Bagian tiga puluh enam

1.7K 119 24
                                        

yooooo...Mimi datang nih, yang Chap lalu ngarep skidipapap...mari merapat....eheheheheheh

jangan lupa voment nde, juga maafkan Mimi kalo gak Hotte

Langsung aja lah ya....hemmmhem...

********

"Eheheheheheheh.....Lisaaaaaaaaa~~~~~~~~" yeoja asal Thailand yang disebut namanya menatap heran dan bingung pada yeoja yang menjadi teman sekamarnya.

"Kau kumat Yuqi???? perlu aku belikan racun???? atau Pembasmi nyamuk, mungkin???? Masuk kamar bukannya ucap salam malah terkekeh kaya orang gila..." ujar Lisa dengan tatapan kesal

"Eheheheheh...kau tau Lis, ak-"

"aku gak tau, kau aja belum cerita.." ujar Lisa memotong perkataan Yuqi, membuat yeoja asal China itu merengut kearah Lisa.

"aku yakin, mereka akan ehem..ehem, wikwik ah, skidipapap dikamar mereka.... ohohohohoho" ucapan Yuqi sukses bikin Lisa bingung.

"Mereka??? mereka siapa???" Lisa mulai kepo.

"Taehyung dan Jimin dong...eheheheheh" Akhirnya Yuqi menceritakan apa yang terjadi dan Lisa mendengarkan dengan amat sangat teliti dan menghayati sekali...

"Woaaaaahhhh....Yuqi, kau hebat....ehehhehe aku harap mereka melakukannya sampai lupa waktu. Kalau perlu sampai kita kembali kerumah masing-masing, biar Taehyung mengeksplor segala gaya yang ia tau...mueheheheheheh" wajah Lisa sangat aneh, maksudnya ekspresi yeoja import itu aneh dan itu membuat Yuqi merinding.

"Gila aja. Yang ada malah masuk berita kali Lis, pasangan tewas karena kelelahan saat naena dikamar hotel, saking semangatnya melakukan adventure...ehem..ehem..." kata Yuqi sarkas dan Lisa hanya terkekeh mendengar perkataan temannya itu.

VMin side.

nyehehehhehehehehhe......

Taehyung masih mencerna perkataan dari sang istri. 

"Ma-maksud noona????" tanya Taehyung dengan muka polos.

"Sentuh aku Tae, miliki aku seutuhnya. hilangkan keraguan pada diriku..ku mohon tae..aku mohon.." ujar Jimin dengan wajah terlihat memohon.

Sreeett...

"Noona, dengarkan aku. Tanpa aku menyentuhmu pun, aku sudah lah menjadi milikmu, begitupun sebaliknya...Noona tak perlu memaksaakan diri hanya karena perasaan yang mungkin Noona salah artikan..juga tak usah terlalu ambil hati apa yang Yuqi katakan, dia jail noon" ujar Taehyung sambil menangkup pipi Jimin dengan lembut.

splassshhh....

"Kau hanya pintar berbicara Tn. Kim, kau mengatakan akan memenuhi semua keinginanku. Tapi apa???? kau hanya bermodalkan kata-kata sampah saja...juga aku tak metasa kalau Yuqi hanya menjailiku.." Jimin kesal pastinya, dirinya sudah memberanikan diri tapi tanggapan Taehyung sangat jauh dari yang dia harapkan.

"Noona, aku tak pintar dalam berbicara, aku hanya mengatakan apa yang ada dalam pikiranku. Aku tak hanya bermodal cakap, aku berusaha memenuhi semua keinginanamu, noona" ujar Taehyung merasa sedikit sakit hatinya kare tuduhan jimin.

"Kalau begitu...lakukan. Keinginanku saat ini itu hanya sentuhanmu, sentuh aku Tae..sentuh aku dengan dirimu yang sadar sepenuhnya..." Jimin menatap Taehyung lekat.

"Noona...akkkmmmmppphhhh...." belum sempat Taehyung berujar, bibirnya sudah dibungkam oleh Jimin dengan menarik leher baju dan langsung mendaratkan bibir plumpy nya pada bibir milik taehyung.

Ciuman yang dilakukan Jimin berantakan, namun dirinya tak mau melepaskan pagutan sepihak itu, karena Taehyung masih memproses semua yang terjadi..

Tangan Taehyung merambat naik ke pinggang sempit dan tengkuk Jimin, tampaknya Taehyung sudah memasrahkan semua dan membiarkan birahinya yang memimpin.

NoonaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang