Happy Reading
~o0o~
Alvaro yang mendengar hal itu langsung menangis dan memeluk tubuh mungil Bella...dia merasa menjadi abang yang sangat buruk untuk adiknya.
Bahkan sang adik hanya menginginkan dirinya menggendong nya pun dia tidak bisa melakukannya... bahkan dia menjauhi sang adik saat itu.
Bella yang merasa abangnya menangis pun membujuknya.
"Abang Al kenapa menangis...badan bang Al sakit ya kalena gendong Ibel tadi..Ibel belat ya bang...kalau gitu abang Al gak usah gendong Ibel lagi...nanti abang Al sakit"ucap Bella sambil mencoba turun dari pangkuan Alvaro...namun Alvaro menahannya.
"Tidak sayang...badan bang Al gak sakit,Bella gak berat kok...ringan pula....abang Al akan selalu gendong Ibel aang Al nangis karena mata bang Al kemasukan debu jadi nangis deh"ucap Alvaro dengan lembut sambil menatap wajah imut Bella.
"Mata bang Al kemasukan debu...sini Ibel tiup agal gak pelih " ucap Bella dengan panik sambil memegang pipi Alvaro dengan tangan mungilnya dan meniup pelan mata Alvaro.
Alvaro yang melihat Bella yang panik pun terkekeh pelan.
"Udah gak pelih lagi kan Abang?"tanya Bella dengan lucu.
"Iya udah gak perih...kan sudah ditiup princess nya abang"ucap Alvaro sambil menggelitik Bella.
"Ha ha ha ...udah abang Ibel geli "ucap Bella disela tawanya.
Alvaro pun menghentikan aksinya namun dia tiba-tiba terpikir akan sesuatu dia langsung menatap Bella.
"Sayang kalau Abang boleh tahu ...Bella biasanya tinggal bersama siapa?"tanya Alvaro dengan lembut...dia ingin memastikan sesuatu yang mengganjal di fikirannya.
"Ibel biasanya tinggal sama kak Anna dan kak Elsa...tapi telkadang sendilian kalena kak Anna dan kak Elsa pelgi kelja"ucap Anna polos.
"Bella pernah tidak diberikan uang oleh seorang paman"tanya Alvaro lagi
"Ibel tidak pelnah dibelikan uang Abang"ucap Bella dengan polos.
"Jadi ...Kalau Bella ingin membeli sesuatu...pakaian misalnya...bagaimana?"tanya Alvaro lagi.
"Ibel tidak pelnah membeli balang Abang...pakaian Ibel kak Anna dan kak Elsa yang membuatkannya"ucap Bella
Alvaro yang mendengarkan ucapan Bella pun mengeraskan rahangnya dengan tangan terkepal kuat...kalau yang dipikirannya benar dia akan langsung membunuh orang itu ...namun dia akan memastikannya terlebih dahulu.
DOR
Tiba-tiba suara tembakan terdengar begitu nyaring.
Alvaro langsung memeluk Bella yang tengah ketakutan.
"Abang itu suala apa...Ibel takut"ucap Bella dengan lirih dengan tubuh di pelukan Alvaro.
"Tidak apa sayang...Bella hanya perlu menutup mata ya...biar abang lihat itu suara apa"ucap Alvaro dengan lembut menutupi kekhawatirannya.
'Apakah itu serangan musuh keluarga ini...kalau benar,akan aku bunuh mereka karena membuat princess ku ketakutan' batin Alvaro dengan geram.
Alvaro pun mencari asal suara tembakan itu dengan Bella dipelukannya.
Sampai didalam rumah sakit ...dia melihat daddy-nya sedang membentak bodyguard dengan pistol ditangannya.
'Sepertinya yang menembak tadi bukan musuh tetapi daddy' batin Alvaro menghela nafas.
Bella yang melihat daddy-nya marah-marah pun memanggilnya.
TBC
👉 ⭐(VOTE)
KAMU SEDANG MEMBACA
Innocent Princess (END)
Fantasi😉FOLLOW DULU DONG BIAR APDOLLLL😉 [SEMUA CHAPTER MASIH LENGKAP TAPI BLOM DI REVISI KERENA AUTHORNYA MAGER] Cassabella Aulia Wijaya adalah gadis yang sangat baik,cantik,lugu,polos yang kadang membuat orang gemas dibuatnya dan jangan lupakan sikap...
