Suasana kelas begitu hening karena sedang jam pelajaran berlangsung lisa masih fokus dalam mengerjakan tugas fisika sesekali memejamkan matanya pelajaran ini sangatlah ia benci dan merumitkan,momo teman sebangkunya memperhatikan lisa yang terdiam dengan wajah yang selalu datar dan dingin ,tiba tiba momo menggeser duduknya hingga merapatkan pada lisa
"lisa kau tida apa?apa kau tidak nyaman duduk sebangku deng-"
"maaf aku tidak terbiasa bicara saat jam pelajaran berlangsung ".potong lisa dengan datar.momo tampak salah tingkah dan buru buru mengangguk
"b-baiklah mianhae ".ucap momo pelan dan beralih menatap kedepan
Lisa sama sekali tak menyadari bahwa ada salah satu siswa yang memperhatikannya orang itu buru buru mengeluarkan ponselnya ,dan mengetik pesan penuh semangat .
"yatuhan itu benar benar kim lalice atau lalisa kim putri bungsu dokter hebat kim soohyun dan kim yoona itu beneran dia kan?wow aku sungguh beruntung bisa satu kelas dengannya dia sangat cantik orang tuanya benar benar sederhana menyekolahkan putrinya ditempat yang sederhana..yang aku dengar dia hanya ingin mencoba seperti orang biasa bukankah mereka luar biasa..wah jika kalian tau tanganku sampai gemeteran aku pengin nangis melihatnya dia sangat cantik".tulisan itu sukses di unggah di salah satu sosial dengan gambar wajah cantik seorang gadis lalisa kim
Jam Istirahat
Gadis berponi membereskan peralatan sekolahnya dan tanganya mengeluarkan kotak bekal berarna kuning dan air mineral ,momo hanya memperhatikan lisa yang tampak cuek .
"apa kau selalu membawa bekal lisa?'.lisa menoleh teman sebangkunya lalu mengangguk sungguh momo merasa geram karena lisa sangat irit bicara
"em lisayah aku akan ke kantin kau tunggu kita makan bersama apa tidak apa?'.tanya momo dengan kikuk lagi lagi lisa hanya mengangguk
"oke aku akancepat tunggu eoh".momo langsung berlari keluar kelas lisa hanya menghela nafas moodnya sedang buruk
"anyeong perkenalkan aku jeon somi kau kim lalice putri bungsu dokter kim yoona kan wow kau sangat cantik!!".gadis berponi langsung berdiri saat gadis berambut coklat menghampiri dirinya dengan suara keras
"d-dari mana kau tau ?dengar non-..ah siapa namamu tadi jeon somi?'.tanya lisa gugup somi mengangguk senang dengan senyuman ramah
"tolong jangan keras keras dengan suaramu itu aku tidak mau semua siswa tau cukup kau saja yag tau bisakah?'.ucap lisa berbisik somi hanya menatap wajah lisa dengan bingung
"ken-'
"kumohon jika kau setuju kita bisa berteman".potong lisa dengan cepat sungguh jantung lisa saat ini sangatlah kencang jika semua siswa tau habislah sudah lisa di tangan keluarganya terutama sang ibu
"benarkah jadi kita sekarang berteman?!".jeon somi memekik senang dengan mata berbinar lisa hanya mengangguk tidak lama momo datang dengan membawa makan siangnya
"eoh somi sedang apa kau disini?'.somi menoleh pada momo yang sudah berdiri disamping lisa
"aku berkenalan denganya dan kau tau unnie kami sekarang berteman benarkan lisa-si?''.momo menaikan alisanya sebelah menatap lisa yang hanya terdiam dengan wajah datarnya lalu momo mengangguk dan duduk dibangkunya
"lisayah ayo kita makan sebelum jam istirahat selesai' dan kau somi apa kau tidak lapar ".ucap momo dengan malas karena melihat ekpresi wajah somi yang masih dengan senyuman lebar
"aku sudah makan tadi kalo begitu aku akan keluar aku mau menemui oppaku...bye lisayah".somi melambaikan tanganya dan berlalu keluar kelas ,momo hanya mendengus kesal karena somi hanya melambaikan pada lisa
KAMU SEDANG MEMBACA
My Dream (HIATUS)
De TodoLalisa Kim hidup dibayangi kenyataan bahwa sang ayah, ibu, dan ketiga kakaknya menjadi dokter sukses. Didikan sang ibu yang kaku menghalangi mimpinya menjadi penyanyi dan penari dance . Bahkan ia harus rela pindah ke sekolahan sederhana selama seta...
