hari ke 6 ^ who is salsha

129 21 6
                                    

"Aldiiiiii banguuuuuuuun "
"Aldiiiiiii nanti kita telaaaaaat !!!"
"Aldiiiii buruaaaaan "

Suara melengking milik salsha menyeruak keseluruh ruangan membuat geram Aldi tentunya.

"Emang gue salah stel jam ya? Perasaan masih pagi ko tu anak udah konser aja sih " gerutu Aldi sembari berlari menuju sumber suara .

"Brisik elah sal .. " protes Aldi sambil menempatkan dirinya di meja makan

"Abis lu lelet, kaya cewe aja lu " sahut Salsha.

"Emang mau ngapain sepagi ini ?"

"Yaaa mau jalan-jalan aja sebelum masuk sekolah "

"Ya kan bisa pulang sekolah sal "

"Iih bawel ya , udah sih turutin gue aja! "

"Enak aja , turutin lu ? Ada juga elu yg harus turutin gue , inget ya 14 hari "

"Iiih pliss di , gue mau jalan-jalan "

"Yg mau jalan-jalan kan elu , ngapain gue yg repot "

"Tuuh kan nyebelin banget, ya udah deh anterin gue pulang " seketika Salsha menghentikan kegiatan melahap potongan rotinya .

" Baper amat " jawab Aldi santai, ia masih memokuskan dirinya pada selembar roti berlapis coklat kesukaannya , namun tak lama ia arahkan matanya menuju gadis yg ada di depannya , terlihat jelas raut wajah kesal sang gadis membuat Aldi tak tega melihatnya , ya ya ya baiklah sekarang Salsha sudah menjadi bagian dari manusia yg harus ia prioritaskan .

" Ya udah ayo cepetan , nanti telat beneran "

"Serius ??" Tanya Salsha antusias

" Sebelum gue berubah Fikiran ya "

"Eeh iya .. gue ambil tas bentar "

"Rotinya abisin .." teriak Aldi , yg hanya diacungi jempol oleh Salsha .

°
°
°
°

Seperti biasa Aldi melajukan motornya ditengah jalanan ibu kota yg masih sepi, bagaimana tidak sekarang pukul 5.40 wib dimana orang-orang mungkin masih bergelut dg selimut mereka.

"Kemana ?" Tanya Aldi dg nada dingin andalannya

" Lurus aja terus "

Aldi tak menyahut , ia tetap fokus pada jalan raya yg masih sunyi itu hanya sesekali ia dengar kelakson dari truk dibelakangnya .

Sesuai arahan dari Salsha kini motor Aldi telah melaju menuju sebuah rumah sakit .

"Lu sakit Cha ?" Tanya Aldi cemas

"Kaga " jawab Salsha sembari melepaskan helm yg terkait dikepalanya.

"Masa ?" Aldi menjulurkan punggung tangan nya ke kening Salsha , namun kemudian di tepis oleh Salsha .

"Ish , modus lu ya?"

" Ngapain ke sini ? "

"Lu kan bilang kalo kita mau sahabatan berarti kita harus mengenal satu sama lain , right ??"

"Iya "

" Now you mush know who is Salsha"

" Oke .. we will see, who is Salsha "

Salsha melajukan langkahnya melewati koridor rumah sakit yg ramai , senyumnya selalu ia tebarkan , hal yg sangat Aldi sukai akhir" ini , melihat wajah cantik Salsha yg dihiasi oleh senyum manisnya, entahlah senyum Salsha rasanya memberi efek candu bagi Aldi .

Langkah nya menuju ke ruangan khusus anak , ya ruang rawat khusus anak-anak.

Salsha mengetuk pintu kamar dan langsung memasukinya diikuti aldi tentunya , masih dg senyum yg sama senyum manis Salsha yg mengandung bahan" yg membuat Aldi kecanduan senyuman manis itu .

Just Love MeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang