Happy reading
Langsung aja lah ya..
*******
Jimin menatap horor seorang namja yang ada dibelakang nya. Pelaku yang membuat dirinya terkejut
"Tae...ka-kapan pulang??" Jimin
"Emm...sejak Noona menggerutu gak jelas, sampai menyebut kata tapi entah berapa kali, Noona kenapa???" Taehyung menatap Jimin lekat
"Gak ada...gak ada apa-apa kok, hanya saja aku tadi menonton drama, dan aku menebak kelanjutan nya..iya menebak kelanjutan nya.." Jimin terlihat salah tingkah. Apalagi saat ini Taehyung tak lagi berpakaian rapi seperti pagi tadi. Dasi sudah dilonggarkan dengan dua kancing kemeja yang tak lagi terpasang, rambut Taehyung sedikit acak-acakan namun tak menghilangkan ketampanan nya malah semakin menambah kadar ketampanan.
"Oohh..ya sudah, Noona. Aku mau mandi dulu nde" Jimin hanya mengangguk saja.
Selama makan malam, Taehyung melihat kalau Jimin sangat terlihat jelas sedang berpikir. Bahkan yeoja itu hanya makan nasi putih tanpa lauk, manik bulan sabit nya tak fokus. Tapi Taehyung sengaja diam. Dia memberikan Jimin waktu.
Grep...
Saat Jimin ingin masuk kedalam kamar, Taehyung memutuskan untuk menahan pergerakan nya.
"Katakan noon..."
"Emm..apa???" Jimin bingung dong
"Aku tau Noona sedang memikirkan satu hal. Katakan padaku, ada apa??? Noona terlihat tak fokus, dan aku yakin Noona pasti tak sadar kalau tadi hanya makan nasi tanpa lauk, kan..." Jimin terlihat tersentak, juga merutuk diri sendiri. Taehyung menunggu Jimin yang seperti nya sedang berpikir untuk mengatakan atau menyembunyikan
Sret...
"Ini...." Jimin memutuskan untuk memberikan ponselnya pada Taehyung, awalnya Taehyung bingung. Namun saat melihat photo, barulah Taehyung mengerti
"Aku dan Irene harus keluar tadi untuk mengecek lokasi family gathering yang akan diadakan Minggu depan. Dan tadi itu ada mobil namun Irene tak melihat, makanya aku menarik tangannya. Tapi aku tak sadar kalau dia merangkul tanganku, wae noon???" Taehyung menatap Jimin lekat
"Ahh..pasti karena Lisa mengatakan kalau Irene mengincarku, keutji???" Jimin mengangguk dengan wajah sendu.
"Noona..aku ini sudah menikah, sudah memiliki anak pula. Aku tak tertarik dengan yang diluar sana..kalau Noona khawatir, aku akan katakan. Tak ada yang perlu di khawatir kan..aku bersumpah dengan nyawaku.." ujar Taehyung sambil menatap Jimin lembut. Tatapan yang selalu membuat Jimin merasakan hangat dan nyaman.
"Noon....??"
"Emm????"
"Apa..kau....cemburu????" Tanya Taehyung penuh harap.
Blushhh..
Wajah Jimin terlihat memerah dan itu tak luput dari tatapan onix Taehyung.
"Ma-mana ada, untuk apa aku ce-cemburu..ak-aku hanya bertanya saja... sudahlah, aku mau tidur...mengantuk" Jimin dengan cepat berlalu dari hadapan Taehyung.
KAMU SEDANG MEMBACA
Noona
FanfictionTaehyung yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Dengan sangat percaya diri. Namja Kim itu menyatakan perasaannya dan berakhir dengan penolakan juga tatapan penuh kebencian, membuat dirinya menyesal akan perkataan nya sendiri Dihindari oleh 'dirin...
