chapter 27 : see you

6.2K 815 22
                                        

Happy reading

Rose sekarang sedang berada di kamar Winwin, ia sedari tadi memilih pakaian Winwin yang akan dikenakannya untuk ke bandara nanti

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Rose sekarang sedang berada di kamar Winwin, ia sedari tadi memilih pakaian Winwin yang akan dikenakannya untuk ke bandara nanti. "Aku udah pilihin ya, aku mau beresin tasmu didepan dulu" kata Rose setelah melihat Winwin yang mau keluar kamar mandi.

Setelah beres, Winwin menghampiri Rose yang mengecek kopernya, laki-laki itu tiba-tiba memeluk Rose dari belakang erat. "Winwin..." panggil Rose dengan nada lembutnya.

"Hm?"

"Lepas?"

Bukannya lepas, Winwin malah menenggelamkan wajahnya di leher Rose serta ia memberikan kecupan kecil disana. Rose menghela nafasnya dan memutar badannya menghadap Winwin, "bentar lagi kamu berangkat, ayo siap-siap." Rose melepas paksa pelukannya cowok yang dicintainya itu.

"Kangen nanti."

Rose yang mendengar hal itu cemberut mengejek, "oohhh kangen?" Ejek Rose.

"Tuh udah jam segini" tunjuk Rose ke jam dinding di apartemen mereka. Winwin menghembuskan nafasnya kasar, sedangkan Rose memberikan masker kepadanya.

"Ingat ya yang kita bicarakan tadi malam," kata Winwin tajam.

"Iya sayang." jawab Rose.

Oh ya, mengingat yang dimaksud Winwin. Pembicaraan semalam yang dimaksud adalah night talknya Winwin dan Rose mengenai pertemuan rahasia mereka di London.

Karena hanya tempat itu yang dapat mempertemukan mereka.

Terdengar suara pintu kamar terbuka dan Rose langsung menaruh ponselnya di meja kerjanya Winwin. Pria itu mendekati Rose dan memeluk pinggang kecilnya.

"Apa Win?" Tanya Rose sambil menepuk kepala belakang Winwin.

Winwin menggeleng dan menyamankan posisinya bersandar di bahu atau bisa dibilang leher sih.

"Kita jadwalnya sama ya yang di London?" Tanya Winwin.

Rose mengangguk. "Tapi kan kamu selesai, aku baru mulai"

"Iya aku tau, mau ketemuan? Di London Eye?" Tanya Winwin lagi.

"Malam? Sekitar jam 7an aku bisa"jawab Rose tersenyum.

"Okay, kita langsung ketemuan di london eye aja?"

"Iya"

Iya jadi mereka merencanakan pertemuan di London Eye, mereka juga harus menunggu waktu sekitar 2 minggu lamanya karena perbedaan jadwal.

"Bye Rosie, take care" ucap Winwin.

Rose mengangguk lucu dan dia teringat ada sesuatu yang tertinggal. "Tunggu!" Rose berlari menuju Winwin yang baru mau membuka pintu apartemennya.

Fake Dating✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang