Pagi ini Mina bangun lebih awal dan segera bersiap untuk sarapan agar ruang makan tidak terlalu ramai. Jam menunjukan pukul setengah 6, namun Mina sudah duduk dengan nampan sarapannya sambil membaca buku novelnya.
"Mina!" panggil seseorang.
"Jeongyeon unnie?" Senyum Mina otomatis terangkat.
"Kau sarapan sangat pagi." Komentarnya dari kejauhan.
"Yeah aku takut nanti ramai kalau kesiangan. Unnie, mau bersepeda?" Tanya Mina.
"Aku baru selesai, baru akan kembali ke dorm untuk mandi." Jawab nya.
"Baiklah, hati hati." Mina melambaikan tangannya.
"Sampai nanti." Jeongyeon pun kembali mengendarai sepedahnya menuju dormnya.
Mina kembali membaca bukunya dengan senyum yang menghiasi wajahnya. Ntah mengapa, dari awal bertemu ia merasa Jeongyeon selalu berhasil membuatnya tersenyum dan berbicara cukup banyak.
.
.
.
"Hai Mina!" Sapa Yoojung saat bertemu Mina di koridor.
"Hey!" sapa Mina balik.
"Kau sudah siap hari ini?" Tanya Yoojung.
"Hari ini memang ada apa?" Bingung Mina.
"Voting The Beauties! aku yakin kau akan masuk 15 besar." Semangat Yoojung.
"Mana mungkin Yoojung." Mina terkekeh.
"Tentu saja mungkin! kau sangat cantik Mina!" Yoojung memaksa.
"Hahaha baiklah baiklah sana masuk ke kelas mu." Mina pun masuk ke kelasnya meninggalkan Yoojung.
"Hei Mina!" Sapa Doyeon.
"Pagi Mina!" Sapa Seolhyun.
"Hai, pagi." Mina tersenyum sambil menduduki kursinya.
"Kau sudah siap hari ini?" Tanya Doyeon.
"Voting The Beauties?" Tanya Mina.
"Yeah!" Angguk Doyeon semangat.
"Hmm ntahlah, memangnya kenapa aku harus bersiap siap?" Tanya Mina.
"Sudah ku bilang Mina takkan tertarik dengan voting itu Doyeon-ah." Seolhyun menyenggol bahu Doyeon.
"Padahal kau sangat cantik Mina-ya, aku yakin kau pasti masuk 15 besar." Komentar Doyeon.
"Memangnya selain dapat menikmati fasilitas fasilitas yg disediakan, apalagi yang membuat kalian begitu antusias?" Tanya Mina.
"Rata rata alumni Eclairya yang menjadi selebriti, idol, atau pun model biasanya pernah minimal sekali masuk di 15 besar. Biasanya setiap semester akan ada banyak majalah majalah ternama yang meliput Eclairya dan pasti wajah para The Beauties yang terpampang. Intinya The Beauties akan menjadi 'wajah' Eclairya selama satu semester penuh." Doyeon menjelaskan dengan penuh semangat.
"Dan hal itu akan sangat menguntungkan bagi kami berdua, karena aku dan Doyeon sama sama memiliki cita cita menjadi model Victoria Secret." Sambung Seolhyun.
"Wahh ternyata lebih menarik dari yang ku bayangkan." Mina mengangguk angguk paham.
"See? ayolah Mina, kau bisa menjadi siswi Eclairya yang terkenal diluar sekolah, bukankah itu menarik?" Bujuk Seolhyun.
"Well, itu menarik.." Mina mengangguk.
"Tapi untuk kalian berdua, bukan untukku." Lanjutnya lagi sambil terkekeh.
"Haissh Minaaaaaa~" rengek mereka kompak.
*Tingnung ningnung~
"Selamat pagi para seluruh siswi Eclairya dan seluruh staff serta dewan guru. Dipagi yang cerah ini saya ingin menyapa kalian semua sebelum kita sama sama melaksanakan kegiatan yang menjadi tradisi kita disetiap awal semester, yaitu voting The Beauties. Yang mana kalian semua akan diberi waktu untuk meng-scan wajah kalian masing masing dari aplikasi Eclairya yang bisa kalian akses dari ponsel masing masing, setelah itu berikutnya kalian akan voting 1 orang teman kalian yang menurut kalian paling cantik. Setelah sesi voting selesai, akan segera kami umumkan 15 siswi yang menjadi The Beauties di semester ini. Ingatlah, semua wanita didunia memiliki kecantikannya masing masing, peringkat ini hanyalah angka apresiasi saja. Selamat pagi semuanya, selamat berpartisipasi, and always be a beautiful and great woman." Ucap Miss Sunmi dari speaker sekolah.
