i. the cursed child

1.4K 241 23
                                        

          Akan lahir seorang anak yang membawa kesuksesan, kemakmuran, dan kekayaan bagi Uchiha-gami. Matanya berkobar bagai genangan darah dalam lautan api. Tidak ada yang bisa mencegahnya menguasai dunia! Dia akan menjadi matahari yang mengenyahkan kegelapan dalam Uchiha-gumi. Tapi, ingat! Dia juga dapat menjadi pedang bermata dua yang berbahaya. Jangan pernah bermain-main dengannya.

Dan kira-kira, seperti itulah bunyi ramalan turun-temurun yang diberitahukan pada setiap keturunan Uchiha-gumi. Ramalan yang sudah ada bahkan sejak Uchiha-gumi didirikan. Mengenai sang matahari yang akan menjadi penawar di setiap hari-hari kelam mereka.

Hingga pada akhirnya, sang matahari datang ke muka Bumi. Telah lahir sudah, seorang bayi dengan mata bersinar semerah darah, dari rahim Uchiha Mikoto, istri dari pemimpin tertinggi kelompok Uchiha-gumi.

Fugaku memberinya nama Sasuke. Putra pertamanya. Yang seharusnya memberikan kebahagian tak terkira, justru menenggelamkannya dalam palung ketakutan hingga ke titik terdasar. Fugaku dan Mikoto tahu, bahwa detik di mana sang anak menginjakkan kakinya ke dunia, hidup mereka takkan sama lagi. Seolah-olah setiap napas yang dihirup sang anak, akan menyerap setiap detik waktu dihidup keduanya.

Uchiha Sasuke, si penawar yang membawa kutukan.

Pernah sekali, Fugaku dan Mikoto mencoba mengenyahkan Sasuke kecil yang masih ada di dalam kandungan. Hanya sekali. Kala itu, Mikoto meminum ramuan khusus yang dibuat untuk menggugurkan janin di rahimnya, namun tidak berhasil. Sang bayi terlalu kuat jika ingin dienyahkan hanya dengan segelas racun. Yang terjadi justru rasa sakit tak terkira menimpa Mikoto, dan kesialan beruntun yang mendera Uchiha-gami.

Itulah akibatnya jika mereka berusaha menghilangkan bayi yang telah diidam-idamkan sejak lama. Tidak ada lagi yang bisa mereka lakukan selain menunggu, sampai kapan mereka dapat menghirup napas di Bumi.
     
      
     
      
      

***
     
     
     
      
      

          Tahun ini, tepat di hari ini, Sasuke akhirnya menginjak umur yang ke sembilan belas tahun. Ia tumbuh menjadi lelaki yang tampan, dengan tubuh tegap dan kulit putih pucat. Tidak ada wanita yang tidak jatuh ke dalam pesona mematikannya.

Selama ini, Sasuke beraktivitas seperti anak lelaki pada umumnya. Bersekolah dengan layak, melakukan kegiatan-kegiatan yang biasa dilakukan oleh anak-anak seumurannya. Ia tumbuh menjadi anak yang cerdas, Sasuke bahkan dapat lulus dari sekolah menengah atasnya pada usia empat belas tahun. Dan berhasil mendapatkan gelar masternya diumur delapan belas tahun. Lalu, ia mulai terjun ke dunia gelap Uchiha-gumi sebab menurut ramalan, Sasuke akan menjadi pemimpin yang dapat mengembalikan kejayaan kelompok tersebut.

Sasuke melangkah perlahan di atas lantai yang sudah dipenuhi oleh genangan darah. Lengan kanannya membawa sebuah katana berwarna hitam, sedangkan di lengan kirinya terdapat sepenggal kepala seorang pria. Itu adalah kepala milik Uchiha Hijiri, salah satu pamannya yang turut menjalankan Uchiha-gumi bersama sang ayah.

Pembantaian itu tak dapat lagi terhindarkan. Kutukan yang semula terpendam dalam dirinya, mulai bangkit secara perlahan. Dendam yang ditanamkan justru membawa malapetaka bagi mereka dan Sasuke yang seharusnya menjadi penawar. Kesenangan sesaat mereka terpaksa berakhir akibat sifat serakahnya.

Tetesan darah mengalir sepanjang Sasuke berjalan. Suara decitan antara ujung katana yang bergesekkan dengan lantai berbunyi ngilu. Sasuke bersiul kecil, menikmati perjalanannya menuju ruangan seseorang yang sedari tadi tidak mengetahui apa yang tengah dilakukannya. Orang tersebut tidak dapat mendengar suara teriakan dan jeritan yang berasal dari luar ruangannya, karena tempat dirinya berada terpasangi lapisan pelindung suara. Orang dari luar tidak dapat mendengar apa yang terjadi di dalam ruangan, begitupun sebaliknya. Orang dari dalam ruangan tidak dapat mendengar suara-suara yang berasal dari luar.

Red SerenadeCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang