22. I Love You Dave

57.4K 3.1K 129
                                        

Multimedia is Jess si pirang

****

Carly mengerutkan keningnya saat melihat Jessica yang terlihat begitu pucat saat memasuki ruang Apartemen. Gadis itu menghampiri dengan cemas untuk menanyakan hal yang membuat sahabat baiknya itu terlihat begitu berbeda.

"Jess are you oke?"Jessica tersentak saat mendengar teguran dari Carly.

"what happen? apa terjadi sesuatu yang buruk terhadap Ryan?"tanya Carly kembali yang semakin cemas karena Jessica hanya menatapnya diam dan iba.

"Ryan?"gumam Jessica akhirnya saat bayangan dan percakapan antara kekasihnya itu dengan David yang ia curi dengar masih terngiang dengan begitu jelas. Oh tidak, bahkan ia merasa marah pada kedua pria itu.

"Jess"gumam Carly.

"Carly ku pikir sebaiknya kau meninggalkan kota ini"Jessica menatap Carly dengan pikiran kalutnya.

"what?"teriak Carly bingung dengan ucapan sahabatnya itu.
"tinggalkan Pria brengsek dan dunggu itu, jauhi ia selamanya atau benci pria itu sebesar dunia ini"ucap Jessica kembali masih dengan pikiran kalutnya.

"Jess, sebenarnya ada apa? apa kau begini karena kau tahu David masuk ke dalam apartemen mu?"tanya Carly kembali seakan mempertanyakan apakah Jessica tau jika ia bertemu dengan David hari ini.

"dia masuk? Menemuimu?"Jessica menampilkan wajah terkejutnya sekaligus marah.

"Jess sebenarnya ku pikir, ini tidak akan apa-apa...David tidak akan menyakitiku, dia berkata akan melindungiku dan aku bisa memulai hubungan baru dengannya, aku bahagia bersamanya kau tahu-" Carly berusaha agar Jessica mengerti dengan perasaanya dan mau menerima hubungannya dengan David.

"KAU TIDAK TAHU APAPUN CARLY"teriak Jessica murka.

"demi Tuhan, dia menipu mu Carly. Pria itu berbohong pada mu, melindungi mu katanya? sementara tujuannya adalah untuk membalaskan dendamnya"desis Jessica yang merasa jika Carly sudah terlalu bodoh jika harus mempercayai kata-kata pria itu.

"dendam? apa maksudmu Jess, David tidak memiliki dendam apapun kepadaku" Carly mempertanyakan ucapan sahabatnya itu.

Jessica menarik tangan Carly dan dengan bahasa tubuhnya, ia meminta Carly untuk duduk disampingnya. Jessica menggenggam tangan Carly untuk bersiap menceritakan segala hubungan antara sahabat-sahabat Lionel dulu.

"kau ingat saat Lion menceritakan tentang teman-teman bandnya kepada kita? R (ar) yang jago bermain gitar, si K (Kei) yang senang bermain drum, A (ei) yang pintar bernyanyi dan si D (die) yang pintar bermain piano... tidakkah kau merasa penasaran akan nama sesungguhnya dari teman-teman band Lion itu?"

"No"gumam Carly lirih seakan ia tahu orang-orang yang akan Jessica sebutkan. Si D yang pintar bermain piano, seakan ia melihat David yang tengah bermain piano. Tapi ia berharap itu bukan David.

"ya Carly, R untuk Ryan kekasih bodohku, K untuk Kenan dan D untuk David...dan terakhir A untuk Adam, kau masih ingat Adam bukan? hanya Adam yang Lion perkenalkan kepada kita"Jessica meneliti raut wajah Carly yang menjadi diam membeku. Namun tiba-tiba Carly terkekeh dengan begitu pilu.

"Carly"gumam Jessica yang merasa cemas dengan sikap sahabat baiknya itu.

"jadi mereka sahabat Lion? haha ini sungguh lucu Jess, tapi bagaimana mungkin...maksudku, apakah mereka tahu tentang Lion saat ini? Oh my god...Neil?"rancau Carly dengan kacau namun dengan desisan marahnya.

"yah, mereka memanggil Lion dengan Neil" Jessica membenarkan pikiran Carly.

"Carly kau baik-baik saja?"

Can't Fall In LoveCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang