Yosh....
Langsung saja nde....
Mimi ingatan kan sekali lagi, ceritanya akan berbeda dengan cerita Mimi yang..ehem..itu😂😂
******
Ting...tong...Ting..tong..
Cklek...
"Tae??? Gwenchana???? Waegeure???" Jimin terkejut bukan main saat melihat Taehyung yang seperti orang linglung. Untuk jam kerja, seharusnya Taehyung belum pulang karena jam masih menunjukkan pukul satu itupun masih kurang.
Padahal Jimin baru saja menghubungi Yeonjun untuk mengantarkan bekal, tapi sepertinya harus di batalkan.
"Noon...ssshhh..kepala aku sakit, aku diberi kan ijin pulang oleh appa.."
"Sakit??? Padahal tadi pagi masih sehat??? Apa demam???" Jimin mengecek suhu tubuh Taehyung, namun suhunya masih terbilang normal.
"Oh..kajja, istirahat dikamar saja nde..paman, terimakasih.." ujar Jimin pada namja paruh baya yang memapah Taehyung sampai di pintu apartemen mereka.
"Tidak masalah Nyonya muda, saya bantu sampai ke kamar tuan muda..." Jimin merasa terbantu, karena dirinya saat ini sedang menggendong Taemin.
Jimin menyelimuti Taehyung, setelah sebelumnya taemin.ia pindah ke box bayi.
"Mari paman, sekedar minum.." ujar Jimin dengan sopan.
"Terimakasih Nyonya muda.. bukan saya bermaksud menolak. Tapi saya harus segera kembali, karena Seperti nya ada yang kurang beres di hotel dimana akan diadakannya family gathering.." ujar pria itu
"Kalau aku boleh tau, apa yang terjadi dengan Taetae??"
"Emm..itu Nyonya muda, saya juga tidak terlalu paham. Hanya saja saya dihubungi tuan besar untuk membantu tuan muda pulang. Saat saya memasuki ke salah satu kamar, saya lihat tuan muda tampak kebingungan dan pakaian yang ia kenakan malah berserakan di lantai..saat tuan besar bertanya, tuan muda hanya bisa diam dan terlihat berpikir apa yang baru saja terjadi.."
"Taetae...apa yang terjadi???" Ujar hati Jimin
"Emm..maaf paman, selain Kim appa.. ada siapa disana???"
"Emm.. jongin-ssi, Lisa-ssi juga ada dua yeoja yang saya tak terlalu kenal. Dan kalau saya lihat, Lisa-ssi Seperti menahan amarah.."
"Lisa ya???? Baiklah, makasih paman sudah membawa Taetae pulang, paman beneran tak ingin minum dulu.."
"Terimakasih, nyonya muda..saya harus segera kembali.."
"Baiklah, paman hati-hati dijalan.."
"Ye..nyonya muda..saya permisi, selamat siang.."
"Selamat siang paman..." Jimin mengantarkan supir keluarga kim sampai di pintu dan menutup pintu itu setelah pria paruh baya itu hilang di balik kotak besi aka lift.
Jimin langsung mencari ponsel dan mendial satu nomor yang dia yakin bisa mendapatkan informasi..
"Yeoboseyo... sweetie...apa Taehyung sudah sampai di apartemen kalian???"
"Sudah Lis, tapi apa yang terjadi?? Taetae terlihat linglung, dan kata paman yang mengantar nya saat paman itu di hubungi untuk mengantarkan Taetae... Taetae..."
"Emm..pakaian Taehyung ada di lantai, tapi kau tenang saja, belum terjadi apapun. Taehyung hanya mengalami efek dari obat tidur yang diberikan padanya........"
"........"
"......." Jimin mendengar kan semua yang dikatakan yeoja itu.
"Kau mengerti, sweetie???"
KAMU SEDANG MEMBACA
Noona
FanfictionTaehyung yang jatuh cinta pada sahabatnya sendiri. Dengan sangat percaya diri. Namja Kim itu menyatakan perasaannya dan berakhir dengan penolakan juga tatapan penuh kebencian, membuat dirinya menyesal akan perkataan nya sendiri Dihindari oleh 'dirin...
