Bagian 14

7.6K 473 7
                                    

[Edited]

Happy Reading All

-->Vino Pov

"Vino ! Nih , tugas kamu numpuk selama sebulan !" Ucap Nana , gadis manis dengan rambut pendek bergelombang yang indah ditimpa cahaya , "makasih ya , Na !"

Nana melambaikan tangannya saat menjauh dariku . Untunglah semenjak kejadian nista itu tak ada yang mengungkit masalah aku yang gay . Mungkin mereka akan menatapku jijik lalu menjauh . Tak ada yang sampai membully ku.

"Viiiiiinooooooo!!" Oh , suara yang sangat kurindakan . Kubalik badanku lalu merentangkan tanganku . Dhika dan Mega berlari mengahampiriku . Kami berasa teletubies seketika juga tawa riang menggema di seluruh koridor kampus saat kami berpelukan.

"Gue kangen banget Viiiiiinnn !" Seru Dhika sambil mencubiti pipiku. "Vinoooo !! Syukurlah kamu udah gak pucet lagii !!" Ah , mereka memang pasangan yang sangat serasi.

Deg.

Sakit rasanya mengingat Dhika tak akan jadi milikku . "Vin! Lu kenapa nangis ? Luka lu sakit ya ? Gua kekencengan nganiaya nya elu ?" Tanya Dhika penuh kekhawatiran.

"Kita kekelas yuk !" Mega menepuk punggung ku pelan , aku masih menangis merasakan sakit di dada kiriku.

"Vino , kamu sudah tahu tentang Haikal belum ?" Tanya Mega saat kami sudah ada didalam kelas. Aku mengangguk pelan.

"Kami juga tahu apa yang sudah dia perbuat padamu. " Mega mengenggam tanganku. "Vin ! Elu tetep sahabat gua yang paling berharga." Dhika kamu tetaplah orang yang paling berharga bagiku.

 

18+ Matahari Tak Selamanya Bersinar [Tahap Perbaikan]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang