kondom

21.6K 1.4K 125
                                        

Naughty submissive | Nomark

kedua pasangan itu sedang berbelanja di salah satu pusat perbelanjaan, Mark mendorong trolly belanjaan ketika masuk ke salah satu supermarket yang ada disana, untuk membeli camilan sehat katanya, soalnya Mark lagi kepengen makan keripik ubi ungu.

sebenarnya mereka ke pusat perbelanjaan bukan menggunakan mobil, namun menggunakan motor dan yang lebih luar biasanya lagi, Mark yang membawa dengan kecepatan diatas rata rata sementara Jeno yang berada di boncengan remaja itu berpegangan kuat pada jaket istrinya, ketika dia merasa akan terbang melayang ke belakang.

sementara Mark santai saja, ketika sampai memarkirkan motornya, lalu turun dengan wajah sumringah sambil mengusap perutnya yang menonjol, sementara Jeno malah berlari ke pinggir sambil menenteng helm, mabuk angin sepertinya.

suami lemah, baru segitu saja sudah muntah.

memang Mark ini sedang hamil tapi banyak tingkahnya, kebut kebutan di jalan pakai motor.

"Uncle mau beli apa?" tanya Mark, sembari melihat rak rak makanan ringan, Jeno sedari tadi hanya diam tidak bersuara dengan wajah pucat pasi, wajahnya semakin mirip dengan vampire dan terus saja memijat kepalanya, entah kenapa lelaki satu ini.

Mark menatap suaminya yang memijat mihat tengkuknya "uncle kenapa sih?".

Jeno menghela nafasnya "bisa gak nanti kita pulangnya jangan naik motor, atau enggak saya aja yang ngendarain" ucap Jeno dengan wajah pucat.

Mark menatap suaminya mengejek, jadi Jeno kapok di bonceng Mark, lelaki mungil itu terkekeh pelan lalu menggelengkan kepala "enggak, keju yang mau naik motor kok" padahal keju tidak ingin apa apa, tapi di ikut sertakan juga, dan Jeno percaya saja.

"tapi bawa motornya pelan pelan aja ya, yang penting selamat, jangan kebut kebutan bahaya".

"iyain aja biar cepet, uncle ikut sini dulu" Mark menarik tangan Jeno sembari mendorong trolly belanjaanya, lelaki manis itu membawa Jeno ke sebuah rak kondom.

Jeno mempunyai firasat buruk tentang ini, apalagi yang akan di perbuat Mark, pasti di dalam otak cantik lelaki agustus itu terselip pemikiran nakal seorang Mark Jung, Jeno sudah tidak tau jika Mark sudah seperti ini, jika tidak di ladeni sama saja menyia nyiakan kesempatan, tapi kalau harus meladeni Jeno harus ingat jika bocah itu tengah hamil muda.

Ingatkan pada lelaki matang berumur 36 tahun itu, bagaimana cara bercinta Jeno, Jeno bermain sangat kasar dia tidak suka adanya kelembutan karna Jeno tidak akan puas nantinya denga cara lembut seperti itu ditambah Jeno sangat suka jika istri mungilnya itu yang mengkomando permainan mereka, karna si kecil ini biasanya akan sangat menggairahkan di ranjang dengan dirty talknya yang benar benar luar biasa.

Mark berjalan ke salah satu rak, mengambil sekotak kondom, Jeno menunduk dan menghela nafas, sepertinya Mark akan kembali memulai aksi nakalnya.

"Uncle beli kondom ini, mau yang aroma ini, aroma semangka!".

Mark menggoyangkan kotak kondon tersebut dengan senang, dia menemukan aroma favoritnya.

Jeno mengalihkan pandangan dia merasa malu, ketika pengunjung disana menatap mereka karna ucapan Mark yang tidak bisa di katakan pelan.

Lelaki 36 tahun itu kembali menatap yang lebih muda tersenyum pada Mark menarik lengan istrinya, dengan tangan yang langsung meraih semua bungkus kondom tersebut lalu dimasukkan kedalam troli belanjaan.

Jeno mendorong trolinya sambil menggengam jari jemari Mark "udah ya udah borong aja, tapi kamu diem oke kita bayar dulu" bisik Jeno, Mark menyengir dan mengangguk patuh melemparkan kotak kondom yang masih dia pegang kedalam troli, lalu mengayunkan tangannya juga tangan Jeno ketika tangan mereka bertautan.

"tapi, mau beli marshmellow dulu, tuh tuh ayo kesana!" Mark menarik tangan Jeno untuk ikut dengannya dulu sebeluk membayar barang belanjaan mereka.

akhirnya Jeno membelokkan trolinya mengikuti lelaki manis yang sudah berjalan duluan.

Naughty submissive | Nomark

Mark membongkar barang belajaan dia menumpahkan semua yang tersimpan di dalam tas yang dia bawa, tidak menggunakan plastik karna Mark sayang bumi ini.

melihat banyak sekali jajanan bertaburan dan juga kondom kondom beraroma buah buahan termasuk semangka, buah favorite si mata bulat itu.

Mark meraih kotak berwarna warni tersebut lalu mengerucutkan bibirnya, untuk apa dia beli ini, Jeno duduk di belakang sembari memijat pinggang istrinya, pegal katanya karna membungkuk untuk menggendarai motor, dan Jeno harus kembali muntah karna kecepatan motor Mark apalagi lelaki manis itu main selap selip mobil yang sedang menunggu jalanan lenggang.

"uncle kita beli kondom buat apa?" tanyanya.

Jeno yang berada di belakang, menatap tangan Mark yang menggengam kotak tersebut.

"kamu yang minta kan, makanya saya borong semua dibanding kamu ngambek".

"ih siapa yang ngambek, aku gak mau! enakan gak pake pengaman daripada pake, gak kerasa uncle, buang aja".

Jeno tersenyum kecut, mendengar betapa entengnya mulut Mark jika berbicara, walaupun Jeno kaya tetap saja pemborosan bukanlah hal yang ingin Jeno lakukan.

"jangan di buang, itu belinya pakai duit Mark, kamu harus menghargai duit" ujar Jeno.

Mark mendecih "yaudah, bagi bagiin aja ke papa tuh, soalnya papah ada niatan mau kasih aku adek, aku gak mau, enak aja masa aku tersingkir jadi anak bungsu" celotehnya.

"nih kasih papah" ucapnya memasukkan kembali kotak kotak tersebut untuk ia berikan pada papanya, supaya papanya itu ada pengaman agar tidak kebobolan.

Si april mengusap wajahnya pelan.

Naughty submissive | Nomark

Idk

Naughty submisive | NoMarkCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang