"Aldiiiiii banguuuuuuuun "
"Aldiiiiiii nanti kita telaaaaaat !!!"
"Aldiiiii buruaaaaan "Suara melengking milik salsha menyeruak keseluruh ruangan membuat geram Aldi tentunya.
"Emang gue salah stel jam ya? Perasaan masih pagi ko tu anak udah konser aja sih " gerutu Aldi sembari berlari menuju sumber suara .
"Brisik elah sal .. " protes Aldi sambil menempatkan dirinya di meja makan
"Abis lu lelet, kaya cewe aja lu " sahut Salsha.
"Emang mau ngapain sepagi ini ?"
"Yaaa mau jalan-jalan aja sebelum masuk sekolah "
"Ya kan bisa pulang sekolah sal "
"Iih bawel ya , udah sih turutin gue aja! "
"Enak aja , turutin lu ? Ada juga elu yg harus turutin gue , inget ya 14 hari "
"Iiih pliss di , gue mau jalan-jalan "
"Yg mau jalan-jalan kan elu , ngapain gue yg repot "
"Tuuh kan nyebelin banget, ya udah deh anterin gue pulang " seketika Salsha menghentikan kegiatan melahap potongan rotinya .
" Baper amat " jawab Aldi santai, ia masih memokuskan dirinya pada selembar roti berlapis coklat kesukaannya , namun tak lama ia arahkan matanya menuju gadis yg ada di depannya , terlihat jelas raut wajah kesal sang gadis membuat Aldi tak tega melihatnya , ya ya ya baiklah sekarang Salsha sudah menjadi bagian dari manusia yg harus ia prioritaskan .
" Ya udah ayo cepetan , nanti telat beneran "
"Serius ??" Tanya Salsha antusias
" Sebelum gue berubah Fikiran ya "
"Eeh iya .. gue ambil tas bentar "
"Rotinya abisin .." teriak Aldi , yg hanya diacungi jempol oleh Salsha .
°
°
°
°Seperti biasa Aldi melajukan motornya ditengah jalanan ibu kota yg masih sepi, bagaimana tidak sekarang pukul 5.40 wib dimana orang-orang mungkin masih bergelut dg selimut mereka.
"Kemana ?" Tanya Aldi dg nada dingin andalannya
" Lurus aja terus "
Aldi tak menyahut , ia tetap fokus pada jalan raya yg masih sunyi itu hanya sesekali ia dengar kelakson dari truk dibelakangnya .
Sesuai arahan dari Salsha kini motor Aldi telah melaju menuju sebuah rumah sakit .
"Lu sakit Cha ?" Tanya Aldi cemas
"Kaga " jawab Salsha sembari melepaskan helm yg terkait dikepalanya.
"Masa ?" Aldi menjulurkan punggung tangan nya ke kening Salsha , namun kemudian di tepis oleh Salsha .
"Ish , modus lu ya?"
" Ngapain ke sini ? "
"Lu kan bilang kalo kita mau sahabatan berarti kita harus mengenal satu sama lain , right ??"
"Iya "
" Now you mush know who is Salsha"
" Oke .. we will see, who is Salsha "
Salsha melajukan langkahnya melewati koridor rumah sakit yg ramai , senyumnya selalu ia tebarkan , hal yg sangat Aldi sukai akhir" ini , melihat wajah cantik Salsha yg dihiasi oleh senyum manisnya, entahlah senyum Salsha rasanya memberi efek candu bagi Aldi .
Langkah nya menuju ke ruangan khusus anak , ya ruang rawat khusus anak-anak.
Salsha mengetuk pintu kamar dan langsung memasukinya diikuti aldi tentunya , masih dg senyum yg sama senyum manis Salsha yg mengandung bahan" yg membuat Aldi kecanduan senyuman manis itu .
