Extra Chapter

99 6 4
                                        

10 Years Ago..

"Maafkan kami, Lord Immanuelle. Kami tak bisa melindungimu !!!".

   Suasana pemakaman terasa begitu berat untuk kami. Lord Immanuelle sudah seperti pembimbing untuk kami. Thomas menundukkan kepalanya. Sementara Venus masih berusaha menahan isak tangisnya.

"Kami berjanji akan menjaga dunia ini agar tak ada Peter atau David kedua. Kami berjanji..".

   Kami meninggalkan pemakaman dengan wajah sendu. Dengan iringan air hujan sebagai pengiringnya.

  #=====#

"Yeeeee, akhirnya kita lulus !!!!!".

    Aku tersenyum simpul melihat tawa bahagia kedua manusia di depanku. Sejak peperangan itu entah kenapa perlahan perasaan cintaku mulai hilang padanya. Apa mungkin karena memorry & perasaanku telah terhisap oleh gream reapper milik Peter waktu itu ?!. Entahlah.

"Alexa, kita lulus !!".
"Selamat, kalian hebat bisa melewati ujian ini !!!".

   Tak terasa 1 tahun berlalu sejak kejadian itu. Dan beginilah sekarang. Semuanya mulai terasa normal. Tak ada lagi mata mata. Tak ada lagi ketakutan. Yang ada hanya keceriaan di wajah mereka.

"Alexa !!".

   Aku menoleh ke belakang, itu Jessica.

"Kau satu poin di atasku, kenapa kau begitu menyebalkan ?!".

   Aku tertawa keras.

"Anggap saja itu salah satu keahlianku. Selalu 1 langkah di depan dalam hal akademi !!!".

  Wajahnya merengut sebal.

"Cihh, menyebalkan !!!".
"Ahh, gimana kalo kita rayakan ini di kantin ?!. Gue yang traktir !!!!".

  #======#

"Hai !!".

   Aku menoleh ke belakang, Nathan.

"Hai..".

   Dia duduk di sebelahku.

"Akhir akhir ini gue lihat lo sering jalan sama Jasmine. Jadi ceritanya lo mau move on dari gue ?!".

  Dia menatapku gelagapan.

"A-aahh, b-bukan gituu !!".
"Santai saja, lagipula memang seharusnya manusia bersama dengan manusia lagi bukan ??".

  Nathan terdiam.

"Apa gue sama sekali tidak diizinkan buat jadi pacar lo ??".
"Buat apa ??. Pacaran sama gue hanya akan menimbulkan banyak masalah. Dan lo gak akan tahu seberapa besar masalah yang akan lo hadapi nanti !!".

   Dia menunduk.

"Gue denger, lo mau pergi dari negara ini setelah kita lulus. Apa gue bener ???".

    Aku tersenyum samar. Lalu menerawang.

"Kenapa, dunia sudah terkendali sekarang. Dan Thomas selaku putra mahkota bersumpah untuk menjaga kedamaian dunia ini dengan segenap jiwanya. Begitupun Levine, dia juga akan berusaha membentengi dunia immortal & dunia manusia dengan seluruh kekuatannya. Dan untuk apa lagi gue disini ?!".

   Nathan terdiam.

"Begitu yaa..".

  Aku bangkit. Lalu melangkah menjauhinya.

"Pergilah ke kamar, udara mulai dingin. Dan itu tak baik untuk kesehatanmu. Karena walau bagaimanapun, kau tetap dalam pemantauan seluruh kaum karena green bloodmu !!".

Dracula GirlTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang