Happy Reading
~o0o~
*Satu Minggu kemudian
Dipagi hari di ruang rawat rumah sakit terdengar rengekan imut dari makhluk bertubuh mungil.
"Daddy ....abang...Ibel ingin pulang ...Ibel sudah sehat kok...Ibel bosan disini telus"ucap Bella dengan puppy eyes nya.
William,Alvaro dan 2b pun tak bisa menolaknya, princess mereka sangatlah menggemaskan.
"Baiklah kita akan pulang hari ini...agar putriku yang imut ini tidak bosan lagi"ucap William dengan lembut sambil mencolek hidung mungil Bella.
"Yeeeeay" sorak Bella dengan semangat.
Mereka yang melihatnya terkekeh dengan tingkah menggemaskan Bella.
*****
Kini mereka telah sampai didepan mansion keluarga Wilson.
Bella yang melihat mansion daddynya pun mengaga lucu....selama hidupnya...baik kehidupannya dulu maupun sekarang dia tidak pernah melihat rumah sebesar ini.
William,Alvaro dan 2b terkekeh pelan melihat wajah menggemaskan Bella.
"Sayang...kenapa?"tanya William lembut sambil menggendong Bella.
"Ibell....tidak apa-apa daddy...Ibel hanya melasa telkejut...Ibel tidak pelnah melihat lumah sebesal ini"ucap Bella lugu.
"ooh...baiklah kalau begitu...ayo kita masuk...Bella masih harus banyak istirahat"ucap William dan masuk kedalam mansion dengan Bella digendongannya diikuti Alvaro dan 2b dibelakang.
Sampai didalam mansion mereka disambut para pelayan dan bodyguard.
Bella yang melihat banyak orang pun bingung.
"daddy apakah ada pesta...kenapa banyak sekali olang disini?"tanya Bella polos dengan menatap wajah William dengan raut penasaran yang sangat imut.
Para pelayan dan bodyguard hanya mampu mengepalkan tangan dan mengalihkan pandangan dari wajah menggemaskan Bella...agar tidak kelepasan mencubit pipi gembul Bella.
Beno yang sudah tidak tahan langsung mencubit pelan pipi gembul Bella.
"Disini tidak ada pesta sayang ...mereka adalah pelayan dan para bodyguard dirumah ini"ucap Beni dengan lembut.
"ooh.."balas Bella dengan kepala dianggukkan lalu turun dari gendongan William dan berlari kearah pelayan dan bodyguard.
Dan tingkahnya tersebut membuat William,Alvaro dan 2b terkejut sekaligus panik melihat Bella berlari.
"Halo bibi...halo paman....nama Ibel itu Bella...sekalang kita jadi teman ya...."sapa Bellal dengan semangat.....dan dibalas anggukan dan senyuman dari para pelayan dan bodyguard yang masih mengepalkan tangannya dengan kuat ....takut kelepasan mencubit pipi Bella...bisa ditembak mati mereka oleh pawangnya Bella yang ganas(William,Alvaro,2b).
"Bella...kenapa kamu berlari-lari...kamu belum sembuh sepenuhnya"ucap William dengan dingin dan menatap Bella dengan tajam.
Bella yang mendengar ucapan daddynya pun menunduk takut sambil memainkan jari-jari mungilnya.
"Maafkan Ibel daddy...Ibel salah..."ucap Bella dengan lirih dengan menunduk.
William pun hanya bisa menghela nafas...mana sanggup dia marah saat melihat Bella yang begitu menggemaskan.
"iya sayang tidak apa-apa, lain kali jangan diulangi lagi yaa"ucap William dengan lembut dan mengelus lembut rambut Bella.
"Sekarang Bella istirahat dulu ya...daddy dan para abang mu ada urusan sedikit"ucap William pada Bella dan diangguki Bella.
"Pelayan antar kan putri ku ke kamarnya"perintah William dengan datar kepada pelayan.
"baik tuan"ucap pelayan lalu berlalu dari sana bersama Bella menuju kamar baru Bella yang sudah disiapkan William.
Setelah Bella dan pelayan pergi ...William menyuruh para bodyguard dan pelayan yang tersisa pergi melanjut kan pekerjaan mereka.
Tinggal lah William,Alvaro,dan 2b diruang tamu sedang merencanakan rencana sadis mereka.
'get ready to feel the torments of hell from us... you bastard' batin mereka dengan smirk.
TBC
👉☆ (VOTE)
KAMU SEDANG MEMBACA
Innocent Princess (END)
Fantasy😉FOLLOW DULU DONG BIAR APDOLLLL😉 [SEMUA CHAPTER MASIH LENGKAP TAPI BLOM DI REVISI KERENA AUTHORNYA MAGER] Cassabella Aulia Wijaya adalah gadis yang sangat baik,cantik,lugu,polos yang kadang membuat orang gemas dibuatnya dan jangan lupakan sikap...
