Bagin tiga puluh sembilan.

1.1K 119 7
                                        

Yosh...

Langsunj saja oke...

******

Keadaan terlihat hening, hanya isakan Jimin yang terdengar di rumah keluarga Kim. Taehyung ingin memberikan ketenangan pada sang istri namun tak kuasa karena dirinya dipojokkan oleh semua orang di ruangan tersebut.

Flashback.

"Yeoboseyo, hyung. Aku dan istriku akan kerumahmu sekarang, hubungi putra sialanmu itu segera.."

"Yeol..ada apa??? Putra sialan ku??? Apa maksud perkataanmu??"

"Hubungi saja dia, kita perlu bicara..

Tuuuut....

"Kajja Baek..kita berangkat, Jiminie..uljima" pasangan Park itu menatap sedih kearah putri sulungnya yang menangis sejadi-jadinya begitu ia memasuki mansion Park. Membuat Yeonjun yang saat itu sedang bercanda dengan sang ibu terkejut bukan main.

"Eonni...uljima, kita belum tau pasti. Bisa saja ini jebakan..kita akan tanya langsung pada Taehyung oppa..oke.." Yeonjun menenangkan sang kakak.

"Kajja..kita berangkat.." keluarga Park plus Jimin dan baby Taemin berangkat menuju mansion Kim.

Dan ternyata begitu mereka tiba disana, tak hanya Taehyung yang sudah tiba. Bahkan para sahabat juga Lisa dan Jongin pun ada disana.

"Noona...." Jimin tak menggubris Taehyung, malah yeoja mungil itu memeluk Taemin dengan erat.

"Jangan kau sentuh, Jimin..keparat!!!" Suara berat Jungkook membuat semua yang di ruangan menatap dirinya lekat.

"Hyung, Jimin noona adalah istriku. Aku berhak menyentuhnya..."

"Sebelum kau menyentuh jalang sialan itu, Jimin memang hak mu...tapi tidak setelah semua kebenaran terungkap...kau membuat aku kecewa.." kali ini Lisa yang berujar dan membuat Taehyung semakin bingung

"Apa maksudmu, Lis...jalang??? Aku tak paham.." ujar Taehyung

Sreekk...

Beberapa lembar photo dilempar oleh Rose ke arah Taehyung dan manik Taehyung terbelalak lebar saat ia melihat photo tak senonoh dirinya dengan seorang yeoja terpampang jelas. Taehyung bahkan mengambil selembar photo dan kepalanya langsung menggeleng..

"Noona..aku tak-

Bugh...

"Sialan kau Tae!!! Kau menduakan Jimin!!!! " Mingyu memberikan tonjokan di wajah Taehyung, sampai Jongin harus menahan pergerakan Mingyu.

"Sebentar...sebentar...ini..ini tak mungkin, Taehyung sangat mencintai Jimin. Tak mungkin dia main belakang. Ini palsu..aku yakin..aku kenal dengan putra ku..." Ny. Kim

"Ini sudah jadi bukti, eomma...Taehyung berbuat curang disaat Jimin menyerahkan semua padanya, tapi apa yang dilakukan Taehyung..." Rose

"Noona...percaya padaku, aku tak melakukan apapun dibelakang Jimin noona..ini semua tak benar.." Taehyung hanya bisa memohon dengan air mata yang mengalir.

"Aku kecewa pada keluarga kalian Hyung. Apa kalian dendam karena perbuatan putriku dulu...!!!" Tn. Park terlihat sangat murka

"Yeol..kami tak pernah merasakan dendam apapun..kita bicarakan ini baik-baik..oke" Tn. Kim berusaha tenang

"Aku...aku akan pulang kerumah keluarga ku. Aku rasa kami tak bisa bersama lagi...hiks..hiks.. kau mempermainkan ku, Tae..." ujar Jimin

"Andwe...jebal noon, aku mohon..aku tak melakukan apapun.." Taehyung berusaha mendekati Jimin sang istri

NoonaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang