22

1.4K 166 16
                                        

Didalam ruangan mewah gadis berponi terdiam menatap sebuah artikel korea yang sedang gempar diseluruh asia rumor tentang perceraian dokter paling terkenal kim sooyhun dan kim yoona begitu di sayangkan pasalnya rumah tangga keluarga kim adalah sebuah teladan sejak berdirinya rumah sakit yang sukses beberapa tahun silam.Yang lebih mengejutkan masyarakat adalah tidak ada satupun putri kim yang mengkuti kim soohyun membuat masyarakat bertanya tanya tentang masalah yang menimpa keluarga kim tersebut.Lisa menghembuskan nafasnya kasar memijat pelipisnya 

"sebenarnya apa yang di inginkan kim yoona itu tidak bisakah dia menjadi seorang ibu yang baik untuk suami dan anak anaknya' apa dia tidak malu di usianya yang sudah setengah abad lalu berpisah dengan suaminya".mulut lisa terus mengomel mendengar berita yang selalu hangat dalam setahun ini membuat dirinya merasa muak ,meski ada rasa sedih dalam hatinya melihat kedua orang tuanya berpisah.Karena belum lama ini neneknya kim hae sook meninggal dunia karena penyakitnya semua membuat lisa merasa sakit kepala .

"kau memikirkan mereka miss bae?".gadis berponi itu tersentak saat suara terdengar di ambang pintu ruangannya,lisa melihat sekertarisnya memasuki ruangnya dengan membawa setumpuk kertas yang membuat drinya semakin pusing 

"tidak' aku hanya berkomentar mereka keluarga yang buruk!".jawab lisa dengan datar dan mendudukan dirinya di kursi besarnya,sekertarisnya hanya menggeleng dengan sikap bosnya yang datar dan dingin 

"aku membawa berita yang buruk...produk kita ditolak di korea dan salah satu agensi yang menaungi model kita mereka meminta pertanggung jawaban".tidak ada ekspresi dari gadis berponi yang membuat wanita berambut pirang itu bingung 

"kau sudah tau?".tanya dahyun dengan heran sedangkan lisa hanya mengangguk memeriksa kertas kertas yang dibawa dahyun 

"bahkan modelnya sendiri yang akan datang kesini membuatku pusing saja'padahal aku sudah mengatakan akan aku kembalikan kerugiannya".ucap lisa dengan kesal karena modelnya dengan ngotot akan menemui atasan dari brand yang ia kerjakan 

"aku rasa modelnya hanya penasaran siapa pemilik brand mano secara mereka tidak tau wajah pemilik brand yang terkenal".gadis berponi itu memutar matanya mendengar ucapan dahyun 

"aku rasa unnie bisa mengatasinya".gadis berponi itu terkekeh melihat dahyun yang kesal karena selalu sekertarinya yang menghadapi orang orang penting alasanya lisa hanya malas bertemu dengan orang 

"siapa aku jika aku menolak".jawab dahyun dengan mendengus kesal sedangkan lisa hanya tertawa ringan 

"tapi lalice apa kau tidak curiga siapa yang melakukan ini?karena sudah setahun ini sebelumnya tidak terjadi apapun kan?".memang itu yang di pikirkan lisa saat ini pasti ada seseorang yang sengaja membuat bisnisnya terkena masalah ,tapi lisa berusaha untuk tenang dan mencari tau dengan sendirinya tanpa melibatkan orang lain 

"sudahlah tidak apa dubu unnie munkin memang sedang ada kendala saja...oh iya nanti tolong atur ulang pertemuanku dengan kepala perusahaan song aku rasa itu penawaran yang menarik untuk perusahaan kita".dahyun mengangguk dan mencatat semua yang dikatakan bosnya agar dirinya tidak lupa,setahun sudah dirinya menjadi sekertaris lisa membuat dahyun merasa bangga dengan usaha yang lisa bangun meski sifat lisa begitu berubah tapi dirinya sudah sangat hapal bahwa lisa adalah gadis yang lembut 

"baiklah aku akan keruanganku sekarang..oh iya lalice kau jangan lupa menghubungi mommy mu dia sudah mengomel karena kau tidak meresponnya".ucap dahyun di ambang pintu lisa hanya mengangguk memang lisa selalu menolak panggilan irene bukan karena dirinya tidak sopan hanya saja lisa merasa ibu angkatnya itu berlebihan selalu protes jika lisa tidak makan dengan benar dan berujung berdebat ,lisa meraih ponselnya untuk menghubungi irene 

"hallo mom maafkan aku baru menghubungimu".terdengar irene menghela nafas membuat lisa merasa bersalah 

"tidak apa baby...apa kau makan dengan benar?kau harus mengurangi caffein demi kesehatanmu".lisa tersenyum suara lembut irene membuat dirinya menghangat lisa bersyukur karena irene tidak pernah berubah selalu perhatian dan mengerti dirinya meski terkadang lisa sellau merasa bersalah karena sering mengabikan ibu angkatnya itu apa lagi sudah setahun ini mereka tinggal terpisah 

My Dream (HIATUS)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang