan menjadikan si pembuat salah malah merasa senang? Pertanyaan yang cukup aneh tapi nyata, ketika seorang Gloria Rasya Senjana sudah melakukannya.

Ya walaupun kesalahannya bahkan tidak perlu untuk terlalu di sesali, tapi kesalahan itu malah menjadi sebuah peluang yang menguntungkan untuk dirinya.

Seperti saat ini, pagi mulai menyapa dengan langkah kaki yang beradu dengan jalan beraspal yang tengah Senja pijak. Senyumnya tak berhenti sedari tadi, menghiasi seluruh permukaan bibirnya, menjadi lengkungan manis yang membuat siapapun senang melihatnya. Sudah dikatakan, bahwa senyum Senja memang selalu memikat, dengan gingsul yang selalu terlihat di sudut kirinya.

Sebenarnya ada dua hal yang membuat senyuman Senja tak bisa berhenti melengkung. Yang pertama, hari ini adalah masa baru saat ia resmi menjadi salah satu siswi di SMA Airlangga, SMA yang selama ini diincarnya. SMA Airlangga ia pilih juga karena dua faktor. Yang pertama, karena memang SMA Airlangga adalah salah satu sekolah terbaik yang ada di kota tempat Senja tinggal. Dan kedua, tentu saja untuk mencapai tujuannya, bertemu Malam dan berusaha untuk mendekatinya.

Jangan pernah berpikir kalau Senja hanya datang ke Airlangga untuk mengejar cowok idamannya itu, ia juga ada niatan belajar dan lulus dengan nilai yang baik. Tapi tentu saja dengan harapan point plusnya, ia bisa melihat Malam dengan dekat. Setelah saat di bangku SMP, ia hanya bisa menjadi seorang secret admirernya seorang Malam Rangkesa Satyaka.

Back to topik, untuk hal kedua yang membuatnya tersenyum tanpa henti adalah, ia sudah bersiap dengan membawa sebuah boneka yang ia letakkan di tas punggungnya. Barang perjuangan yang ia dapatkan, setelah ia sempat cekcok dengan anak berumur 5 tahun yang juga menginginkan barang yang sama dengannya.

Senja memang kemarin sudah pergi ke salah satu supermarket terdekat, yang dengan baiknya ada satu toko penjual aksesoris dan boneka yang disebelahnya. Sebenarnya ada banyak stok boneka stitch yang ada, cuma hanya ada satu warna biru, karena selain itu boneka stitch yang ia beli di toko boneka kemarin hanya ada warna pink. Ya, masa Malam akan ia berikan sebuah boneka yang berwarna pink? Big No! Lebih baik kalau Malam yang memberikan boneka pink itu kepadanya, hehe.

Waktu pengeksekusian akan dimulai, dengan Senja yang mulai mengendap-endap di sebuah bilik yang hanya berisi loker berjejer, ada 4 sudut loker yang ada, dengan 4 bilik loker juga. Bilik loker biasa dibagi berdasarkan asal kelas.

Dan sekarang Senja sudah mau melancarkan aksinya, dengan pergi menuju ke arah bilik loker untuk kelas 11. Senja dengan niat dari lubuk hati paling dalam memang sudah siap siaga dengan persiapan yang matang. Apalagi urusan mengendap-endap untuk menyelubungkan sesuatu, layaknya pengedar narkoba. Ia cukup lihai untuk memasukkan barang ke sebuah kotak atau bahkan loker. Niat sekali memang si Senja untuk melakukan hal seperti itu untuk meminta maaf. Saking niatnya, ia bahkan berangkat ke sekolah pukul 6 pagi, makannya ia sedikit santai ketika memasuki Airlangga, karena wilayah Airlangga yang masih kelihatan lenggang saat ini.

Mengedarkan pandangan menyapu seluruh nama yang terpampang pada bagian depan loker, Senja mengabsen kecil dari satu huruf ke huruf lain. Hingga ia melihat nama Malam yang ada di urutan pertama pada huruf M. Ternyata tidak sesusah itu untuk mencarinya.

Dengan cepat Senja langsung mengambil tas yang ia letakkan di punggung. Kemudian membuka resletingnya. Senja mengambil boneka stitch dan susu kotak coklat juga. Senja sempat mengobrak abrik tasnya dengan tidak santai, untuk mengambil kertas dengan bolpoint bertutup matahari miliknya. Ia berniat untuk menulis beberapa pesan juga untuk pemanis hadiah yang akan ia letakkan saat ini.

Setelah ia selesai dengan kegiatannya, ia langsung mengembalikan bukunya ke dalam tas. Kemudian langsung membuka loker milik Malam. Secara spontan ia menghela nafas, ketika melihat ada beberapa coklat dan bunga yang terlihat di dalamnya.

Senja dan MalamCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang