28✅

5.1K 581 6
                                    

"GAWAT SUAMIMU!" Teriak wanita paruh baya itu kepada lu mei yang tengah mencari keberadaan kaisar tian yu, tentu saja lu mei langsung mengalihkan perhatiannya kepada wanita paruh baya itu setelah mendengar wanita itu meneriakkan tentang suaminya itu.

"ada apa? memangnya apa yang terjadi padanya?" wanita paruh baya itu mendekati lu mei lalu berbisik.

Tak berapa lama setelah mengetahui apa yang terjadi, lu mei langsung berlari kencang menuju kearah sungai dengan cepat bahkan meninggalkan wanita paruh baya itu yang masih mengatur napasnya karena berlari cukup jauh.

Dalam perjalannya tak henti-hentinya lu mei memaki kaisar tian yu yang berbuat masalah lagi?

Setibanya di sungai lu mei melihat 4 orang gadis muda tengah mengintip seorang pria tampan yang sedang mandi disungai.

Nampaknya ia sangat asyik mandi hingga tak menyadari kehadiran para pengintip itu di semak-belukar.

Dengan marah lu mei mendekati ke-4 gadis itu

"oh, jadi ini kerjaan gadis-gadis muda seperti kalian heh? Suka mengintip pria mandi?!" kaget? tentu saja para gadis itu kaget dan langsung berlarian ke sembarang arah karena ketahuan mengintip seorang pria mandi, apalagi pria itu sudah memiliki istri.

Para gadis itu berlarian tunggang-langgang karena takut akan di kejar oleh lu mei.

"anak-anak zaman ini benar-benar mengerikan!" ucap lu mei sambil mengelus lengan sendiri.

Tanpa di duga sepasang tangan kekar memeluk lu mei dari belakang bahkan pemilik tangan itu memeluk lu mei dari belakang bahkan pemilik tangan itu menempatkan wajahnya di ceruk leher lu mei yang membuat lu mei merinding karena hembusan napas hangatnya itu.

"lepaskan aku kaisar bodoh!" lu mei mulai memberontak dalam pelukan orang itu yang tak lain adalah kaisar tian yu.

"tidak akan!!" kaisar tian yu makin mengeratkan pelukannya tentu saja membuat lu mei risih plus kesal di buatnya.

Dengan tenaga penuh lu mei memberontak bahkan membanting kaisar tian yu ke depan sampai mencium tanah, dengan penuh kemenangan lu mei tertawa kencang melihat kaisar tian yu yang mengaduh kesakitan akibat bantingan supernya.

Tapi tak lama tawa lu mei langsung hilang bak ditelan bumi dan digantikan oleh wajah memerah karena malu dan marah.

Bagaimana tidak marah dan malu, lu mei baru menyadari kalau kaisar tian yu tidak memakai apapun bahkan sehelai benangpun tak ada.

Dengan cepat lu mei menutupi matanya dengan tangan lalu berbalik. "sialan!, kenapa kau tidak memakai baju kaisar bodoh!"

Kaisar tian yu yang tadinya mengaduh kesakitan langsung semangat karena melihat lu mei yang malu melihat tubuhnya.

Muncullah ide kotor kaisar tian yu yang langsung mendekati lu mei lalu mendekapnya dari belakang
"permaisuri mengapa menutup mata? Bukan kah permaisuri sudah melihat semuanya?" ucap polos kaisar tian yu.

"a-apa maksudmu aku tidak seperti yang kau katakan bodoh!" elak lu mei.

Tangan kaisar tian yu terulur membelai lembut pipi lu mei sensual membuat bulu kuduk lu mei berdiri dengan sendirinya bahkan tubuhnya kaku sekarang seperti patung.

"apakah permaisuri tidaklah ingat dengan malam itu?" bisik lembut kaisar tian yu ditelinga lu mei.

*****

"apakah permaisuri tidaklah ingat dengan malam itu?" tian yu berbisik lembut ditelingaku tapi aku merasa aneh dengan reaksi tubuhku yang panas dingin setelah mendengar suara tian yu yang agak.....sexy mungkin?

Ah ada apa denganku mengapa aku jadi terbawa nafsu begini sih?! Sadar lah vio kau ini ketua pasukan elit masa depan masa lemah karena pria playboy seperti kaisar bodoh ini!

Dan juga pria ini hanya mengatakan omong kosong jadi jangan terbawa rayuannya.

Dengan cepat aku tersadar posisi kami yang terlihat sangat intim ini dan segera mendorong tubuh kaisar tian yu kebelakang.

"cepat pakai bajumu bodoh! Apakah kau tidak malu dilihat orang banyak hah, oh apa ini kebiasaanmu di istana untuk merayu mantan selir laknatmu itu?" aku menunjuk-nunjuk wajahnya itu dengan ekspresi jijik yang ketara seolah melihat kotoran.

"mengapa permaisuri berpikir demikian zhen tak pernah melakukan itu dengan zhi fan karena zhen hanya mencintai permaisuri" penjelasannya hanya membuatku semakin jijik karena jelas-jelas dahulu dia menyiksa lu mei asli demi menyenangkan mantan selir laknat itu.

"sungguh perkataanmu itu bullshit kaisar!"

"bulsit? Itu apa permaisuri" tanyanya binggung.

Ah aku malas menjelaskannya.

Andai saja waktu bisa di ulang aku tak mau datang ketempat terkutuk ini.

Maafkan aku, lu mei bukannya tak mau membantumu tapi aku tak sanggup dihadapkan dengan situasi seperti ini.

Jujur saja aku tidak suka di hadapkan situasi seperti ini cukup sekali aku di kecewakan oleh pria yang aku cintai dan jangan lagi aku jatuh cinta pada kaisar bodoh itu sebelum aku merasakan lagi yang namanya penghianatan lagi.

Aku harus bisa membekukan hatiku kepada semua pria itu harus!

Dengan langkah gontai aku berhenti di depan sebuah pohon rimbun yang cukup besar lalu duduk di dekat pohon itu.

Semilir angin menerbangkan anak rambutku membuatku merasa nyaman.

"🎶Look at the wind ... Look at how free he was dancing to follow the melodious rhythm of the crashing foliage friction oohhhh.....🎶

🎶I want to dance with him.... feel absolute freedom that is not curse🎶

🎶This heart has long suffered let ... he felt freedom he had never felt before🎶

🎶Oh God let me be happy even for a moment to forget last memories....🎶

🎶see now he smiles to me and I feel happy unstoppable like a river flow...🎶

🎶Thank you for wanting to accompany me you know what I plead and you are my best friend🎶

🎶Oooo....

🎶Oooooooo..." tanpa sadar aku bernyanyi sambil menikmati keindahan alam yang berada disekitarku.

"tak zhen sangka suara permaisuri sangat indah dan merdu." ujar kaisar tian yu yang entah dari mana munculnya lalu duduk di sampingku.

Aku hanya diam tidak menanggapi perkataannya lagi malas berurusan sama itu orang.

"apa arti dari lagumu itu permaisuri?" nampaknya kaisar bodoh itu tidak tahan di diami hehehe.

"artinya tentang kebebasan" jawabku pelan.

"arti yang bagus zhen sangat ingin juga merasakan yang namanya kebebasan tanpa terkekang aturan istana dan hidup bahagia bersama permaisuri ditempat yang sangat jauh." kaisar tian yu mendekatiku dengan memajukan wajahnya ke depan wajahku.

"apa permaisuri tahu bahwa zhen sangat mencintai permaisuri lebih dari apapun dan zhen ingin hidup hingga ajal menjemput bersama permaisuri selamanya."

'cup'

Bibir lembutnya menempel sempurna di bibirku tanpa melumatnya membuatku terkejut tapi juga sangat senang.

Sepertinya aku sudah terlena dengannya dan telah terjatuh dalam cintanya.

Aku hanya ingin bahagia aku mohon tuhan kabulkan lah doaku tuhan.

'jleeep' aku merasakan rasa sakit menusuk punggungku hingga menembus jantungku.

"permaisuri? Permaisuri?! Apa yang terjadi padamu!" maaf tian yu sepertinya kita tidak dapat bersatu.

Sebuah anak panah melesat menembus punggung lu mei yang membelakangi si penembak panah itu.

Darah mengalir deras membuat lu mei lemas karena kekurangan darah.

"ti..an yu a..ku me..ncintai...mu hah hah..." bisik lu mei terbata-bata dan mulai tak sadar.

"tidak!? TIDAK?! JANGAN TINGGALKAN AKU LU MEI?!"

bersambung.

Empress Lu Mei (END)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang