Terluka untuk kedua kalinya pada orang yang sama dan dia adalah orang yang sangat berperan dalam hidup,miris memang tapi itulah garis hidup yang tidak bisa untuk ditolak bahkan di tahan.Gadis jangkung menatap lurus matahari yang mulai kembali pada tempatnya mata itu terpancar luka yang begitu dalam air mata yang terus membasahi wajahnya biarkan air mata itu habis agar dirinya tidak lagi bisa mengeluarkan air matanya mustahil memang tapi itu adalah ilusinya saat ini .
"wae...kenapa kau menyakitiku lagi eomma?kenapa kau membuat aku berharap bahwa kau telah menerimaku?apa mimpiku terlalu tinggi?".tidak ada jawaban yang akan menjawab gadis jangkung yang hanya terdiam menangis di lautan luas hanya desiran ombak dan angin yang menemani dirinya
"bagaimana bisa aku menyembuhkan luka ini ..ini terlalu sakit eomma ".suara isakan itu semakin terdengar dan memilukan sudah berjam jam lamanya gadis malang menumpahkan rasa sakitnya berharap luka itu berkurang
Tangannya meremas dadanya yang begitu sesak dan sakit mengingat perkataan ibu kandungnya ,perkataan itu sangat membunuh perasaanya tidak akan ada yang bisa mengobati rasa sakit itu hingga sampai kapan luka itu sembuh .
"tuhan?bukankah ini terlalu menyakitkan untuku?katakan apa maumu eoh kenapa kau selalu mempermainkan takdirku!kau tidak pernah membiarkan aku merasakan kasih sayang ibu kandungku sendiri!apa itu terlalu berat untukmu tuhan!katakan eoh!".gadis malang itu berteriak menatap langit yang mulai gelap tidak ada tempat dirinya untuk berlindung saat ini tidak ada sandaran untuk dirinya berkeluh kesah dunianya seakan hancur dalam sekejap
"baby..".isakan itu semakin menjadi saat mendengar suara lembut yang mengalun di telinganya suara itu yang selalu membuat dirinya tenang selama 5 tahun ini,wanita yang selalu memberikan dirinya kasih sayang
"hustt tidak apa menangis itu wajar baby...menangislah hm mommy disini".wanita paruh baya itu memeluk erat tubuh jangkung yang sedang terluka ,gadis muda itu menangis dengan keras dalam pelukan wanita paruh baya
"sakit mom disini sangat sakit..bagaiamana cara menyembuhkannya ini sangat sakit".gadis muda itu berujar dengan serak menahan rasa sakit di hatinya ,wanita yang lebih tua mengatupkan bibirnya seakan nafasnya tercekat melihat gadis malang yang terlihat sangat tersiksa menahan air matanya
"dimana yang sakit baby hm?dimana biar mommy sembuhkan".wanita itu terisak melihat wajah mungil putrinya yang sangat berantakan matanya terpejam hanya ada air mata yang terus keluar,tangan wanita tua itu mengusap dengan lembut
"aku benci rasa sakit ini mom!aku benci perasaan ini !'.tanganya meremas dadanya yang membuat wanita tua itu tidak bisa lagi berkata ia tau gadis malang ini sudah sangat terluka
"arra disini yang baby rasakan hm?mommy akan menyembuhkan luka baby secepatnya ..hustt sudah mommy disini oke".ucap wanita tua memeluk erat dan mencium kening gadis malang itu dengan air mata
Mata irene menatap luasnya laut yang yang sudah menggelap ntah sudah berapa lama putri angkatnya berada disini,irene sangat mencemaskan putrinya hingga membuat dirinya mencari dengan seluruh penjuru korea dan dirinya yakin jika putrinya berada di tempat yang kosong .
"mianhae lalice mianhae ...".gumam lirih irene mencium kepala putrinya yang tertidur di pelukannya dengan masih terdengar isakan tangisnya
--------------------------------------------------------------------------------
Dikediaman keluarga kim makan malam terasa dingin dan mencekam tidak ada suara yang keluar dari bibir mereka masing masing hanya ada tatapan datar yang terlihat,yoona menatap suami dan ketiga putrinya yang terlihat enggan untuk mencairkan suasana matanya beralih pada gadis berambut hitam panjang yang mendunduk .
KAMU SEDANG MEMBACA
My Dream (HIATUS)
De TodoLalisa Kim hidup dibayangi kenyataan bahwa sang ayah, ibu, dan ketiga kakaknya menjadi dokter sukses. Didikan sang ibu yang kaku menghalangi mimpinya menjadi penyanyi dan penari dance . Bahkan ia harus rela pindah ke sekolahan sederhana selama seta...
