Legillamens-Severus Snape Side

1.7K 202 3
                                        

"Snivellus jelek! Cupu! Berminyak! HAHAHA."

"Haruskah kita angkat dia?"

"Balikan tubuh nya, James!"

"Seperti ini? Atau seperti ini? HAHAHA."

Tiada hari, tanpa merundung. Para Marauders selalu melakukan nya pada Snape, tidak pagi, malam, siang. Kalau ada kesempatan pasti akan di lakukan oleh mereka. Snape tidak dapat membalas, dia kalah banyak. Walaupun, Snape sangat marah Ia lebih memilih untuk menahan nya- Ia tidak ingin melanggar aturan sekolah dan menjadi murid yang buruk.

"Hentikan James! Hentikan!" Lily Evans meneriaki James sedari tadi.

"Tidak akan Lily, kecuali kau mau berkencan dengan ku." Sahut James.

"Aku tidak mau! Cepat lepaskan Severus!"

Tiba-tiba cahaya hijau kebiruan muncul, James menjadi terpental karena nya. Mantra non-verbal itu di keluarkan oleh gadis berambut hitam pendek dengan dasinya yang berwarna kuning.

"Meneriaki begitu saja tidak berguna, Evans!"

James terjatuh, begitu juga dengan Snape tapi, dengan segera gadis ini mengeluarkan mantra nya kembali menghalau Snape agar tidak jatuh langsung ke tanah.

"Jangan ikut campur Febs!" Sirius Black angkat bicara.

"Apa kalian tidak ada kerjaan lain selain merundung orang?" Gadis ini seakan menantang Sirius.

"Aku bilang jangan ikut campur, pergilah sebelum aku marah padamu."

"Kalian melakukan ini semua karena kecemburuan James kan? Bagaimana kau bisa mendapatkan Lily, James. Sedangkan, kau selalu melakukan apa yang tidak di sukai nya?! Remus, kenapa kau malah Ikut-ikutan. Harusnya hentikan mereka."

"Dan kau! Kau pintar, kau jauh lebih tahu banyak mengenai sihir dari pada mereka tapi, kenapa malah diam saja sih? Kau harus melawan, Severus! Dasar bodoh." Sambungnya sambil menunjuk Snape.

---

Kali ini di perpustakaan, tepat sore hari. Para murid biasanya menghabiskan waktu untuk membaca bacaan ringan di perpustakaan. Jadi, tidak heran jika banyak orang yang duduk di sana.

"Kau juga menyukai Lily, Sev?" Suara ini mengagetkan Severus yang sedang asik membaca.

"Kenapa tiba-tiba bertanya?"

"Kau punya banyak kesempatan, Lily lebih dekat dengan mu di banding dengan James. Ku rasa Lily juga membenci James, jadi cepatlah. Kau harus bergerak."

"Apa maksud mu 'bergerak'?"

"Ya, bergerak supaya kau bisa berkencan dengan Lily."

"Begini ya nona, kau datang pada ku tanpa alasan lalu, bertanya pertanyaan aneh seperti itu. Aku bahkan tidak tahu siapa kau. Pergilah, jangan temui aku lagi!" Severus mengambil buku-buku nya lalu berdiri dan ingin pergi namun, terhalang oleh badan gadis yang berdiri di sebelahnya.

"Tak ku sangka kau ternyata cerewet seperti perempuan. Aku, Febricia Rosalie. Ayah ku adalah penyihir dia bekerja di kementrian dan ibu ku seorang muggle. Asrama ku Hufflepuff kau bisa lihat sendiri dari seragam yang ku pakai."

"Aku tidak bertanya." Ketus Severus yang berjalan lurus dan menabrak bahu Febs.

---

Severus membawa banyak tumpukan buku untuk di bawa ke kelas selanjutnya. Langkah Severus terhenti tiba-tiba ketika mendengar pembicaraan yang mengaitkan dirinya.

"Kenapa kau selalu membela Snape si anak cupu itu, Febs? Nanti kau ketularan cupu seperti dia HAHAHA."

"Diam! Aku hanya kasihan padanya. Dia selalu di rundung, padahal dia tidak salah apa-apa. Apa hanya karena tampilan nya yang sedikit culun dia jadi bahan rundungan oleh semua orang, begitukah? Ironi. Dia juga manusia, dia remaja seperti kita. Dia juga ingin merasakan masa-masa indah remaja."

Things You Will Never KnowTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang