"Apa kau yakin?" Younghoon melirik ke sampingnya. Taehyung pun menutup bukunya, " Apa kau meragukan penglihatanku?"
"Apa sehun tahu?" Younghoon kembali bertanya, tapi taehyung malah mengangkat bahunya.
Tak lama, minhyuk datang dan langsung meminum minumannya younghoon, younghoon langsung melotot tak suka dan merampas minumannya dari tangan minhyuk.
"Kris juga ada di sini, aku baru tahu kemarin." Minhyuk langsung berbicara, taehyung terlihat penasaran.
"Kau tahu dari mana?" tanya Taehyung.
"Dia menyapaku kemarin, saat aku berada di starnight, aku yakin keberadaannya di Korea berhubungan dengan kedatangan yi bo," lanjut minhyuk.
"Kalau begini, tidak menutup kemungkinan jika luhan dan yixing juga berada di sini," Jawab younghoon tangannya membentuk sebuah kepalan.
Taehyung melihat sehun yang berjalan terburu-buru ketempat mereka, begitu pun dengan younghoon.
Setelah sampai di tempat mereka, sehun langsung mengambil kunci mobil minhyuk yang terletak di atas meja dan berbalik begitu saja tanpa mengucapkan sepatah kata.
"Oh sehun! Kunci mobilku akan kau bawa ke mana?" teriak minhyuk.
"Aku akan ke bukhansan menyusul Nayeon. Yi bo ada di sana," Kata sehun melanjutkan langkahnya yang tergesa-gesa meninggalkan taehyung, younghoon dan minhyuk yang terdiam di tempat duduk mereka.
"Kita juga harus pergi," Taehyung angkat bicara.
"Ke bukhansan?" tanya younghoon tak percaya.
"Kalau kau tak ikut, biar aku dan taehyung yang menyusul sehun," lanjut minhyuk memberi kode taehyung untuk pergi menyusul sehun yang mungkin sudah meninggalkan kampus mereka.
"Baiklah-baiklah, ayo kita pergi. Lagian aku juga perlu penyegaran buat otak dan hatiku," Kata younghoon yang tak dihiraukan oleh minhyuk dan taehyung.
Akhirnya, younghoon, taehyung dan minhyuk pun menyusul sehun ke bukhansan menggunakan mobil taehyung, dan minhyuk yang menyetir mobil.
Sehun yang masih menyetir, terus mencoba menghubungi Nayeon berulang-ulang kali, sejak semalam Nayeon terus mengabaikan panggilannya sehun, semenjak pertengkaran mereka dan sekarang ponsel Nayeon tak bisa dihubungi.
Sehun semakin menambah kecepatan mobilnya ketika ia melintasi jalan di sungai Han, sesekali ia juga terus memukul stir mobilnya, dan tangannya yang semalam di perban Nayeon kembali mengeluarkan darah.
Sedangkan di rute pendakian gunung bukhan alias bukhansan atau yang di kenal dengan gunung Han utara, Nayeon Sana dan Mina terlihat serius melewati setiap jalur yang sudah ada. Barisan pendaki yang ikut serta mengabadikan perjalanan mereka yang mungkin untuk pertama kalinya.
"Ini masih belum setengah perjalanan, tapi rasanya nyawaku ingin melayang," Keluh Sana mencoba berhenti sejenak.
Nayeon mengelap keringatnya, walaupun sekarang musim dingin, tetap saja ia mengeluarkan keringat. Mina mengeluarkan botol minumannya dan ternyata sisa airnya juga sudah habis.
"Ini," Nayeon menyerah botol minumannya pada sana yang masih tinggal setengah, dengan senang hati Sana mengambilnya dan setelah minum, sana juga membaginya dengan Mina, sisanya dihabiskan oleh Nayeon.
"Ayo kita masih jauh ketinggalan," ajak Nayeon membantu Sana dan Mina berdiri.
"Lalu bagaimana dengan kebutuhan minum kita?" kata Mina.
"Tenang saja, di perhentian selanjutnya ada pemasokan air minum, jadi kita harus cepat menyusul yang lain," Kata Nayeon dan setelahnya mereka melanjutkan perjalanan.
KAMU SEDANG MEMBACA
HELLO MONSTER (End)
FanficSudah lama tidak bertemu denganmu," ujar pria beriris mata tajam terseyum hangat pada wanita yang berdiri dua langkah di depannya. "Apa kau merindukanku seperti aku merindukanmu?" lagi-lagi pria itu bersuara dengan penuh pengharapan di sana. Namun...
