Tuhan, terkadang aku ingin bertanya. Mengapa takdirku bisa sekejam ini? Tetesan air mata ini bukanlah jalan yang ingin aku lalui didunia yang kejam ini. Namun, kaulah yang merangkai takdirku menjadi seperti ini, kehidupan yang penuh dengan kesedihan...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
RUANG Sunyi!
[ Sebuah tempat dimana kita termenung dan berpikir kritis tentang banyak hal ]
Written by Wullandary95 . . . . . . . . . . . . . . . .
📆 5 Tahun Kemudian 📆
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Seorang pria manis dengan senyum secerah mentari itu terus saja menatap layar komputer yang menampilkan sebuah karya tulis yang sudah dirinya ketik beberapa bulan terakhir ini.
Karya itu berisi sebuah cerita novel yang mana alur ceritanya ia angkat dari kisah cintanya sendiri. "Perfect" Lirihnya sembari mengetikkan nama dirinya diakhir cerita.
"Good Job!" Ujar seseorang yang entah dari mana tiba-tiba muncul disamping nuren, dan itu membuat nuren sangat terkejut setengah mati. Namun, pria itu hanya menampilkan cengiran tanpa dosanya kearah nuren saat melihat wajah nuren yang syok karenanya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Aish! Mix, hampir saja jantungku copot!" Protesnya yang kini sudah melemparkan tatapan kesal pada pria yang diketahui bernama Mix, Mix Sahaphap.