Para siswi mulai antusias, dan mereka segera membuka ponsel mereka masing masing.
"para siswi silakan scan wajah masing masing." Arahan seorang guru dari speaker sekolah.
Tiap tiap kelas mulai ramai dengan suara obrolan tiap siswi.
"Kau sudah scan?"
"Ahh kuharap peringkatku semester ini naik!"
"Hei hei hasil scan siswi lain sudah banyak yang keluar!"
"Benarkah?"
"Mana mana??"
"Astaga aku mau melihat wajah para penghuni Artemis!!"
Kelas Mina mulai dipenuhi teriakan teriakan siswi yang sedang melihat lihat hasil scan wajah siswi siswi 'keren' atau yang biasa disebut girl crushnya Eclairya.
"Apakah biasanya selalu seribut ini?" Tanya Mina pada Doyeon.
"Hahaha mereka memang pasti ribut bila sudah melihat penduduk Artemis yang 'tampan' itu." Doyeon tertawa kecil.
"Astaga wajah Jeongyeon sudah ada!!!"
"Kyaaa aku lemah!!"
"Omo omo!"
"Woah dia sudah pasti 15 besar lagi tahun ini!"
Mina yang mendengar itu pun menoleh dan menjadi sedikit bingung.
"Jeongyeon itu anak kelas 11B, dia penduduk Artemis juga. Dia sangat cool dan chic, idola siswi siswi sejak dulu. Ultimate girl crush Eclairya itu Jeongyeon." Seolhyun tiba tiba menjelaskan pada Mina.
"Dia itu sangat perfect! dia sangat pintar, bahkan dia tak pernah absen dari 15 besar The Genius. Namun kerennya, visualnya tak main main, dia benar benar cantik dan tampan di saat yang bersamaan. Hanya dia satu satunya orang yang masuk ke The Beauties dan ke The genius secara bersamaan." Sambung Doyeon.
"Yeah, imutnya lagi dia benar benar low profile dan down to earth banget! Dia ga pernah peduli sama semua itu dan lebih memilih untuk bersifat cuek dengan segala predikat yang dia punya." Ucap seolhyun lagi.
"Woah, aku tak tau dia seterkenal itu. Pantas saja semua orang menatapku saat aku makan bersama nya." Mina mengangguk angguk.
"Kau makan bersama nya?!" Tanya Doyeon dan Seolhyun bersamaan.
"I-iya, memang kenapa?." Mina sedikit bingung dan kaget.
"Dengan Jeongyeon?? Yoo Jeongyeon?? dia??" Doyeon menunjuk ke arah wajah Jeongyeon di ponselnya.
"Iya, kemarin siang aku makan sendirian dan tiba tiba dia muncul dan mengajakku mengobrol. Malam nya kami kembali bertemu di ruang makan dan makan bersama." Jawab Mina yang mendapat tatapan kaget Doyeon dan Seolhyun.
"What?!" kaget Doyeon.
"Seriously?!" Sambung Seolhyun.
"I-iya memang ada apa? bukankah itu hal yang biasa dilakukan orang orang?" Tanya Mina.
"Yeah, tapi Jeongyeon bukan orang yang biasa melakukan itu!" Jawab Doyeon.
"Aku bahkan tak pernah melihat dia makan di kantin sekolah atau di ruang makan asrama. Setauku dia selalu makan di dapur bersama bibi Kim." Ucap Seolhyun.
"Ku kira dia tak pernah makan!" Balas Doyeon yang masih heboh.
"Mina, asal kau tau Jeongyeon adalah orang yang paling banyak disukai disini dan paling misterius. Dia hanya terlihat berbicara dengan teman temannya saja, dan teman nya tidak banyak. Sedangkan kau, bisa tiba tiba makan bersama dengan Jeongyeon dan berbicara dengannya itu sangat tidak biasaaaa!" Heboh Doyeon.
"Sesi scan wajah sudah selesai, sekarang silakan pilih 3 orang siswi yang menurut kalian paling cantik." Suara dari speaker tiba tiba mengiterupsi percakapan 3 orang tersebut.
Voment!
KAMU SEDANG MEMBACA
Beauty Thought
FanficAn ordinary high school love story. Update setiap minggu DISCLAIMER! Bila ada kesamaan cerita, alur, watak, dan tokoh ada cerita ini, murni kebetulan. Cerita ini murni dari ide, hayalan, pemikiran dan imajinasi penulis belaka. A Story By: TYZYX ©03...
