Cheat

392 33 5
                                        

"YOU KILLED MY BEST FRIEND!"

Tubuh Luhan kembali memberontak.

Mengamuk, menunjuk wajah Chanyeol yang menunduk.

Wajah kecilnya penuh air mata, kepalanya berputar.

Hatinya ngilu sekali.

Tubuh lemahnya kembali ditarik dari belakang oleh Sehun.

Sehun menangis, lirih sekali.

"I TOLD YOU CHANYEOL! Hiks..Hiks.."

Tubuh munyilnya bergetar, jatuh bersimpuh.

Dibelakangnya Sehun ikut meluruh ke lantai.

Gemetaran.

"He's gone, hiks.. hiks.. he's never get something that he can happy for...you killed him..hiks..chan"

Meraung lagi.

Mata Luhan perih sekali.

Tapi mulutnya tidak lelah mengumpat.

Dia tidak punya banyak tenaga lagi.

Otaknya berkerja lebih keras, menampik segala kenyataan yang menyergapnya sekaligus.

"Jangan pacarin dia, Chan hiks... jangan sakitin dia hiks.. hiks.."

Sehun menepuk dadanya, perih.

Adiknya...

Lalu tubuh tegap Sehun seperti memiliki kekuatan lagi.

Berdiri, memukul rahang Chanyeol yang sedang terisak di kursi.

"LO APAIN ADEK GUA ANJING!"

Dadanya naik turun, dunianya serasa hancur.

Kepalanya mau pecah.

Hatinya retak berkeping-keping.

Telinga Chanyeol berdengung.

Kepalanya berkunang-kunang.

Bayangan tubuh Baekhyun yang tergantung di kamarnya membuatnya tidak merasa baik-baik saja.

"Chan, gue pernah bilang..."

Chanyeol, tidak berani menatap Sehun.

Mata kelam kakak Baekhyun itu seperti membuatnya semakin merasa bersalah.

Untuk segalanya.

Dada Sehun naik turun.

Luhan masih di lantai, menutup wajahnya dengan telapak tangan dan menangis.

"Chan, kalau lo ga cinta sama dia lagi..."

"Jangan, jangan pernah sekalipun bilang ke dia."

"Ada gue kakaknya yang bakal siap bawa dia pulang ke rumah. Gue yang bakal jelasin kenapa kalian ga bisa sama-sama lagi."

"Jangan sekalipun lo bilang sesuatu yang bikin Baekhyun ngerasa kotor, ngerasa ga berguna."

"Chan, adik gue mati Chan. Apa yang harus gue lakuin?"

Pertanyaan tanpa jawaban.

Chanyeol sendiri ga tau harus ngerespon apa selain nangis juga.

"Gue bakal..hiks..gue bakal bunuh Nayeon! awas lo anjing! hiks.."

Luhan berdiri, badannya segera melangkah dengan segera ke arah pintu.

Sehun dengan sigap menariknya.

"LEPAS BAJINGAN! LEPAS ANJING!"

Luhan mengamuk.

Sehun tetap memeluk Luhan dari belakang, erat sekali menyalurkan luka keduanya.

Merasakan bagaimana hancurnya Luhan.

Mata Sehun terpejam, ga peduli gimana Luhan yang udah mukulin dia.

Baekhyun...

"LEPAS ANJING LO SIALAN SEHUN!"

Banyak umpatan keluar.

Badan keduanya meluruh kelantai.

"Hun..hiks..hun"

Tubuh bergetar Luhan Sehun bawa kepelukannya.

Sedangkan Chanyeol memilih memeluk tubuhnya sendiri.

MAMATempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang