Bagian 12

8.2K 483 19
                                    

[Edited]

--> Carl Pov

Melihat Vino yang climax hanya dengan menyentuh perutku langsung membuat libido ku naik . Kutarik leher belakangnya . Dan kukecup bibirnya. He is extremly CUTE.

"Mmmhhh. . . " Vino mengerang dalam mulutku . Kubuka mataku untuk melihat wajah Vino . He is so damn sexy .

Kulepas pagutanku untuk mengambil nafas . Kulihat saliva mengalir dari ujung bibir Vino , matanya sayu dan sedikit berair , wajahnya merah hingga kedaung telinga .

" Gosh ! Vino you are so sexy . " Celanaku terasa makin sesak . Shit.

"Aah . . . Ca-rl . . . haa . . . a-aku . . . " Aku tahu apa yang kamu mau Vino. Kujilat bibirku yang kering . Kugendong Vino secara bridal style , ku bawa dia ke ranjangku .

Aku membuka kaos Vino sengaja sambil meraba tubuhnya yang begitu menggoda . Kurasakan bekas jahitan di perutnya. Vino mengerang karena kelakuanku ini . Seperti tidak lagi sakit . Kupagut bibirnya lagi.

"You have sweet lips , Babe. " Aku pun melahap leher Vino . Suara desahan dan erangan Vino membuatku makin gencar meninggalkan hickey dilehernya .

Kedua tanganku pun tak tinggal diam . Tangan kanannku memainkan puting Vino. Dan tangan kiriku mulai melucuti celananya. Dibawah sana terasa benar-benar basah. Kukocok pen¡snya . Naik turun.

Kini mulutku berada diputing Vino. Kukulum dan kugigiti puting mungil yang sudah tegak itu . Pen¡s Vino terasa berkedut-kedut hebat dan beberapa detik kemudian cairan hangat sudah membasahi tanganku. "Aaaaaaahhhaaaaaa!" Desahnya menggoda.

Aku mengitari lubang Vino dengan jari tengahku , "uuuhhh . . . aaaaahhhh . . . " lenguhan panjang terdengar dari bibir merah muda Vino.

Dengan pelumas dari benih Vino kumasukkan jari tengahku . Kurasakan tubuhku Vino menegang . Sejurus kemudian erangan nakal terdengar ditelingaku.

Mulai kumasukkan dan kukeluarkan jari tengahku . Lubangnya benar-benar panas. Kini sudah dua jari yang kumasukkan ke anus Vino . Kulihat wajahnya ketika akan memasukkan pen¡sku yang sudah sangat tegang .

Air mata mengalir dari pipi nya yang merona . Dan namaku dipanggil dari bibir mungilnya . "Dhi-ka . . . " . Namaku ??

-_-
Yeah kayak gitu deh pokoknya
Belum lovey dovey

18+ Matahari Tak Selamanya Bersinar [Tahap Perbaikan]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang