Sudah hampir satu pekan, lebih tepatnya lima hari pasca tiada hal istimewa terjadi—secara nyata. Mereka hanya bangun saat jam menunjukkan pagi tanpa melihat mentari, melakukan pengamatan rutin pada setiap power sphera, melewati waktu membosankan lalu berakhir dengan kembali tidur. Hanya itu mungkin yang bisa bergabung dalam list selain kegiatan yang benar-benar rutin. Seperti makan, ke kamar mandi, dan sudah tentunya bernafas—itu semua seharusnya tak perlu ter-absensi. Terkecuali dengan Ying dan juga Yaya, mereka sering melakukan hal yang lebih membosankan lagi untuk sebahagian orang.
Secara nyata memang baik-baik saja. Namun semenjak hari dimana Boboiboy mendengarkan suara misterius dengan porsi lebih besar, saban hari menjadi semakin aneh buatnya. Makanan yang masuk ke dalam mulutnya hanya terasa hampa beberapa hari ke belakang, jika saja Gopal menjejalinya dengan garam pun dirinya tak akan banyak berkomentar.
Pada malam setelah perubahan terlihat pada batu kecil itu tidurnya mulai terganggu. Setiap matanya tertutup. Dikala setengah kesadarannya mulai terenggut mimpi, tiba-tiba beragam bisikan, kadang jeritan kelam dan menakutkan selalu muncul dan memaksanya terbangun.
Mengabaikan. Dia sudah mencoba, tetapi tidak ada hasil apapun.
Setiap jam malam. Boboiboy hanya melewatinya dengan merasa takut, cemas, juga gemetar. Namun, ia juga tidak tahu kenapa. Rasanya dingin datang merasuk dan mengerumuni sekitarnya, memberinya teror. Bukan tidur yang ia lakukan saat kepala menjumpai bantal, tetapi hanya mencoba kuat, menahan isakan hingga pada pagi hari suaranya menjadi agak parau.
Ia mengira hampir gila.
Tidak mungkin, dirinya masih muda dan tidak boleh kehilangan warasnya. Itu motto penguat yang selalu dia pikirkan.
Ini sudah lima hari, tak terhitung lebih dari satu jam ia tertidur lelap. Sekarang garis hitam mulai meminta perhatian pada bawah matanya, meskipun samar. Teman-temannya tidak menyadari kehadiran hal tersebut.
Mungkin. Hanya mungkin.
Ini sudah tiga hari pula, semenjak Boboiboy mendapatkan kotak kiriman berwarna putih gading dengan kertas informasi tertera di atasnya. Benda tersebut dikirim oleh sebuah pesawat. Lazimnya pengiriman, pengiriman umum angkasa—Skysen. Saat itu dirinya bingung termasuk para rekannya, bahkan sempat curiga akan adanya ancaman yang sengaja dikirim dengan tampilan sederhana.
Namun bukan. Bukan bom yang sempat dipikirkan Fang, Yaya dan juga Ying. Bukan juga makanan beserta bubuk Koko dari Tok Abah yang diidam-idamkan Gopal.
Boboiboy tak memikirkan apapun kala itu. Kosong.
Hasilnya saat dibuka, beberapa hari yang lalu emosinya adalah yang paling istimewa dari lima hari yang membosankan.
Topi jingga miliknya telah kembali.
Para rekannya bersikeras menilik lebih jauh, sampai ke serat terdalam katanya. Boboiboy sudah tidak sabar untuk mengenakan, tetapi seperti apapun ia juga tidak bisa melarang mereka menindak protokol keamanan.
Untuk pengirimnya, ia sudah tahu. Sudah mengetahui siapa itu sebab sebuah kode.
***
Saat ini. Mereka sedang berada di ruang penyimpanan utama, juga berfungsi sebagai ruang lobi.
Kelimanya hanya terdiam satu sama lain, tidak ada yang memiliki hasrat untuk saling bercengkerama. Sebagian hanya duduk tenang seraya memasang wajah datar pada tembok, sementara sisanya berbaring sambil menatap langit-langit tanpa jemu. Itu tempat yang sesuai untuk menonton tayangan manifestasi imajinasi pribadi.
Gopal menampu pipinya dengan tangan kanan, lalu tangan kirinya bermain-main di atas permukaan meja. Mimik wajahnya tak bisa menyuratkan perasaan selain bosan. Lantas, dirinya memutuskan guna memecah keheningan, sekarang seruan sebalnya mendominasi ruangan monoton itu "Kalau seperti ini, lebih asyik jika kita main gim di rumah!"

KAMU SEDANG MEMBACA
Eques' Blood: He's Full Of Mystery
Hayran KurguIni tentang kekuatan tersembunyi Boboiboy, masa lalunya, tempat baru, persahabatan dan segala hal rumit yang-mungkin- tidak akan kamu pahami hanya dengan tertegun membaca deskripsi. Boboiboy diam-diam menaruh 'misterius' di kehidupannya. Rahasia ya...